KELAM

KELAM
episode 19


__ADS_3

Berjam jam Amara duduk di depan jendela sampai langit pun sudah jingga pertanda kalau sang malam yang akan datang.


Amara bangkit dari duduknya dan berjalan ke kamar mandi.


setelah selesai ia pun berpakaian santai dengan daster tapi dengan gambar panda dia terlihat tambah manis saat mengenakan itu.


Amara pun turun ke lantai satu karena ingin pergi ketaman belakang rumah .


saat sampai mata Amara di suguhi berbagai macam jenis bunga tapi bunga yang paling banyak adalah mawar merah.


Amara menatap lama mawar merah itu entah apa yang ada di pikiran wanita itu sampai akhirnya ia memilih duduk di ayunan yang berada di taman itu.


Amara barayun ayun di ayunan itu sambil memandangi langit jingga yang begitu indah.


Sekarang Amara sangat menyukai langit entahlah tapi ada rasa nyaman di hatinya saat memandang langit.


"apa yang ada di sana sampai kamu terus terusan melihatnya."kata Aram yang baru memasuki taman itu.


Aram masih memakai kemeja kantor nya tapi sudah melepas jas dan juga dasinya.tadi saat tiba di rumah ia langsung menanyai mama Rani dan juga Amara.


dan karena mama Rani yang sedang tertidur Aram lebih memilih menemui Amara lebih dulu.


"entahlah."jawab Amara singkat dengan pandangan yang masih menatap langit.


"kamu begitu imut memakai baju ini."kata Aram yang telah jongkok di depan Amara yang masih duduk di ayunan.

__ADS_1


Amara hanya menatap Aram dengan tenang tidak ada senyuman di wajahnya hanya ada raut tenang yang membuat orang ingin tau apa yang ada di pikiran wanita ini.


"ya udah ayo,sudah mau malam."kata Aram yang berdiri dan berjalan memasuki rumah diikuti Amara.


Di meja makan sudah tersedia berbagai macam makanan tapi belum ada satu pun makanan yang tersentuh karena orang yang berada di meja makan itu.


Amara merenung menatap makanan itu ,ia sedang menunggu Aram yang sedang menyuapi mama Rani.


"kenapa tidak makan?"kata Aram lalu duduk di kursinya.


Amara tidak menjawab dia hanya menatap Aram.


"mari makan."kata Aram.


barulah Amara mengambil makanannya diikuti oleh Aram,mereka makan dengan tenang.


selesai makan mereka pun kembali kekamar.


"kok lama kali, nggak bisa di persingkat waktunya,lama bulan bukan waktu yang singkat loh yang."kata Aram pada orang di seberang telepon.


"……"


"pastilah aku rindu sama kamu ,tiga hari aja berat apalagi lima bulan kayak apa aku jadinya tuh yang."kata Aram kesal.


"……"

__ADS_1


"kan udah aku bilang ,kalau soal biaya hidup aku bisa nyukupin semua kebutuhan kamu bahkan untuk anak anak kita nanti."kata Aram membujuk orang di seberang sana.


"……"


tanpa Aram sadari sosok sang istri telah berdiri di depan pintu kamar mandi menatap Aram yang masih teleponan dengan sang kekasih.



"iya iya.ingat disana kamu jaga diri ,jaga hati dan jaga kepercayaan aku juga."


"……"


"ya udah hati hati disana ,love you."


"……"


Aram mematikan sambungan telepon itu dan meletakkan smartphone nya di naskas dan tak sengaja matanya melihat Amara yang berdiri di depan pintu dengan wajah tenang nya.


Amara berjalan mendekati ranjang dan ia berbaring di ranjang dengan menatap ke arah langit langit kamar.


Aram diam membisu.


"good night."kata Amara sebelum menutup matanya.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa like and vote ya 😉😉


salam hangat dari author 😘😘


__ADS_2