Kekasih Online

Kekasih Online
EPISODE 59


__ADS_3

Sinar matahari telah sampai kebumi dengan sengatan yang mendalam, namun sepoi-sepoi angin yang berhembus membuat para mahasiswa itu tak merasakan terik matahari yang seakan membakar kulit.


Mereka telah sampai di Summer Palace atau lebih dikenal dengan Yihe Yuan didalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan museum musim panas. Sebuah istana musim panas yang pertamakali dibangun ada masa dinasti Jin. Merupakan sebuah kombinasi dari istana, danau, dan taman yang sangat indah dengan kuas mencapai 297 hektar. Dikenal dengan pemandangan alam dan sejarah budaya China hingga ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh USCO.


 


 


 


Rasya tersenyum kearah Ardhian, memahami bait-bait syair yang mewarnai hati, membuat benih-benih cinta semakin berkembang. Larutan elektrolit yang berada didalam tubuh gadis itu mulai menghantarkan sengatan-sengatan cinta, membuat jantungnya berdetak dengan kencang seiring dalamnya ucapan yang dilontarkan oleh sang pangeran.

__ADS_1


"Rasya !" Ucap Ardhian seraya menarik tangan Rasya kedalam genggamannya. "Aku semakin yakin untuk menyandarkan perahuku pada sebuah pulau yang amat sempurna, pulau yang indah berselimutkan pasir putih yang berkilauan, menyembunyikan mutiara yang sangat berharga. Bahkan kini aku yakin, tulang rusukku yang patah tengah bersembunyi didalam pulau itu." Rasya menajamkan pandangannya kearah Ardhian, syair-syair yang diucapkan pria itu berhasil masuk menemati posisi teristimewa didalam relung hati yang terdalam.


"Bersaksikan langit senja dan sang surya yang perlahan menghilang, bersaksikan pemandangan alam yang memancarkan kepuasan yang hakiki, bersaksikan semua pelengkap yang menghiasi indahnya bumi, disebuah tempat yang sangat istimewa, bersediakah kau membuka hati mu untuk menjadi pelengkap hidup ku ? Aku ingin menjalin hubungan yang serius dengan mu ! Mengukir cerita-cerita indah, melalui goresan takdir dan skenario terindah antara sepasang manusia ! Maukah kau menjadi kekasih ku ?" Ucap Ardhian dengan lantunan yang merdu, lembut menusuk hingga relung kalbu.


Rasya tercekat, ia tak menyangka jika sang idola kampus yang sangat dingin, bisa mengukir kata-kata yang indah, hingga mampu membuat mutiara bening dari sudut-sudut matanya menetes haru.


Ardhian memandang kearah Rasya, demikian juga dengan gadis itu. Membuat pandangan mereka bertemu, saling memahami maksud hati tanpa mengiratkan kebohongan. Sebuah kejujuran akan perasaan cinta yang tak terbendung, membuat mereka dapat mengerti maksud hati masing-masing.


🍂🍂🍂🍂🍂


"Yaaaaah ! Kau menyebalkan kakak ipar !" Ucap Arjun kesal, Pandu mengalihkan pandangannya dan mulai fokus menyantap makan malamnya, sedangkan Rayyan yang sangat kesal dengan gadis itu, memotong steak yang ada dipiringnya dengan kejam dan menyantapnya dengan rakus.

__ADS_1


Tingkah ketiga pria itu membuat Rasya, tersenyum lebar. Ia berhasil membuat mereka bertiga semakin frustasi dan kesal, itu artinya dialah yang memenangkan pertarungan ini.


"Bersiaplah untuk besok ! Kita akan merayakannya setelah kembali dari kota ini ! Jadi usahakan untuk menghasilkan yang terbaik !" Ucap Ardhian pada mereka berempat.


🍂🍂🍂🍂🍂


***Hallo Readers***


Terimakasih atas dukungannya untuk novel "KEKASIH ONLINE" dan tetap setia dukung novel ini terus ya ! Jangan lupa like, coment, and share novel ini ya.


Salam manis dari Rasya dan Ardhian 🤗😘

__ADS_1


Oh iya hampir aja kelupaan, jangan lupa untuk VOTE novel ini juga ya..


Bye Bye and See u next


__ADS_2