Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Bully


__ADS_3

" Gila....gila...gila.....kenapa harus ada dia" Gumam Shasa mondar-mandir di kamar nya,dia langsung masuk kedalam kamar karena malu,pikir Abi dan yang lain nya Shasa takut Raihan marah karena mengumbar masalah ranjang mereka


" Gimana kalau dia masuk,apa yang harus gue jelasin" batin Shasa


sementara itu dia luar Raihan menatap Arif tidak suka karena berani sekali mengganggu milik nya, prinsip Raihan jika masih menjadi milik nya tidak ada satu pun orang yang bisa mengganggu


" Mas,,, Ini Arif sahabat ku satu kampus dan sekaligus anak dari sahabat ayah" jelas Abi cepat karena dia tidak ingin ada pertengkaran lebih lanjut


" Shasa istri gue...!!!" ucap Raihan bangga menatap tajam Arif yang seakan memberikan tanda bendera perang


" Seperti nya gue yang lebih dulu mengenal nya, tapi nasib saja yang membawa nya ke lo" jawab Arif tanpa rasa takut


" Gue yang lebih berhak, lelaki sejati tak akan suka mengambil yang bukan hak nya, silahkan cari yang masih lajang" tegas Raihan lalu berjalan kearah kamar Shasa


" Ayo bro" ajak Abi menarik Arif yang juga menatap Raihan tajam


" Bi,,gue nanti mau bicara" pekik Rendra


" Nanti aja om" sahut Abi, ntah sejak kapan dia juga ikut memanggil Rendra dengan sebutan om


****


Raihan menatap tajam Shasa yang terlihat mondar-mandir di kamar tanpa sadar dengan kehadiran dirinya


" Kenapa lo?" tanya Raihan membuat Shasa tersentak kaget


" Hmmm...ehmmm....nggak kenapa- napa" jawab Shasa cepat dia terlalu malu akibat ucapan nya tadi


Raihan berjalan pelan ke arah Shasa


" Stop Rai... jangan mendekat" ucap Shasa memundurkan tubuhnya dan terduduk di ranjang

__ADS_1


" Kenapa? bukan nya kamu mengatakan kalau permainan ku hebat" Ejek Raihan membuat Shasa terdiam malu


" Apa jangan-jangan kamu memang menginginkan nya atau bahkan sudah bermimpi" ucap Raihan tertawa kecil membuat Shasa geram dan melemparkan satu buah bantal ke wajah Raihan


" Ayo lah Sha jangan munafik kamu menginginkan ku bukan" goda Raihan membuat Shasa bergedik ngeri dan berlari, Raihan terus menggoda Shasa dengan mengejar nya


" Rai.. jangan gila,sana....geli gue lihat lo"


" Ayo Sha....."


" Sana Rai.....Gue panggil Bunda nih" Ancam Shasa


" Panggil saja biar bunda Lo liat sekalian" jawab Raihan santai


Shasa terus melempar Raihan dengan bantal yang ada di dekat nya dan berlari kearah kamar mandi,dia mengurung diri di sana supaya terhindar dari Raihan


" Brengsek lo Rai" umpat Shasa ngos-ngosan


Sedangkan Raihan tertawa geli melihat ketakutan Shasa, Seperti nya dia bisa menjadikan Shasa mainan baru nya setiap hari


***


" Kenapa lo?" tanya Abel melihat wajah kesal Arif


mereka bertiga saat ini tengah duduk di salah satu kafe kesukaan Abel


" Capcin nya dua terus coklat panas nya satu" ucap Abel pada salah satu pelayan


" Kenapa coklat bel?" tanya Abi


" Buat Arif noh,gue tau dia sedang galau kan karena Kak Shasa coklat hangat bisa buat rileks kan pikiran, tenangin hati "

__ADS_1


" Buat gue apa?"


" Nggak dengar lo tadi gue pesan capcin nya dua, Nggak mungkin kan buat gue ke dua nya" ketus Abel


" Galak bener lo bel, yang patah hati Arif tapi yang galak lo"


" Elo sih mancing gue mulu..!!"


" Mancing di kolam, emang lo ikan di Pancing" ujar Abi tertawa kecil


" Hargain gue donk kenapa jadi kalian yang berdebat,gue butuh ketenangan bukan malah keributan" sahut Arif yang merasa kepalanya berdenyut melihat dua sahabat nya ini


" Rif...move on meskipun lo gagal jadi kakak ipar gue kan lo masih jadi sahabat gue" ucap Abi merangkul bahu Arif


" Tapi sakit bi, ini yang di katakan sakit nggak berdarah,lo bisa lihat kan perjuangan gue selama ini,berapa tahun gue ngejar kakak lo, sampai gue bela-belain nyamperin dia ke kantor tapi Shasa malah milih orang lain"


" Sabar beb, gue yakin lo dapat jodoh yang terbaik, Anggap aja lo lagi latihan patah hati" hibur Abel


" Latihan apa nya emang gue patah hati lo bayangain aja gue sering nyamperin kerumah, ajak makan siang, gue setia banget nungguin dia he tau nya di tinggalin juga" keluh Arif


" Lo pernah dengar istilah nggak cinta itu sama seperti angkot yang rela nungguin tapi belum tentu ada yang naikin" ucap Abi terkekeh kecil membuat Afif mencebik kesal diri nya di sama kan dengan angkot


" Lo sih beb terlalu pengecut...!!!" ejek Abel


" Pengecut gimana bel,gue udah ungkapin berkali-kali tapi tetap saja Shasa nolak dengan alasan yang sama nggak suka brondong"


" Ya iya lah Secara om Raihan lebih macho dari lo,lebih tampan dan lebih mapan pasti nya" jawab Abel yang mengakui kalau Raihan memang tampan


" Ck.....lo sama dengan Shasa memandang remeh gue,lo belum tau aja seberapa hebat nya gue, umur boleh kecil tapi nyali gue gede"


" Gede apa nya, nikahan kak Shasa aja lo ngurung diri di kamar....Kalau gede tu datang kenalin diri sebagai mantan kak Shasa hitung-hitung uji adrenalin ke nikahan mantan" Sindir Abi membuat Abel menertawakan Arif membuat Arif bertambah kesal niat hati ingin menenangkan diri tapi malah jadi bahan bullyan oleh dua sahabat nya ini

__ADS_1


__ADS_2