
Rasya dan Dina telah berada didalam kamar asramanya, ditemani oleh Tiara dan Lana yang sedang sibuk dengan aplikasi belanja online.
Dina terus mengamati kondisi Rasya dari kejauhan, ia melihat gadis itu tengah memutar sebuah vidio dilaptopnya, dengan air mata yang mengalir deras.
"Apapun yang terjadi dengan mu, kuharap kau akan baik baik saja sya !" Batin Dina.
Tak berselang lama gadis itu telah menutup laptopnya, ia berjalan menuju lemari pakaian, dan mengambil baju kaos lengan pendek, dengan celana olahraga yang hanya menutupi setengah paha jenjangnya.
"Kau mau kemana Sya ?" Tanya Dina penasaran.
"Aku mau joging, apa kalian ingin ikut ?" Tanya Rasya kembali.
Dina, Lana dan Tiara saling bertatapan, mereka bingung harus menjawab apa, sedangkan Rasya terlihat sangat sibuk dan segera mengganti pakaiannya.
-
-
-
Setelah berpikir panjang, akhirnya ketiga gadis itu memutuskan untuk menemani Rasya joging.
"Aku benar benar lelah !" Ucap Dina setelah berlari beberapa putaran. Ia mengehentikan pergerakan kakinya, dan mencoba untuk mengatur nafasnya, dan disusul oleh Tiara dan Lana yang juga kelelahan.
Rasya terus berlari dilapangan itu, dengan langkah kaki yang sangat cepat.
Dina, Tiara dan Lana memutuskan untuk beristirahat, ditempat duduk yang berada disamping lapangan.
"Kau lihat gadis itu ? dia seperti orang kesetanan yang tak kenal lelah." Ucap Tiara.
Rasya memutuskan untuk duduk dibangku taman yang tadi diduduki oleh ketiga sahabatnya, ia mulai mengusap peluh yang berjatuhan dari kepalanya.
Pikirannya kembali melayang layang, menerawang jauh, mencari alasan menghilangnya Pradiktan.
*****
Hari telah menjelang malam, Rasya memutuskan untuk fokus belajar midterm besok, dan mencoba untuk mengesampingkan pikirannya tentang Pradiktan.
Dina, dan kedua sahabatnya menatap heran kearah gadis itu, karena tak biasanya Rasya sediam ini, bahkan mereka tidak melihat Rasya bermain game seharian ini.
"Hmm, tubuh ku rasanya masih belum bisa menerima jika besok kita sudah mulai midterm, mengapa waktu begitu cepat berlalu ! Aku masih merasa kita baru memulai perkuliahan semester ini, namun tiba tiba kita sudah sampai dipertengahan. Tuhaan !" Rengek Tiara.
"Kau benar Tiara ! Otak ku rasanya mendidih, hiks !" Ucap Lana.
Dina hanya bisa menggelengkan kepalanya, melihat tingkah laku dua anak manusia itu, yang lebih mementingkan mengeluh dari pada mencoba untuk berusaha.
Rasya yang telah selesai belajar, berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya, dan langsung tidur, tanpa berbicara sepatah kata pun kepada tiga gadis itu.
__ADS_1
*****
Rasya telah selesai ujian hari ini, dia memutuskan untuk keruangan penelitian professor Albert, untuk menenangkan pikirannya.
Ruangan itu terlihat sepi, namun Rasya tak menggubrisnya, ia mengira para senior itu mengerjakan projectnya dari tempat lain, seperti pesan Ardhian sewaktu merek terakhir kali berjumpa.
Rasya segera membuka laci meja kerjanya, dn mengambil sebuah anak kunci untuk membuka perpustakaan yang ada didalam ruangan itu.
Ruangan itu tidak berubah sama sekali, aromanya masih sama seperti saat terakhir kali ia memasuki ruangan tersebut.
Tanpa terasa telah satu jam Rasya berada diruangan itu, dan ia telah selesai belajar untuk besok.
