
Reza dan Kenny merasa sangat bingung. Namun, menurut mereka, jika mereka bisa mendapatkan keuntungan sebanyak 100 juta dari setiap rumah, kerugian mereka akan berkurang sebanyak 15 miliar setelah menjual 150 rumah. Hal ini menguntungkan bagi mereka.
Bagaimanapun, siapa yang bisa menduga harga rumah di Jalan Kumar akan merosot drastis!
Reza dan Kenny mengalami kerugian besar kali ini. Mereka menginvestasikan banyak uang, tapi rugi hampir 50 persen. Reza dan Kenny ingin menangis saat mengingat hal ini.
Dua orang ini hanya berharap bisa menghentikan kerugian sekarang. Mereka tidak ingin kehilangan uang lebih banyak lagi.
Jarang-jarang bisa bertemu dengan orang sebodoh Andre!
"Kalian berdua benar-benar baik hati, bisa-bisanya kalian memberikan kesempatan untuk menjadi kaya mendadak padaku!"
"Setelah menandatangani surat pengalihan hak tanah, aku akan langsung menyuruh sekretarisku mentransfer uang. Kalian berdua tenang saja. Aku akan mentraktir kalian makan malam. Selain itu, juga ada hiburan lainnya. Aku jamin kalian berdua akan puas."
Andre beranjak berdiri dengan bersemangat dan menuangkan teh untuk dua orang ini.
Andre tidak berbohong. Rumah di Jalan Kumar sudah mau dibongkar. Kini, spekulan properti dari Provinsi Heratu bersedia menjual rumah milik mereka pada Andre. Harga setiap rumah hanya 400 juta, padahal keputusan ini akan menyebabkan spekulan properti rugi puluhan miliar. Hal ini membuktikan bahwa dua spekulan properti ini sangat murah hati! Mereka rela berkorban tanpa meminta imbalan!
Jangankan mentraktir mereka makan satu kali, Andre bahkan bersedia mentraktir mereka makan selama satu tahun.
Hanya saja, ketika kabar bahwa rumah di Jalan Kumar akan dibongkar muncul lagi, Andre berharap dua orang ini jangan terlalu menyesal.
Andre sangat sopan. Reza dan Kenny melambaikan tangan dan menghela napas setelah melihat sikap Andre.
"Meskipun ini adalah pertama kalinya kita bertemu, kami berdua merasa sangat cocok dengan Pak Andre. Kami bisa dibilang langsung menganggap Pak Andre sebagai saudara. Kami akan menjual rumah-rumah ini padamu, Pak Andre!"
"Kami nggak akan merugikan sahabat sendiri!"
Reza melambaikan tangan.
Andre tertawa dingin di dalam hati. Tidak merugikan sahabat sendiri?
Kalau bukan karena Andre tahu rumah di Jalan Kumar benar-benar akan dibongkar selanjutnya, takutnya Andre benar-benar akan ditipu oleh dua orang ini.
__ADS_1
Dua orang ini berhasil mencegah kerugian lebih lanjut dan akan pulang. Andre yang akan menanggung kerugian. Andre membeli setiap rumah dengan harga 400 juta. Bahkan setelah Jalan Kumar runtuh, Andre tetap tidak bisa balik modal.
Tiga orang ini mengobrol dengan gembira. Kedua pihak sama-sama sangat ingin langsung menandatangani surat pengalihan hak tanah sekarang juga.
Reza dan Kenny menganggap Andre sebagai orang bodoh, sementara Andre berterima kasih pada dua orang ini di dalam hati. Mereka menghadiahkan begitu banyak rumah padanya.
Dibandingkan membeli rumah di pasaran satu per satu, Reza dan Kenny bisa dibilang memiliki sepertiga rumah yang dapat dibeli di Jalan Kumar.
Sisanya adalah rumah yang mahal atau sudah dibeli orang lain.
Andre tidak membutuhkan rumah-rumah itu.
Setelah kedua pihak mencapai kesepakatan, Andre bahkan tidak perlu mengurus prosedur selanjutnya. Irwan akan mengurus hal ini. Harga setiap rumah 400 juta. Andre menghabiskan 60 miliar untuk membeli seluruh rumah milik Reza dan Kenny.
Jumlah rumah yang Andre beli kebetulan sama dengan jumlah rumah yang Andre jual dengan harga mahal. Andre menjual rumah untuk mendapatkan uang tunai sebelumnya.
