
"huek...huek...." Vira berlari ke arah kamar mandi, semalaman dia tidak bisa tidur menahan mual di perut nya
" Sayang kamu kenapa?" tanya Dani
" Ntah lah mas kepalaku pusing,tubuh ku rasanya tidak enak mas mungkin masuk angin karena semalam ngobrol sama mbak Bella kemalaman" jawab Vira
Malam ini Bisma dan Bella menginap di tempat Dani, Permasalahan keluarga mereka satu persatu terselesaikan Bisma pun sudah mengakui kesalahannya dahulu dia hanya ingin hidup tenang saat ini bersama istri dan anak nya
" Ayo kita ke dokter yang aku takut terjadi apa-apa"
" Mas,ini hanya masuk angin biasa" Ucap Vira menenangkan Suaminya yang mulai khawatir
" Tapi kamu seperti nya butuh obat sayang,kalau dia biarkan malah penyakit lain yang datang" jelas Dani
Vira tampak berpikir sejenak mungkin memang benar yang di katakan suaminya ini bagaimana jika dia terkena maag atau penyakit lain nya
" Aku bersiap dulu mas"jawab Vira masuk kedalam kamar mandi
****
" Kemana sayang pagi-pagi sudah rapi" Sapa mama Dani pada Vira
" Ma,,masak apa? kok bau nya nggak enak gitu" protes Vira membuat mama Dani mengerutkan keningnya tidak pernah sang menantu protes begitu tapi kenapa kali Vira malah protes dengan masakan sang pembantu
" Ini seperti biasa nya nak ada sayur capcay dan ada nasi goreng juga ada ayam kecap" jawab sang mertua
Bella menatap mertua nya ini dan tersenyum kecil sepertinya adik ipar nya ini tengah mengandung
__ADS_1
" Mual?" tanya Bella dan di anggukki Vira
Dani dan Vira sama-sama tidak tahu tanda-tanda kehamilan meskipun Dani sudah menikah tiga kali dia tidak pernah perhatian dengan kehamilan mantan istri nya mungkin karena bukan anak nya jadi Dani kurang merespon
" Memang nya kenapa kalau mual mbak?" tanya Vira polos
" Telat datang bulan?" tanya nya lagi tapi Vira terdiam dia lupa kapan terakhir datang bulan
" Seperti nya bulan ini nggak datang bulan kamu sayang" ujar Dani
" Kok mas bisa ingat?"
" Kan hampir tiap malam kita melakukan nya" jawab Dani tanpa malu membuat wajah Vira memerah di sana ada Bella dan sang mertua untung Bisma dan Aditya anak Bisma tidak ada jika ada mungkin Vira tidak tau lagi harus menyembunyikan wajahnya di mana
" Mas....." Ujar Vira mencubit kecil pinggang Dani membuat lelaki tampan ini menjerit
" Sayang.....!!!!"
" Lah di mana salah nya sayang kan aku cuma menjawab karena kamu lupa" jawab Dani tanpa rasa berdosa
" Tau ah .....yuk berangkat" Ajak Vira hingga sarapan pun dia enggan malu terhadap ipar dan sang Mertua,Vira menyalami punggung tangan mertua nya dan Bella dia segera menarik Dani untuk pergi
Bella pun belum sempat menjelaskan pada Vira tapi pasangan suami istri ini sudah menghilang
" Ma, sejak kapan mereka menikah?" tanya Bella
" Dua bulan lah,Vira perempuan baik dia banyak menuntun Dani menjadi lebih baik lagi,Dia Yatim piatu, pertama kali mama bertemu dengan nya mama sudah jatuh hati dia pekerja keras dan memiliki hati lembut tak pernah mengeluh menghadapi Dani dia menyayangi mama seperti orang tua nya sendiri" jelas perempuan tua ini tersenyum memuji sang menantu membuat Bella sedikit tersindir dulu dia memperlakukan mama Dani seenaknya tak ada kesan baik yang bisa di cerita untuk dirinya
__ADS_1
" Seperti nya Mas Dani sangat mencintai nya ya ma?"
" Sangat... terlihat sekali Dani menyayangi nya mereka tak pernah mau di pisahkan meskipun sehari,Dani tak akan mau pergi jika Vira tidak ikut"
Bella lagi-lagi menunduk kepala nya merasa perlakuan Dani berbeda dengan nya dulu
" Bell kamu jangan merasa cemburu Dani masa lalu mu saat ini kamu sudah ada Bisma dan Adit, hargai Bisma dia lelaki pilihan mu, syukuri apa yang kalian punya jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan tuhan karena kesempatan itu tidak datang dua kali"
" Ya ma, aku hanya sedikit mengingat kebersamaan kami dulu"
" Itu hanya masa lalu Bel,di jadikan pelajaran boleh di ingat tapi jangan di rindukan karena iblis akan mudah masuk pada diri kita jika kita tidak bisa mengontrol diri,mama ingin Keluarga kita bahagia,harta bisa di cari kebahagiaan keluarga adalah yang paling penting di dunia ini" nasehat perempuan tua yang masih terlihat segar ini karena Mama Dani sendiri rajin berolahraga
" Oma.... "pekik Adit
" Ya sayang..." sahut Sang Oma
" Oma ikan di belakang cantik,aku menyukai nya"
" Oh ya,nanti minta pada om mu ya,bawa ke Jakarta"
" Ma, seperti nya aku tidak akan pulang lagi ke sana" sahut Bisma
" Kenapa?"
" Aku akan memulai usaha di sini ma,harta ku masih ada dan aku ingin hidup berdekatan dengan kalian"
" Mama tidak masalah ma, tapi kamu yakin akan di sini jangan sampai mama tiada kalian bertengkar lagi karena harta" jelas Mama Dani
__ADS_1
" Tidak ma,aku sudah bertobat,saat ini Bella dan Aditya adalah sumber kekuatan ku,aku juga tak akan mungkin kembali ke Jakarta, rata-rata rekan bisnis ku mengetahui kalau aku masuk penjara nama ku sudah rusak di sana ma" jelas Bisma mendudukkan bokong nya di kursi makan
" Terserah kamu ma,yang jelas kalian bisa akur meskipun kalian hanya saudara tiri" tekan mama Dani dan di anggukki Bisma tanda mengerti