
Hentakan high heels membuat Vira menoleh pada pemilik nya
"Sudah dulu ya mbak Shasa sudah pulang,nanti aku hubungi Mbak lagi ya,aku kasih kabar nya" ucap Vira mengakhiri obrolan nya dengan Melinda di telpon
Vira dan Melinda memang selalu menjalin hubungan baik sudah beberapa tahun sudah mereka tidak bertemu tapi hubungan mereka tetap terjalin seperti kakak adik
" Telpon siapa bun?" tanya Shasa yang baru datang dan mencium pipi kiri kanan Vira
" Tante Melinda" jawab Vira tersenyum,Shasa memang sering mendengar tentang Melinda tapi dia sendiri lupa karena mereka sudah lama tak bertemu
" Bun,,aku harus berangkat ke Jakarta lusa untuk menghadiri lelang proyek,do'a kan semoga proyek nya bisa dapat oleh perusahaan kita karena ini proyek pertama ku di luar kota bun" ucap Shasa membuka pembicaraan nya
" Abi juga ada studi banding kalau begitu kalian bisa pergi bersama" jawab Vira
" Mana bisa bun, Aku dan Abi berbeda tempat lagi pula Abi pergi bersama teman-teman nya dan aku bersama sekretaris Ayah si Veni" jawab Shasa menjelaskan pada bunda nya yang terlihat khawatir, Shasa memang tidak pernah pergi keluar kota tanpa Dani
__ADS_1
" Bagaimana jika Shasa menginap di rumah tante Melinda saja" usul Vira
" Bunda rasa itu lebih baik,tidak akan membuat bunda khawatir melepaskan mu beberapa hari di kota besar itu Sha" lanjut nya
"Bun,ini dalam rangka perjalanan dinas kantor, Lagian mana mungkin Veni mau menginap di rumah tante Melinda, Aku pun tak begitu mengenal nya bun,Aku sudah cukup dewasa Bunda untuk bisa menjaga diri ku sendiri" kekeh Shasa sedikit kesal
" Jika tidak mau bunda tak mengizinkan kamu untuk pergi" tegas Vira membuat Shasa mencebik
" Ayolah bun ,ini demi karir ku" mohon Shasa
" Ada apa bun?" tanya Dani yang baru datang melihat perdebatan antara ibu dan anak ini
Dani menatap wajah istri nya itu yang masih terlihat cantik di usia yang sudah berkepala empat,tak ada kerutan di wajah Vira karena perawatan kulitnya yang bisa terbilang mahal, Dani bisa menebak isi kepala istri cantik nya saat ini
" Turuti saja keinginan bunda mu Sha ini juga untuk keselamatan mu,bunda terlalu khawatir jika kamu pergi ke Jakarta tanpa adanya kenalan" jawab Dani
__ADS_1
" Tapi ada Veni yah...!!!" tekan Shasa
" Veni juga tidak pernah ke Jakarta Sha, selama ini ayah tidak pernah menjalin kerjasama dengan Perusahaan mana pun di Jakarta,sejak ada kamu ayah membuka peluang tapi kami sebagai orang juga harus memastikan keselamatan mu,bukan hanya keuntungan yang di pikir kan kamu anak perawan butuh perlindungan khusus" tekan Dani
" Oke....oke...ada Abi di sana,aku akan menginap di mana tempat Abi menginap nanti" ucap Shasa memberikan solusi
" Benar kak,di tempat ku menginap ada Arif" jawab Abi cepat membuat Shasa bergedik ngeri tak ada pilihan yang menyenangkan untuk nya saat ini
" Baiklah hubungi Tante Melinda katakan padanya setelah pertemuan aku akan menginap di sana" ucap Shasa mengalah lebih baik tidur di rumah Tante Melinda dari pada harus satu hotel dengan Arif yang sudah pasti akan selalu membuat nya pusing
" Ayah dan bunda sama saja" gumam Shasa pelan sambil berlalu ke dalam kamar nya tapi masih bisa di dengar oleh Vira dan Dani
Vira tersenyum manis menatap Dani, mungkin saja rencana nya menemukan Shasa dan Raihan akan berhasil, sebenarnya permintaan lelang tender tersebut atas kemauan Vira biasanya Dani tidak pernah mau ikut tapi Vira yang memaksa nya dan meminta Shasa bersama Veni yang datang menghadiri, kebetulan Abi juga ke Jakarta jadi dia bisa sekalian menjaga Shasa meskipun dari jauh soal keikutsertaan Arif memang benar adanya karena angkatan mereka semua nya ikut tapi Arif tidak tahu kalau Shasa ke Jakarta juga
"Kali ini kami sedikit kelewatan bun" ucap Dani menarik Vira masuk kedalam kamar
__ADS_1
" Yah,ini juga untuk kebaikan nya,ayah lihat dia seperti mati rasa pada lelaki,Bunda takut Shasa malah tak menyukai lelaki lagi yah, secara kita menikah dulu bunda umur 20 tahun sedangkan Shasa 23 tahun tapi tak sekalipun menggandeng lelaki setelah berpisah dari Alex" jelas Vira
" Sudah lah yah jangan terlalu di pikirkan,bunda yakin Raihan anak yang biak sama seperti mami dan papi nya" lanjut Vira menyakinkan Suaminya ini