Andre membeli rumah yang sama kembali dengan harga yang sama. Seluruh keuntungan yang awalnya Andre dapatkan diambil oleh Martin, tidak sisa sepeser pun.
Suasana hati Andre menjadi rumit saat Andre memikirkan hal ini.
Setelah mendengar saran Andre, Amir mengadakan rapat pemegang saham akhir-akhir ini. Selain itu, Amir mengutus orang untuk memisahkan Elektronik Damur dari perusahaan induk. Amir sedang bersiap-siap untuk menjadikan Elektronik Damur sebagai perusahaan terdaftar.
Amir mengikuti saran Andre. Dia akan memanfaatkan skandal Perusahaan Listrik Provinsi Damur untuk memajukan Elektronik Damur. Ini adalah strategi yang akan menentukan apakah Perusahaan Listrik Provinsi Damur bisa berjaya kembali.
Di Perusahaan Listrik Provinsi Damur.
Perusahaan negeri yang sudah lama didirikan ini terletak di kawasan bandar lama Kota Surawa. Pada beberapa tahun yang lalu, lingkungan di dalam perusahaan sangat tercemar. Namun, pada beberapa tahun terakhir ini, gas berbahaya dari pembangkit listrik sedang perlahan ditangani. Selain itu, jaringan pipa gas alam juga sudah diperiksa dan direnovasi.
Ada banyak tanaman di dalam Perusahaan Listrik Provinsi Damur sekarang. Perusahaan ini tidak terlihat baru, tapi sangat asri.
Ricky berjalan melewati area kantor sambil membawa tas. Ada seorang pemuda di samping Ricky. Tinggi pemuda yang tampan ini 180 sentimeter. Dua orang ini mengobrol dengan gembira.
"Paman Ricky, sudah bertahun-tahun saya nggak bertemu dengan Paman. Paman bahkan lebih sehat daripada 20 tahun yang lalu."
__ADS_1
"Tampaknya Tante Linda merawat Paman dengan baik."
Ricky menepuk pundak pemuda ini sambil tersenyum. "Steven, nggak usah buru-buru, tunggu kamu datang makan di rumah kami malam ini, kamu akan bertemu dengan Tante Linda!"
"Sejak kamu masih kecil, aku selalu merasa kamu akan sukses. Lihatlah hasilnya, begitu kamu kembali dari luar kota, kamu langsung diangkat menjadi wakil manajer di Perusahaan Listrik Provinsi Damur. Masa depanmu cemerlang!"
Ricky menganggap Steven sebagai calon menantunya. Ricky sangat puas.
Steven adalah lulusan universitas terkenal. Setelah lulus, Steven langsung bekerja di perusahaan negeri. Dalam beberapa tahun ini, Steven diutus untuk bekerja di berbagai kota. Steven akhirnya kembali ke kampung halaman sekarang. Steven langsung menjadi wakil manajer Perusahaan Listrik Provinsi Damur.
Menurut Ricky, pemuda seperti ini baru pantas menjadi pasangan putrinya!
Lalu, Ricky teringat pada Andre yang bodoh dan menjijikkan. Ricky merasa jengkel setiap kali ada yang mengungkit nama Andre.
Sayangnya, putrinya sudah punya anak, yaitu Feli. Feli sebenarnya kasihan. Feli masih kecil, sementara ayah Feli sangat tidak berguna!
Ricky tidak tahu apakah Steven bersedia menerima Feli ....
Ekspresi Ricky menjadi agak suram saat dia memikirkan
hal ini.
Steven tersenyum dan berkata, "Paman Ricky, Paman belum bercerita tentang Jessy. Aku bekerja di luar kota setelah tamat kuliah. Setelah itu, aku dengar Jessy sudah menikah?"
"Bagaimana kabar Jessy sekarang?"
Ricky cemberut dan menghela napas.
"Jangan bahas hal ini, mereka sudah cerai!"
"Jessy mengasuh anak sendiri sekarang. Andre bukan pria yang baik. Aku sudah menyadari hal ini sejak dulu. Aku menyuruh Jessy jangan menikah dengan Andre, tapi Jessy terus memohonku sambil menangis. Jessy nggak mau mendengar nasihatku!"
"Lihatlah apa yang terjadi sekarang!"
__ADS_1
Ricky sangat kesal.