Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
berpisah


__ADS_3

" Sayang mama dan papa sudah pulang ke Bali" ucap Aditya saat Zizi keluar dari kamar mandi


" Kenapa tidak pamit?" tanya Zizi


" Mereka tidak mau mengganggu kita, nantinya kan kamu juga akan ke Bali" jawab Aditya membuat Zizi terdiam


Ya...dia akan meninggalkan keluarga nya di Jakarta untuk menetap di Bali ikut suaminya ini


" Kenapa? kamu tidak mau ikut ke Bali?" tanya Aditya yang melihat Zizi tertunduk


" Dit,aku mau ikut ke Bali tapi aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaan ku dulu di sini,apa kamu bisa menunggu?" tanya balik Zizi


" Baik lah aku akan menunggu mu di sini tapi tidak bisa lama sayang karena pekerjaan ku di sana juga sudah menumpuk"


" Ya,aku hanya minta waktu satu minggu"


" Oke" jawab Aditya tegas,dia tau Zizi butuh penyesuaian menikah dengan nya dan Zizi juga punya usaha di sini yang harus di selesaikan nya.


" Dit...aku lapar,kita cari makan" ajak Zizi


" Hari ini kita pulang ke rumah saja sayang,kita cuma punya waktu satu minggu bersama keluarga mu dan setelah itu aku membawa mu pergi jadi kita manfaatkan waktu itu sebaik mungkin" ucap Aditya dan di anggukki Zizi


pengantin baru ini langsung bersiap untuk segera pulang..

__ADS_1


****


Beberapa kali Shasa menggoda sang ipar saat makan malam berlangsung membuat Zizi bertambah malu.


" Jadi kapan kalian pulang ke Bali?" tanya Byan saat mereka sedang kumpul makan malam


" Secepat nya pi, karena pekerjaan ku masih banyak" jawab Aditya


" Bagaimana Zi,sudah siap?" tanya Byan pada anak perempuan nya ini dan di jawab anggukan oleh Zizi


Ya,mau tak mau...siap tak siap Zizi sekarang adalah seorang istri,dia harus patuh pada suami nya dan saat ini Aditya lah imam nya


" Mi,aku minta tolong urus dulu kafe ku di sini mi,jika pekerjaan Adit sudah sedikit renggang aku akan pulang untuk mengontrol nya" Pinta Zizi


" Pasti sayang semua usaha mu akan mami pantau, untuk rumah mu bagaimana?" tanya Melinda


" Rai,,kau mau tinggal di rumah Zizi?" tawar Byan


" Tidak,,Raihan dan Shasa tidak akan kemana-mana pi,mami sudah di tinggal Zizi dan tidak mau di tinggal Raihan lagi" jawab Melinda cepat


Raihan dan Shasa juga mengerti akan ketakutan sang Mami dan beruntung nya Shasa tidak keberatan tinggal di rumah mertua nya karena Melinda sendiri juga baik tak seperti kebanyakan mertua yang bawel dan mengatur


" Gunakan lah waktu kalian sebaik mungkin di sini karena beberapa hari lagi kita akan berpisah cukup lama,bahkan kalian belum bisa memastikan kapan kembali ke sini lagi" ucap Byan dan di anggukki Aditya setuju karena Aditya sendiri sudah memiliki usaha di Bali tidka mungkin dia akan meninggalkan usaha nya.

__ADS_1


Pasangan pengantin baru ini pun sudah pernah membahas sebelum nya untuk masalah tinggal dan Zizi menuruti semua ucapan Aditya tapi untuk usaha nya di Jakarta Zizi memang tak ingin di tutup ataupun di jual dia masih ingin terus menjalani nya meskipun jarak jauh beruntung mami sambung nya itu selalu mensupport apapun keputusan Zizi


***


Tak terasa waktu pun berlalu puas menghabiskan waktu berkeliling Jakarta dan berkumpul bersama keluarga dan tiba saat nya pengantin baru ini berpisah


Zizi memeluk semua anggota keluarga nya


" Aku harap kakak bahagia di sana,jika kak Aditya menyakiti mu hubungi aku biar aku yang melabrak nya" ucap Shasa sambil memeluk tubuh ipar nya ini


" Siap,,kamu jaga kesehatan dan jangan lupa makan bergizi.... ingat ada keponakan ku di sini" jawab Zizi mengusap perut Shasa pelan,dia berharap dia akan segera menyusul Zizi untuk hamil


" Sayang, hubungi mami tiap hari,mami harus memastikan kamu bahagia" bisik Melinda mencium pipi Zizi berkali-kali,anak sambung yang memang keponakan kandung nya ini serasa seperti anak sendiri,Zizi tak pernah kekurangan kasih sayang dari Melinda bahkan malah berlebih


" Mami jaga kesehatan,jangan terlalu capek aku akan segera pulang jika Adit tak terlalu sibuk,kalau papi bisa cuti mami dan papi terbang ke Bali untuk menemani ku" ujar Zizi mencoba menenangkan Melinda yang sudah menitikan air mata berpisah dari nya


Melinda memang tak pernah berpisah jauh dari Zizi, karena mereka tiap hari nya pasti bertemu meskipun Zizi Menikah dengan Alex dulu Melinda tiap waktu mengunjungi Zizi di kafe nya


" Papi jaga mami untuk ku jangan biarkan dia bersedih" pamit Zizi pada Byan


" Tenang saja sayang itu pasti papi lakukan" Jawab Byan tersenyum kecil,dia berusaha menyembunyikan kesedihannya berpisah dari anak perempuan nya ini,Byan tak ingin terlihat rapuh di depan Zizi karena dia takut Zizi malah kepikiran dengan nya padahal jika di katakan takut Byan lah orang yang paling takut saat ini,takut Zizi terluka lagi! takut Zizi tak bahagia! takut Zizi trauma, tapi semua nya dia coba untuk tak menampakkan nya Byan berusaha sebisa mungkin tampil tegar di hadapan princess nya ini.


" Rai.....jaga Papi, Mami dan Shasa serta calon keponakan ku, sekarang hanya kamu yang dekat pada mereka dan bersikap lah selayaknya kepala keluarga untuk menggantikan posisi papi...kakak pergi dulu Rai jangan buat papi kecewa! hanya kamu harapan penerus perusahaan keluarga kita" pesan Zizi memeluk tubuh Raihan

__ADS_1


" Papi titip Zizi Dit,jangan sakiti dia..Zizi perempuan lemah, keadaan yang menuntut nya untuk kuat....papi berharap ini pernikahan nya yang terakhir dan dia bisa bahagia bersama mu" ujar Byan pada Aditya dan di angguki Aditya tanda mengerti


Air mata Melinda tak henti mengalir saat melihat Zizi pelan-pelan meninggalkan dirinya,Shasa menggosok pelan lengan sang mertua dia tau kalau Melinda sedih, mungkin ini juga yang di rasakan bunda nya dulu tapi seiring nya waktu bunda sudah terbiasa tanpa Shasa....


__ADS_2