Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
menunggu


__ADS_3

Hari berganti hari kehamilan Vira sudah semakin membesar bahkan tinggal menunggu lahir Dani pun selalu siaga dia hanya pergi ke kantor saat rapat penting dan Vira tidak di tinggal sendiri di rumah selalu berganti an dengan mama nya


" Alhamdulillah Calon bayi nya sehat ya pak,berat nya cukup 2,8 kg dan perkembangan nya sempurna hanya tinggal menunggu waktu kelahiran nya saja, seperti nya debay sudah tidak sabar untuk keluar bertemu ayah dan bunda nya, Di perhatikan terus bunda nya ya pak di bawa jalan pagi, berhubungan suami istri juga di anjurkan lebih sering karena bisa merangsang kontraksi di hamil tua ini" jelas sang dokter ramah


" Nggak hamil tua juga sering dok karena bunda nya nggak mau jauh" jawab Dani tersenyum kecil sedangkan Vira menunduk malu karena ucapan suaminya ini


" Selagi bunda nya nyaman dan tidak menyakiti dedek bayinya tidak masalah pak"


" Saya mau melahirkan normal dok,kata orang kalau normal lebih berasa jadi ibu nya" ucap Vira polos dan di tanggapi kekehan kecil oleh sang dokter


" Semua itu tergantung persepsi masing-masing orang bun, Menurut saya caesar ataupun normal sama-sama menjadi ibu toh tetap kita yang melahirkan bukan bapak nya, sakit nya pun masing-masing berbeda porsi bunda,saya pribadi melahirkan dengan caesar karena ada pendarahan saat usia kandungan baru masuk sembilan bulan dan harus di keluarkan alhamdulillah semua berjalan lancar anak saya sehat dan saya juga sehat hingga bisa menyusui sampai dua tahun penuh" jelas sang dokter

__ADS_1


" Hanya saja biasanya rasa sakit nya yang berbeda untuk perjuangan nya sama bun, sama-sama berjuang melahirkan buah hati selepas bius habis perih sayatan nya berasa bisa nggak tidur semalaman bayangkan beberapa lapis perut yang di sayat hanya sewaktu melahirkan nya saja tidak ada rasa sakit berbeda dengan melahirkan normal berjuang saat mengeluarkan setelah keluar terasa plong tapi semua itu tergantung ibu jika memang ingin normal di biasakan bekerja meskipun tidak berat tapi setidaknya ada pergerakan agar si debay gampang mencari jalan lahir, Saya lihat perut nya juga sudah turun dan rajin jalan pagi ya"lanjut sang dokter lagi


" Iya dok terima kasih untuk penjelasan nya" jawab Vira yang sedikit gugup karena menunggu kelahiran anak nya ini


" Semoga semua nya berjalan lancar ya bun, Pak" ucap Dokter menyalami Vira dan Dani bergantian


Dani menuntun Vira keluar dari ruangan sang dokter


" Harus lah mas,kita buat nya berdua jadi melahirkan nya kamu juga harus ada nggak adil jika aku sendiri" cebik Vira membuat Dani gemas dengan jawaban jujur istri nya ini


" Jangan mau enak nya saja mas" Lanjut Vira membuat Dani terdiam dia benar-benar tidak bisa menjawab lagi ucapan istri nya ini

__ADS_1


Dani menuntun Vira keluar dari dalam mobil dan masuk kedalam rumah besar mereka


" Gimana sayang sehat calon cucu mama?" tanya Mama Dani tidak sabar


" Alhamdulillah sehat ma, tinggal menunggu dia keluar saja" jawab Dani tersenyum


" Alhamdulillah...mama senang sekali sayang semoga kamu di berikan kesehatan agar bisa menjalani proses lahirnya ya" jawab mama Dani dia sangat menunggu kehadiran seorang cucu untuk pelengkap kehidupan nya di hari tua ini


" Jika ada yang sakit atau kamu menginginkan sesuatu cepat beritahu sayang"


" Iya ma, terimakasih sudah menyayangi Vira seperti anak mama sendiri,kasih sayang yang mama berikan membuat Vira merasa memiliki ibu kembali" ucap Vira memeluk sang mertua

__ADS_1


Pemandangan ini membuat Dani terharu karena mama dan istri nya bisa akur seperti ibu dan anak sungguhan


__ADS_2