Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Bersiap


__ADS_3

Vira, Dani,Abel dan Abi sudah datang besok hari keberangkatan mereka semua sudah bersiap,Zizi dua Minggu lalu sudah resmi bercerai dari Alex, dia ingin mengubur dalam-dalam masa lalu kelam nya itu


" Mana Arif bel katanya ikut?" tanya Shasa pada Abel,saat ini Shasa tengah berada di kamar tamu tempat di mana Abel tidur


" Dia langsung ke Bali kak, tunangan nya udah nunggu di Bali" jawab Abel


" Kok bisa tunangan sih Arif Sha?" tanya Shasa penasaran


" Kepo nih....." goda Abel karena Abel juga tau dulu hubungan Shasa dan Arif bagaimana mereka pernah di jodohkan


" Stttt.....jangan sampai tau Raihan bisa mati gue" ujar Shasa mengisyaratkan untuk berbicara pelan


" Gue sih nggak masalah orang gue nggak cinta juga cuma kaget aja tiba-tiba Arif tunangan" ungkap Shasa jujur


" jangan kan elu kak,gue aja sahabat nya juga kaget secara gue pulang dari Jakarta dia gandeng cewek cantik terus lebih tua dua tahun dari dia kak,Arif kan emang suka perempuan dewasa,kata nya dulu tuh cewek pernah patah hati di tinggal nikah terus ketemu Arif yang juga patah hati di tinggal nikah elu jadi nya klop deh" cerita Abel sambil tertawa kecil


" Kok bisa nasib nya sama gitu ya bel jadi geli deh gue denger nya"


" Tapi elu harus bersyukur kak ada tu perempuan kalau nggak saat kami ke Jakarta Arif kan mau ikut tuh dia mau yakinin hati Lo buat sudahi pernikahan sama om Raihan, untung nya dia malah tunangan dan nggak bisa ikut ke sini" ucap Abel


" Yang bener lu bel?" tanya Shasa serius


" Suer...tanya Abi kalau lo nggak percaya,Abi awalnya udah minta dia move on dari elu tapi dia bilang nggak bisa tapi Syukurlah sekarang Arif udah bahagia" ucap Abel mengangkat dua jari tangan nya

__ADS_1


" Untung nggak jadi ya bel kalau nggak gue nggak tau lagi gimana cara jelasin ke Raihan mana masalah Alex terus di tambah Arif bisa pecah nih kepala gue "


" Yang....... Sayang" Pekik Raihan dari luar membuat obrolan dua wanita cantik ini terhenti


" Bebeb lo manggil kak" goda Abel


" Yupz..gue keluar dulu bel palingan mau nyusu tuh orang" Celetuk Shasa sambil tertawa kecil membuat Abel kesal


" Kampret lo, mentang-mentang gue jomblo seenak jidat lo kalau ngomong"


" Makanya terima yayang Rendra biar kita bisa jadi coupel" ujar Shasa sambil keluar kamar Abel sedangkan Abel menggeleng kan kepala nya cepat


" Apa sih beb,lagi ngobrol sama Abel juga" sahut Shasa terlihat cemberut karena baru saja di tinggal sebentar Raihan sudah membuat heboh serumah


" Ya di lemari lah yang paling bawah,memang nya kamu mau kemana?" tanya Shasa heran melihat Suaminya sudah bercelana Levis dan memakai singlet tinggal memakai kemeja saja tubuh nya pun juga sudah wangi padahal tadi dia tinggal saat Raihan masih tidur


" Jemput Rendra katanya mau nginep di sini besok biar bisa berangkat pagi-pagi biar nggak telat"


" Alah palingan alasan Rendra aja tu karena ada Abel,mau godain Abel dia "ucap Shasa


" Aku rasa juga begitu tapi dari pada besok pagi telat mending aku jemput sekarang aja sekalian aku sama Rendra ada urusan sebentar yang" ucap Raihan membuat Shasa melotot kan mata nya saat Raihan sudah menutup pintu kamar mereka


" Urusan apa?" tanya Shasa

__ADS_1


" Jangan sok galak gitu yang ntar aku gigit bibir nya" ucap Raihan terkekeh geli melihat Shasa melotot bukan nya dia takut tapi malah terlihat lucu perempuan bermata sipit itu melotot sambil berkacak pinggang


" Aku beneran marah lo beb,mau kemana?"


" Idih marah bilang-bilang"


" Beb.....!!!" bentak Shasa kesal melihat Raihan yang masih terus tertawa


" Udah ah yang jangan gitu,aku ada urusan sebentar nggak akan macam-macam kok,tenang aja cuma ada satu nama di hati aku yaitu kamu"


"Huek....gombal" cebik Shasa yang malah geli mendengar rayuan Raihan


" Mana kemeja biru nya,nanti aku malah telat yang"


Shasa mengambil kemeja biru yang di minta Raihan,sejak Shasa memutuskan jadi istri Raihan seutuhnya semua keperluan Raihan dia yang menyiapkan makanya Raihan sudah tidak tau lagi di mana letak alat-alat nya karena Shasa yang mengatur tidak ada hal yang Raihan sembunyikan dari Shasa bahkan mereka boleh memeriksa ponsel satu sama lain hanya saja Shasa yang tidak ingin memeriksa ponsel Raihan karena terlalu banyak nomer nyasar yang akan membuat nya kesal sendiri kalau Raihan jangan di tanya lagi sejak kejadian Alex lalu setiap malam akan memeriksa nomer Shasa tapi Shasa tidak pernah protes dia tidak akan menyembunyikan apapun lagi dari Raihan


" Jangan pulang malam beb" pesan Shasa saat Raihan akan pergi


" Mana bisa aku pulang malam sayang beberapa jam berpisah saja membuat ku pusing" jawab Raihan dan di balas pelukan oleh Shasa


Raihan mencium kening Shasa mesra lalu pipi kiri dan kanan nya dan turun ke bibir mungil perempuan cantik ini,Raihan sedikit lama m*lum*t bibir Shasa membuat Shasa mendorong nya kecil


" Katanya mau pergi malah kelamaan" protes Shasa membuat Raihan tersenyum,jika sudah berdua dengan Shasa Raihan sering lupa diri,ini karena menjemput Rendra dan ada yang harus Raihan beli sehingga dia harus pergi

__ADS_1


Shasa mengantarkan Raihan keluar lalu kembali lagi ke kamar Abel karena masih rindu untuk mengobrol


__ADS_2