
Tok..tok..tok..
Suara ketukan pintu tidak membuat kedua pasangan itu menghentikan aktifitasnya di atas ranjang, seperti angin lalu kedua pasangan itu terus asik melakukan aktivitas panas nya tanpa mempedulikan ketukan pintu yang semakin membabi buta.
Suara ******* dari dua pasangan yang sedang asik dengan kegiatannya itu memenuhi seluruh penjuru ruanga membuat ruangan itu terlihat sangat eksotis.
Suara teriakan dan erangan terdengar tanda dari sang pria yang baru akan mencapai puncaknya.
" Tok..tok..tok.. suara ketukan pintu semakin kuat membuat Shasa risih
" Buka dulu beb" ujar Shasa
" Tanggung yang" jawab Raihan yang ingin menyelesaikan petualangan nya pagi ini
Raihan bangkit dari ranjang dengan wajah kesal untuk membuka pintu sedang kan Shasa berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri
" Kenapa?" tanya Raihan saat menyembulkan kepalanya keluar melihat Rendra sudah berdiri rapi di depan pintu kamar nya
" Mami nyuruh kalian cepat jangan buat adonan mulu ntar telat ke Bali nya" ujar Rendra terkekeh geli melihat wajah kesal Raihan
" Bodo' " kesal Raihan menutup pintu kamar nya kuat, dia sangat kesal jika ada orang yang mengganggu aktivitas nya
__ADS_1
Raihan berjalan ke arah kamar mandi, melihat Shasa di bawah guyuran shower membuat gairah Raihan bangkit kembali,dia merapatkan tubuh nya di belakang Shasa dan memeluk tubuh polos wanita nya ini
" Beb,,udah telat....!! kita mau berangkat udah ah" marah Shasa saat Raihan berusaha menggerakkan tubuh nya di belakang
" Yang sebentar saja" pinta Raihan
" Nggak.....nggak.....!!! kamu nggak bisa di percaya" ujar Shasa menyudahi acara mandi nya dan segera menarik handuk,Raihan mengeram kesal karena Rendra mengacaukan acara nya pagi ini
****
Kicauan burung di pagi hari menjadi alunan sempurna untuk mengawali pagi yang cerah, di tambah hembusan angin yang menerpa lembut rambut coklat seorang wanita yang sedang sibuk menata penampilan nya saat ini.
Setelah di rasa sudah cukup Zizi berjalan dengan langkah ringan mengambil tas selempang miliknya dan meraih jaket kulit kesukaan nya sambil berjalan keluar kamar, kali ini Zizi berpenampilan seperti ABG tubuh Zizi masih indah mungkin karena dia belum pernah melahirkan jadi lekuk tubuh nya masih terlihat kencang, penampilan seperti ini terakhir Zizi perlihatkan sebelum menikah dengan Alex setelah menikah Zizi lebih banyak di rumah mengenakan dress karena Alex tak pernah mengajak nya keluar meskipun berbelanja kebutuhan dapur Alex seolah malu membawa Zizi padahal Zizi cukup cantik
"Pagi!" Sapa Zizi tersenyum manis pada semua nya membuat Aura cantik nya terlihat jelas bahkan lebih cantik dari sebelumnya
Rendra sampai tak berkedip melihat Zizi,dia kagum melihat janda kembang ini berpenampilan seperti layaknya anak gadis,bahkan Zizi duduk di sebelah Abel membuat mereka terlihat seperti sebaya
"Zizi!" Seru Vira terkejut dengan perubahan nya
Melinda tersenyum kecil melihat semangat Zizi untuk bangkit, Zizi pun sudah merindukan kehidupannya yang bebas seperti saat ini karena menikah dengan Alex membuat Zizi tertekan bahkan Alex kerap kali melarang Zizi untuk berkunjung kerumah keluarga nya Alex takut Zizi mengadu kan perbuatan nya
__ADS_1
" Kak Zizi" sapa Shasa yang ikut tersenyum melihat perubahan Zizi
" Wah anak perawan kalah saing nih" ucap Shasa melihat Rendra yang terpesona pada penampilan Zizi, sebenarnya umur Rendra tidak terlalu jauh dengan Zizi hanya beda 5 tahun saja jika mereka berjodoh tidak masalah tapi semua tergantung mereka yang menjalani nya
Raihan menyusul keluar kamar dengan wajah masih kesal
" Kenapa Rai?" tanya Zizi melihat adik lelaki nya ini kesal
" Gue gangguin....!!! lagian nggak inget waktu katanya berangkat pagi tapi masih sempat-sempat nya-" celetuk Rendra membuat wajah Shasa merona malu
Pagi tadi Shasa sudah menolak karena sudah pasti ada yang mengganggu nanti secara rumah mereka sedang ramai tapi Raihan tetap saja memaksa alhasil Rendra yang mengganggu aktivitas mereka
" Lo harus gue kirim ke ujung kutub biar nggak bisa pulang lagi buat gangguin gue" ucap Raihan menatap Rendra kesal
" Udah beb,ayo sarapan nanti malah telat lo" potong Shasa sambil mengambil kan sarapan Raihan
" Suap yang" rengek Raihan membuat Shasa bertambah malu,Raihan terkadang memang tidak tau tempat untuk bermesraan dengan nya tapi Shasa menyukai semua tingkah Raihan,Shasa merasa menjadi perempuan yang selalu di butuhkan oleh Raihan
Mau tak mau Shasa menyuapi Suaminya ini, sedangkan yang lain hanya menatap iri dengan keromantisan pasang bucin ini
Abel dan Abi memang tidak ada status apa-apa membuat mereka tak bisa memperlihatkan kemesraan nya begitu juga Zizi yang baru bercerai, apalagi Rendra yang jomblo sedangkan para orang tua pasti saling segan dengan besan hanya Raihan dan Shasa yang bisa berbuat semau mereka
__ADS_1