Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Brondong


__ADS_3

"Sha makan siang yuk" ajak Arif yang sengaja mampir ke kantor Shasa siang ini untuk sekedar mengajak Shasa makan siang


" kamu nggak sopan banget ya rif,kak Shasa...!! panggil aku kak Shasa,ingat kamu teman Abi bukan teman ku" tekan Shasa


" Kita cuma beda dua tahun doang sa,yang pasangan beda lima tahun juga ada bahkan mereka memanggil mas pada pasangan nya, jadi nggak ada salah nya kamu panggil aku juga mas gitu"


" Huek......"


" Sha...kamu nggak lagi hamil anak aku kan soalnya aku belum ngerasa buat nya" celetuk Arif


" Najis...!!!sana lo...bikin sendiri" kesal Shasa menepis tangan Arif yang berusaha memegang nya


" Mana bisa sha....di mana-mana kalau mau bikin anak berdua" jawab Arif menyengir

__ADS_1


" Rif,,aku sedang banyak kerjaan,nggak ada waktu buat berdebat sama kamu,sudah sana pulang" usir Shasa


" Aku sengaja nggak ngampus cuma pengen ngajak kamu makan siang lo Sha,hargai dikit lah perjuangan aku ini lagi pula bunda dan mama aku juga sudah menjodohkan kita" ucap Arif seraya memohon


" Jangan mimpi kamu rif,aku nggak mau nikah sama kamu, kamu mau aku hargai berapa cepek, atau ceban? " tanya Shasa asal dirinya benar-benar kesal dengan ucapan Arif tentang perjodohan nya,Shasa tidak pernah mengiyakan apapun dari ucapan bunda nya tempo hari


" Sha,,,hargai aku sebagai lelaki" pinta Arif


Arif mulai menyukai Shasa saat mendengar kabar kalau Bunda Shasa dan mama nya ingin menjodohkan mereka tapi Shasa selalu menolak Arif dengan alasan kalau dia tidak suka brondong padahal sah-sah saja karena jarak mereka hanya dua tahun apalagi keluarga mereka saling mengenal baik


Shasa berjalan meninggalkan Arif ntah kenapa Shasa merasa geli sendiri terhadap dirinya jika berdekatan dengan brondong


***

__ADS_1


" Sha hargai perjuangan Arif lah setidaknya kamu temani makan siang,soal jodoh tidak ada yang tau Sha" ujar Dani yang tau kalau Arif datang mencari Shasa ke ke kantor karena sebelum ke ruang Shasa, Arif mampir ke ruangan nya dulu,Arif dan Abi satu kampus tetapi beda jurusan


" Yah,,aku tu geli deketan sama lelaki yang di bawa aku yah kenapa ayah sama bunda nggak pernah ngertiin aku...." jelas Shasa yang sedang menikmati makan siang nya,Ayah dan anak ini memang sering makan siang bersama di ruangan Dani


" Tapi setidaknya anggap sahabat saja Sha agar Arif tidak terluka"


Shasa hanya diam tidak berniat menjawab ucapan ayah nya lagi dia segera menyelesaikan acara makan nya dan keluar karena masih banyak setumpuk pekerjaan yang menunggu nya


" Tolong print kan berkas untuk meeting sore ini Mas,nanti tolong antar ke ruangan saya" ucap Shasa pada salah satu karyawan nya dengan memberikan satu buah flashdisk pada Santo lelaki yang dia panggil mas ini


Shasa akan bersikap sopan pada lelaki di atas nya meskipun jabatan nya jauh di bawah Shasa


Sore ini akan ada meeting penting untuk membahas lelangan proyek yang akan di hadiri Shasa di Jakarta, Selama Shasa membantu Dani perusahaan mereka berkembang pesat banyak ide-ide baru yang di terap kan Shasa dulu Dani tidak berniat untuk kembali ke Jakarta tapi Shasa perempuan kuat dan pemberani dia bisa mengerjakan apa saja untuk perusahaan ayah nya, Dani bangga memiliki anak perempuan seperti Shasa

__ADS_1


__ADS_2