Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Terpuruk


__ADS_3

" Rai...aku mencintaimu " ucap Shasa pelan saat Raihan hendak pergi membuat langkah Raihan terhenti,hal ini yang ingin Raihan dengar dari bibir mungil Shasa,Raihan tetap lah Raihan meskipun dia sudah menunjukkan rasa sayang dan cinta nya pada Shasa tapi bibir nya tetap gengsi untuk berbicara,sikap angkuh nya masih terus di pertahankan nya agar Shasa yang mengungkapkan perasaan nya duluan tapi sejatinya Raihan sangat mencintai Shasa saat ini


Raihan menarik sudut bibirnya kecil, perasaan nya saat ini bahagia tau kalau Shasa mencintai nya


" Rai... percaya aku, aku mencintaimu Rai" ujar Shasa lagi tapi Raihan tetap tak membalikkan tubuhnya dia hanya diam berdiri membuat Shasa berlari dan memeluk Raihan dari belakang


" Maaf...maaf kan aku sudah menyakiti hati kalian semua tapi aku tak bermaksud untuk itu Rai,aku benar-benar sudah mencintai mu tak ada lagi nama Alex di hatiku" jelas Shasa dengan isak tangis nya


Raihan membalikkan tubuhnya dan mengecup bibir Shasa sekilas lalu menghapus air mata istri nya yang turun tanpa permisi


" Sha,,aku mencintaimu bahkan amat mencintai lebih dari diriku sendiri,tolong jujur pada ku Sha apapun yang terjadi kedepannya jujur pada ku,biar aku tau apa yang harus aku perbuat" jawab Raihan mengusap air mata di pipi Shasa


Shasa mengangguk patuh dan menenggelamkan wajahnya di dada Raihan dia tak ingin kehilangan lelaki nya ini, lelaki yang sudah memberikan nya kenikmatan dunia, lelaki yang sudah memberikan nya keluarga bahagia, meskipun jauh dari ayah bunda nya Shasa tetap merasa kan keluarga yang utuh karena kebaikan dan kasih sayang sang mertua,tak ada yang kurang dari lelaki tampan ini membuat Shasa benar-benar jatuh dalam pesona Raihan


" Bersih kan diri mu sayang kita temuin kak Zizi untuk menjelaskan semua nya,kasihan dia pasti terpuruk saat ini" ucap Raihan dan di anggukki Shasa pelan


****

__ADS_1


" Mi.....aku benci lelaki itu mi" isak Zizi dalam pengakuan mami sambung nya ini,hanya Melinda orang yang Zizi percaya dari dulu untuk menumpahkan keluh kesah nya


Melinda sengaja masuk kedalam kamar anak perempuan nya ini untuk menenangkan Zizi sejenak,dia tau saat ini Zizi pasti terpuruk karena Alex


Melinda membelai rambut anak perempuan nya ini,rumah tangga yang sudah dia impikan kandas begitu saja


" Sayang dalam kehidupan seseorang pasti pernah merasakan kecewa, sedih dan terluka mami juga pernah merasakan hal yang sama dulu, kecewa hal yang sering terjadi dalam kehidupan sayang kamu tidak perlu memendam nya keluar kan jika itu menyesak kan" ucap Melinda


" Sakit mi,,aku sakit....!!! suamiku sendiri menyukai iparku,apa aku tidak berhak bahagia mi? apa bahagia terlalu jauh untuk aku gapai sehingga untuk bernafas pun aku susah mi karena terlalu banyak menangis, Menikah dengan Alex tak membuat ku bahagia,apa salah ku mi,,tolong katakan agar aku bisa memperbaiki diri ku" ucap Zizi mengeluarkan unek-unek nya sambil terus menangis di pangkuan Melinda


" Ssttt.....sayang tenang nak,,kakak tidak bersalah hanya lelaki itu yang brengsek tak bisa merasakan tulus nya cinta kakak dengan nya, terkadang kita memang harus merasakan sakit dulu sayang sebelum bahagia" ujar Melinda memeluk Zizi dan menghapus air mata anak perempuan nya ini,sejak Zizi menikah mereka memang ajak menjauh karena Alex tidak ingin tinggal satu rumah dengan sang mertua padahal rumah Byan cukup besar untuk ditinggali beberapa keluarga, alasan Alex ingin mandiri padahal dia ingin menguasai Zizi agar tak bisa di pengaruhi Melinda dan Byan


Raihan dan Shasa masuk kedalam kamar Zizi dan melihat Zizi yang sedang menangis di pelukan Melinda membuat Shasa merasa bersalah


" Kak....Maaf,,aku sudah menyakiti hati kakak" ucap Shasa duduk bersujud di kaki Zizi dan menangis


" Sha bangun,tidak ada yang perlu di maaf kan,kakak yang salah dalam hal ini,aku tidak mencari tau kehidupan Alex dulu,aku terlalu terpesona oleh wajah nya tanpa tau isi hatinya" ujar Zizi meraih tubuh Shasa agar duduk di sebelah nya

__ADS_1


Melinda tersenyum kecil melihat kebesaran hati anak perempuan nya ini,Zizi memang bukan tipe perempuan pendendam, Zizi perempuan baik dia lebih memendam kejahatan orang pada diri nya sendiri dari pada menimbulkan keributan, Melinda mengingat betapa jahatnya Sinta dulu pada Zizi tapi Zizi sebisa mungkin menyembunyikan nya dia tidak ingin terjadi keributan antara papi nya dan Sinta meskipun dia sendiri tidak menyukai Sinta


" Pikiran ku dulu terus berjuang mempertahankan rumah tangga kami meskipun tidak di hargai sedikit pun oleh Alex,tapi makin kesini tingkah Alex semakin menjadi dia berbuat sesuka nya tanpa memikirkan perasaan ku" cerita Zizi menitikkan air mata


" Kak,,Aku tidak tau kalau Alex suami kakak" ucap Shasa


" Sha,ada atau tidak nya kamu Alex memang tidak pernah mencintai ku,dia hanya butuh harta ku,ini memang sudah rencana nya dari dulu apalagi aku seorang perempuan yang tak sempurna,aku mandul Sha...itu yang membuat Alex bertambah benci pada ku" jelas Zizi


" Tidak kak,,kakak tidak mandul itu semua hanya alibi Alex,dia yang tak menginginkan anak dari kakak,Alex selama ini yang memakai alat kontrasepsi agar dia tak memiliki anak dari kakak" ucap Shasa karena Alex sendiri yang bercerita pada nya


Melinda dan Zizi terkejut mendengar ucapan Shasa begitu juga dengan Raihan mereka tidak menyangka Alex sejahat itu,Alex kerap kali menuduh Zizi mandul padahal ini semua akal-akalan nya


Zizi menangis lagi dalam pelukan Melinda


" Sayang,,,sudah lelaki seperti itu tidak pantas untuk di tangisi, suatu saat pasti ada kebahagiaan untuk mu" ujar Melinda mengelus kepala Zizi lembut, Melinda tau bagaimana rasa sakit nya hati Zizi saat ini


" Aku pasti kan lelaki itu akan membusuk di penjara" geram Raihan mengepalkan tangannya

__ADS_1


Alex sudah sangat keterlaluan, semua nya sudah di berikan Zizi tapi dia malah membalas dengan rasa sakit hati


__ADS_2