KELAM

KELAM
episode 14


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Amara dan Aram,mungkin bagi banyak orang hari ini adalah hari yang bahagia tapi mungkin tidak untuk kedua orang ini.


Amara hanya mengundang putri sahabat baiknya dan hanya itu yang dekat dengan dirinya.


sedangkan Aram mengundang kakek dan neneknya dari ayah dan juga tantenya adik dari ibunya.


mereka berdua telah duduk di depan penghulu dan anggota keluarga yang lain di belakang menyaksikan.


"mari kita mulai."kata penghulu.


mereka pun mulai berjabat tangan.


acara sakral itu pun berlangsung dengan hikmat.


"SAHH."


akhirnya dua anak manusia itu pun memiliki hubungan yang baru,status yang baru dan juga tanggung jawab yang baru.


Amara mencium tangan Aram begitu juga dengan Aram yang mencium kening Amara.


setelah itu mereka pun berdoa dan lanjut mendatangani buku nikah agar pernikahan mereka sah dalam agama dan juga negara.


.


.


"ingat tanggung jawabmu sekarang Aram dan jangan sampai aku mendengar hal yang tidak tidak tentang dirimu."kata sang kakek dengan tegas.


dalam keluarga Aram tanggung jawab adalah hal yang sangat penting ,mungkin karena itulah keberhasilan selalu di dapatkan oleh keluarganya.


"iya kek."jawab Aram yang berada di sebelah kakek.

__ADS_1


sekarang mereka sedang berada di rumah Aram dan duduk di ruang tengah,Aram dan juga Amara sedang diapit oleh kakek dan nenek.


"jaga kandunganmu ya sayang,makan makanan yang bergizi ,jangan terlalu banyak bergerak dan juga jangan terlalu banyak pikiran."kata nenek dengan lembut sembari mengelus kepala Amara yang masih menggunakan hijab.


"iya nek."kata Amara seadanya,Amara tidak tersenyum karna jujur dadanya sangat sesak jika ia harus tersenyum.


"kalau ada apa apa langsung telpon tante ya Amara, insyaallah Tante akan cepat datang."kata Tante Rina yang berada di samping sang kakak yang sedari tadi diam saja.


Tante Rani adalah seorang dokter umum di suatu rumah sakit yang cukup terkenal.


"iya Tante."dan kembali jawaban singkat yang Amara keluarkan.


"ya udah kalian istirahat lah ,kami juga akan pulang karena ada pekerjaan."kata kakek sambil berdiri diikuti yang lainnya.


"jaga kesehatan ya kek ,jangan terlalu banyak berkerja kan bisa di handel Arsy."kata Aram.


Arsy adalah kepercayaan keluarga Aram.


"hati hati nek ,kek."kata Amara mengantarkan kakek dan nenek ke depan rumah.


"iya."kata kakek mengelus kepala Amara lembut lalu nenek.


akhirnya kakek dan nenek pun meninggalkan kediaman Aram menggunakan sebuah mobil.


" ya udah Tante juga mau pulang."kata Tante yang sudah membawa tasnya.


"ingat kata Tante ya Amara ,jangan sungkan."kata Tante Rina sambil memeluk Amara.


"iya ,hati hati Tante."kata Amara.


"hati hati Tante."kata Aram sambil tersenyum.

__ADS_1


"iya ,kalau begitu Tante pergi dulu ,aku pergi dulu kak."kata Tante pada mama Rani.


setelah Tante Rani pergi pun mereka memasuki rumah.


.


.


.


sekarang Aram dan Amara telah berada di dalam kamar mereka ,dan mereka juga sudah berganti pakaian.


Aram keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian santai ,melihat Amara yang duduk di atas tempat tidur pun membuat Aram berjalan mendekatinya.


Aram duduk di dekat Amara mungkin jarak diantara mereka berdua hanya satu meter,Amara yang merasa ada orang duduk pun mendongak menatap Aram.


"aku ingin memberi tahu kamu tentang sesuatu."kata Aram agak ragu.


Amara hanya mengangguk memperbolehkan.


"aku memiliki seorang kekasih."


.


.


.


bersambung


jangan lupa like and vote ya 😉😉

__ADS_1


salam hangat dari author 😘😘


__ADS_2