KELAM

KELAM
episode 33


__ADS_3

"Amara tolong aku dong ,Gimana cara ngilangin rasa gugub?"kata Farid yang duduk di depan Amara dengan wajah pucat pasi.



hari ini adalah hari dimana rencananya Farid akan menembak Tania ,wanita yang ia sukai di sebuah kafe ternama.



Amara menepuk bahu Farid pelan mencoba memberi kekuatan untuk teman bodohnya itu.



"oh astaga jantung aku mau copot rasanya."katanya sambil memegang dada bagian kirinya.



Amara tersenyum melihat kelakuan aneh dari temannya ini, tapi jujur Amara sedikit senang melihat temannya ini akhirnya mendapatkan seorang yang benar benar ia cintai tidak seperti dulu yang hanya sebagai mainannya saja.


sebenarnya mereka tadi duduk bertiga di meja tersebut menanti kedatangan Tania tapi Putri ada urusan dadakan sehingga harus meninggalkan Farid dan juga Amara.


"gimana kalau kita latihan dulu agar aku nggak terlalu kaku nanti."usul Farid pada Amara.


"maksud kamu?"tanya Amara tak mengerti.


"kamu pura pura jadi Tania dan aku akan nembak kamu."kata Farid.


Amara hanya mengangguk mengiyakan.

__ADS_1


Farid menutup matanya menormalkan perasaannya agar terlihat lebih jantan,perlahan lahan ia membuka matanya dan menatap Amara seolah olah Amara adalah Tania,calon kekasihnya.


tangan besar Farid memegang tangan Amara dengan lembut keduanya saling menatap dalam diam.


"Tania..."panggil Farid.


"a…a…aku…suk…suk…suk…"


"hahahaha."Amara tak bisa lagi menahan tawanya melihat wajah bodoh Farid, tadi saja bertingkah sok cool tapi saat berbicara seperti orang gagap.


Farid cemberut melihat Amara yang menertawakan nya, dia kan sudah berusaha tapi hati sama otaknya saja yabg tidak sinkron sehingga ia gagap.


"a…a…ak…ak…aku…hahahahahah" cemooh Amara pada Farid yang tambah cemberut.


"berhenti ketawa Amara aku malu orang orang pada liatin kita."kata Farid menutup mukanya yang merah dengan kedua tangan nya .


"kita mulai lagi,kali ini tidak akan gagal lagi."dengan wajah serius dia tidak ingin malu saat menembak Tania nanti.


Farid mengambil nafas panjang mencoba mengurangi detak jantungnya yang sudah seperti gendang pesta orang India.


"Tania."kini tampak keseriusan dimata Farid, ia melihat orang yang di depannya ini bukanlah Amara tapi Tania, sang pujaan hati.


"aku suka sama kamu, mungkin pertemuan kita belumlah cukup lama tapi jujur hatiku sudah berlabuh untuk kamu tanpa diminta."kata Farid dengan sungguh sungguh.


Amara tersenyum melihat keseriusan dimata Farid, sangat jarang dirinya melihat Farid dengan wajah yang begitu serius seperti saat ini.


Farid mengambil tangan kanan Amara dan menggenggam nya dengan kedua tangannya, ia kembali menatap ke dalam mata Amara.

__ADS_1


"apakah kamu mau menjadi kekasih ku?"kata Farid dengan suara yang begitu dalam.


Tanpa mereka sadari seorang laki laki menatap nyalang kearah mereka berdua, tangan nya terkepal kuat dengan kuku yang memutih menandakan begitu kuatnya kepalan laki laki itu.


dengan langkah cepat laki laki itu berjalan mendekati Amara yang masih menatap kearah Farid dan tidak menyadari kalau laki laki itu sudah berada di sampingnya.


dengan keras laki laki itu melepaskan genggaman tangan Amara dan Farid


Prang


gelas jus Amara jatuh karena senggolan tangan nya yang kini digenggam kuat oleh Aram, ya! orang itu adalah Aram.


tadi Aram kesini karena ada yang perlu ia bicarakan dengan Rasya tapi baru di pintu masuk ia sudah diberi kejutan yang begitu membuat ia terkejut.


Aram menyeret tangan Amara dengan kencang tanpa mempedulikan amara yang kesakitan.


.


.


.


bersambung.


jangan lupa like and vote ya 😉😉


salam hangat dari author 😘😘

__ADS_1


__ADS_2