Gadis itu menutup buku bukunya, dan memberanikan diri untuk membuka laptopnya. Kini ia telah memutar sebuah vidio yang membuat jantungnya berdetak dengan cepat.
Vidio itu merupakan, vidio yang ia buat bersama Pradiktan. Air mata mulai membanjiri wajahnya.
Isak tangis Rasya mulai mengisi ruangan yang sepi itu, ia tak kuasa menahan kerinduan dan perasaan yang tak menentu itu.
Sepertinya Pradiktan memang telah berhasil mencuri salah satu ruangan dihatinya, hal itu terbukti dengan isak tangis Rasya yang tak terbendung.
Vidio itu ia putar beberapa kali sebagai pengobat rasa rindunya yang teramat besar.
""""""""""""
Langit biru telah berubah warna menjadi jingga, dengan mata sembabnya, Rasya berjalan menuju asrama kmpusnya.
Rasya memasuki kamarnya dengan langkah kaki yang gontai, gadis itu terlihat sangat kacau.
γ
"""""""""""
"CEKLEK !" Rasya membuka pintu kamarnya dengan keadaan dirinya yang sangat kacau. Dengan tubuh yang basah ia masuk kedalam kamar mandi dan berendam didalam bak mandi dengan air dingin.
Pikirannya terus saja melayang layang memikirikan sang kekasih online, air mata kembali membasahi pipinya.
Setelah satu jam berada dikamar mandi Rasya keluar dengan wajah yang sangat pucat, ia segera memakai pakaiannya an memutuskan untuk tidur.
Jam didinding kamar itu tepat pukul sembilan malam, Dina, Lana, dan Tiara baru saja kembali keasrama itu, setelah selesai makn malam diluar.
Kamar itu terlihat sepi dan gelap, ketika Dina membuka pintu kamarnya.
"Kemana Rasya !" Batinnya, dan seger menghidupkan saklar lampu kamarnya.
Terlihat seorng gadis tengah meringkuk diatas tempat tidurnya, dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya.
Mereka bertiga saling menatap dan memutuskan untuk bergerak melangkahkan kaki mendekat kearah Rasya.
__ADS_1
"Tubuhnya sangat panas ! Dia demam !" Pekik Dina setepah menyentuh kening Rasya, dan membuat Tiara dan Lana ikut ikutan menyentuh kening Rasya, merek tersentak setelah memastikan ucapan Dina benar.
"Tiara tolong ambilkan air hangat dan handuk kecil, dan Dina tolong ambilkan obat demam didalam kotak obat." Pinta Dina yang panik, ia segera membuka makanan yang tadi ia bawakan khusus untuk Rasya, dan segera memanaskannya.
Rasya mengerjap ngerjapkan matanya, ketika merasakan ada sebuah benda yang menempel dikeningnya.
Setelah membuka matanya, Ia melihat Tiara tengah mengompres keningnya, dengan handuk kecil.
"Tiara !" Ucap Rasya lemah.
"Kau telah sadar Sya !" Pekik Tiara, dan membuat Dina dan Lana berjalan mendekat kearahnya.
Rasya mengangguk lemah, dan mencoba untuk bangkit dari tempat tidurnya. Tiara langsung membantu Rasya untuk duduk.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
***Hallo Readers***
Terimakasih atas dukungannya untuk novel "KEKASIH ONLINE" dan tetap setia dukung novel ini terus ya ! Jangan lupa like, coment, and share novel ini ya.
Salam manis dari Rasya dan Ardhian π€π
Oh iya hampir aja kelupaan, jangan lupa untuk VOTE novel ini juga ya..
Bye Bye and See u next timeπ€π€
πCatatan Allin π
Clue ! Diepisode selanjutnya akan ada kejutan yang pastinya kalian tunggu2, ikutin novel ini terus ya ! dan share sebanyak banyaknya, semakin banyak yang baca, semakin semangat Alin nulisnya.
__ADS_1
π