
" Beb...jangan begitu lagi kamu membuat jantung ku hampir copot" ujar Raihan cemberut
" Maaf...maaf sini beb aku pengin peluk ternyata kamu sayang banget ya sama aku" goda Shasa tersenyum manis
" Ya iya lah aku sayang kamu nya aja yang nggak peka" cibir Raihan membuat Shasa gemas dengan suami nya ini makin hari makin bucin pada nya
" Kak Aditya ganteng ya beb" ujar Shasa
" Jangan muji lelaki lain beb,cukup aku saja lelaki yang paling tampan kamu akui" ketus Raihan membuat Shasa terkekeh geli
" Bukan gitu beb,aku niat nya mau jodohin Kak Adit sama Kak Zizi, mereka seperti nya cocok,aku juga lihat kak Zizi terus ngelihatin kak Adit deh "
" Kak Zizi janda yang mana mau Aditya"
" Meskipun janda kak Zizi masih seperti anak perawan beb jangan salah kamu, tubuh kak Zizi belum pernah melahirkan semua nya masih kenceng, apalagi dia cantik" ujar Shasa
" Terserah kamu yang jelas jangan sampai kak Zizi patah hati lagi yang kasihan dia,cukup sudah Alex brengsek itu menyakiti nya kalau ada lagi beneran bunuh orang suamimu ini" ucap Raihan pada Shasa,Raihan memang tak pernah memperlihatkan rasa sayang nya pada Zizi tapi dia benar-benar sayang pada kakak perempuan nya itu
" Bobok yuk yang besok kita mau keliling pantai" ajak Raihan
" Kalau soal pantai ini kesukaan Abel beb,dia sangat suka sama lautan lepas kata Abel kita bisa ekspresi kan diri sesuka hati kita saat di lautan,bisa teriak bisa nangis bisa ketawa tanpa ada yang tau kalau kita terluka"
" Yang,Abel sama Abi itu cocok tau, kamu lihat deh tatapan Abel mengisyaratkan kalau dia tak ingin berpisah dari Abi"
"Sok tau kamu mereka sahabatan dari kecil" ucap Shasa melempar kan satu bantal di wajah Raihan
__ADS_1
"Coba deh kamu perhatiin diam-diam besok, pasti Abel sering curi pandang sama Abi,kaya kamu sama aku" goda Raihan
" Hoek..... mual aku beb, bukan nya kamu yang bucin parah"
" Tapi kamu suka kan" ujar Raihan memeluk tubuh Shasa erat mencium nya bertubi-tubi tanpa ampun
" Beb,,,udah ah geli" pekik Shasa
Shasa juga pernah berpikir demikian tidak mungkin Abel tidak memiliki perasaan apapun pada Abi secara dia nggak mau jauh dari Abi tapi Abel tidak pernah mengatakan kalau dia menyukai Abi padahal antara dia dan Abel sudah tak ada lagi rahasia mereka sudah seperti adik kakak
****
Pagi yang cerah, secerah hati Zizi saat ini,dia mulai bisa Move on dari Alex sejak melihat Aditya, tatapan Aditya yang terlihat kalem membuat Zizi menyukai lelaki itu pada pandangan pertama nya semalam
Zizi memakai celana hotpants nya dan tanktop Pink di tutupi jaket kaos tapi tidak di kancing oleh Zizi sehingga menampilkan tubuh berisi nya,di Bali sudah biasa pemandangan seperti itu bahkan lebih
Tadi nya Abel ingin memakai bikini tapi tidak di perbolehkan oleh Abi,sudah pasti Bunda nya akan marah,jika berpakaian yang masih menutupi pusat bunda Vira masih memperbolehkan tapi bikini sudah pasti di larang alhasil Abel memakai Tanktop putih dengan Bra hitam di dalam nya dan tak lupa hotpants hitam nya membuat Abel benar-benar seksi apalagi Dada nya berisi padat membuat mata lelaki ingin meremas nya
" Mereka semua sudah berkumpul menikmati udara segar di tepi pantai para orang tua berkumpul dan berbincang dengan obrolan sehari-hari mereka sedangkan Abi-Abel sibuk bermain pasir Rendra dan Zizi juga ikut untuk pasangan bucin ini lebih menikmati hempasan sang ombak sambil menikmati Capuccino hangat pesanan Shasa
" Sini Rai...." pekik Rendra tapi di jawab gelengan oleh Raihan dia tak mau melepaskan pelukan nya pada Shasa,saat ini mereka duduk di salah satu tempat santai di dekat pantai
Zizi tersenyum bahagia saat mereka memainkan pasir
" Vir,apa kabar" pekik Bella saat melihat Vira tengah duduk santai
__ADS_1
" Mbak Bella"ucap Vira bangkit memeluk ipar nya ini
" Kamu makin cantik ya" puji Bella
" Mbak nggak kalah cantik sekarang apalagi sudah sukses ya,aku salut lo mbak sama Aditya bisa bangun hotel Segede gini" puji Vira membuat Bella tersenyum
" Iya Vir makasih,gimana kabar di sana?" tanya Bella
" Mbak kenalin besan ku" ucap Vira memperkenalkan Melinda yang duduk di sebelah nya
" Bella"
" Melinda"
Ujar dua wanita yang sebenarnya ini saling mengetahui tapi mereka mencoba untuk tidak mengungkit masa lalu,Bella sendiri tau Melinda dari Bisma suami nya sedangkan Melinda tau Bella dari cerita Vira dulu
Aditya ikut bergabung bersama Abi dan Abel membuat Jantung Zizi berdetak lebih kencang dia takut penampilan nya saat ini membuat Aditya ilfil pada nya apalagi jika Aditya mengetahui status nya
Zizi terlihat gugup saat Aditya mengajarkan nya membuat rumah dari pasir
" Di angkat dulu pasir nya Zi, begini" ucap Aditya memegang tangan Zizi yang berada dalam tumpukan pasir membuat Zizi menggeleng kan kepala nya pelan karena jantung nya saat ini tak bisa terkontrol lagi
Zizi menghembuskan nafas nya pelan agar bisa mengontrol dirinya
" Jangan baper Zi,dia lelaki tampan tanpa celah tidak mungkin menyukai janda seperti mu" batin nya mengsugesti diri sendiri
__ADS_1