
" Rai ayo pulang" ajak Shasa cepat menarik tangan Raihan untuk bangkit
" Kenapa buru-buru Sha?" tanya Raihan heran melihat perubahan sikap Shasa
" perut ku tidak enak Rai"
" Nggak jadi di bungkus Sha?" tanya Raihan tapi tidak di gubris oleh Shasa dia terus berjalan keluar restoran
Raihan membayar makanan mereka dan berjalan cepat kearah parkiran mobil nya
Shasa menghempaskan tubuhnya di kursi mobil membuat Raihan bertambah bingung,apa yang terjadi dengan istri nya ini
" Sakit banget ya Sha, kamu datang bulan?" tanya Raihan sok tau
" Dari mana kamu tau kalau sakit saat datang bulan?" tanya Shasa menatap tajam Raihan membuat lelaki tampan ini bergedik ngeri dengan tatapan membunuh Shasa
__ADS_1
" Mami....suer dari mami...!!! Mami dulu sering ngeluh kalau sedang datang bulan,sampai satu rumah di diemin" jawab Raihan cepat dia takut kalau Shasa berpikiran macam-macam karena memang dari Melinda Raihan mengetahui nya
Shasa menghela nafas panjang dan sesekali memijit pelipisnya
"Masih sakit Sha?" tanya Raihan lagi
" Hmmmm" Shasa hanya berdehem,sakit....!!! ya saat ini hati nya yang tengah sakit karena bertemu Alex cinta pertama nya, ntah harus sedih atau bahagia dia saat ini yang jelas mood nya berubah drastis
Raihan menjalankan mobilnya tanpa berani lagi bertanya pada Shasa,Shasa melirik kearah Raihan yang terlihat fokus sedang menyetir ada perasaan bersalah karena dia sudah mengabaikan suaminya ini karena mood nya yang buruk setelah bertemu Alex tadi
" Sial.....!!! kenapa Shasa harus menikah dengan Raihan, aku tidak ingin Shasa di miliki siapapun hanya aku yang berhak atas dirinya,aku pasti kan kamu kembali kepada ku Sha aku akan rebut kamu dari Raihan aku yakin kamu masih mencintai ku " ujar Alex menggenggam tangan nya geram
Alex memang sengaja memakai alat kontrasepsi pada dirinya agar Zizi tidak bisa hamil karena dia tidak menginginkan anak dari Zizi,dia hanya memanfaatkan uang Zizi, Alex dan Zizi di pertemukan saat Zizi pulang kemalaman dan di ganggu oleh para preman Alex yang membantu Zizi hingga mereka berkenalan,Zizi yang polos menyukai Alex karena sikap Alex yang manis pada nya, apapun yang di minta oleh Alex di berikan Zizi karena Zizi memang sudah memiliki uang sendiri,Alex mengetahui kalau Zizi anak dari pengusaha kaya raya lalu alex mengajak Zizi menikah dan setelah menikah Zizi menyerahkan semua keuangan nya pada Alex membuat perusahaan keluarga Alex bisa terbantu kembali
Untuk cinta memang Alex hanya mencintai Shasa dan berniat akan kembali pada Shasa setelah menguras habis harta Zizi,tapi takdir malah berkata lain mereka di pertemukan sebagai ipar bukan sepasang kekasih
__ADS_1
***
Shasa berjalan cepat kearah kamar nya tanpa melihat kiri-kanan
" Kenapa Shasa Rai,kalian bertengkar?" tanya Melinda yang sedang asik mengobrol dengan Zizi,Zizi sengaja bermain kerumah orang tua nya karena Alex beralasan pulang agak larut dan meminta Zizi di sana saja nanti dia yang akan menjemput
" Biasa mi masalah perempuan" jawab Raihan pelan
" Masalah apa?" tanya Melinda khawatir takut kalau ada yang tidak menyukai Shasa di tempat kerja nya
" Datang bulan" jawab Raihan melenggang berjalan ke kamar nya untuk menyusul Shasa
"Mi,,aku lihat mereka cocok ya mi,kok bisa ya pernikahan yang di jodohkan seperti mereka malah terlihat romantis dari pada aku yang menikah karena cinta" ujar Zizi pada Melinda
" Terkadang perjodohan tidak selalu berakhir buruk kak, tergantung mereka menyikapi nya,mami lihat Raihan juga menghilangkan kebiasaan nya bergonta-ganti pasangan setelah menikah dengan Shasa mungkin karena Shasa cantik,pintar dan bisa membawa diri membuat mereka berdua klop saling melengkapi" jelas Melinda pada anak pertama nya ini
__ADS_1
Zizi merasa sejak menikah Alex terkesan dingin pada nya, Alex akan bersikap baik jika sedang ada mau nya saja selebihnya Alex lebih sering menghabiskan waktu di luar padahal dulu saat mereka masih belum menikah Alex selalu manis padanya,apa karena masalah anak yang tak kunjung hadir di tengah-tengah mereka tapi Zizi merasa dia sudah berobat kemana-mana dan memang tuhan yang belum mau memberikan kepercayaan pada nya untuk jadi seorang ibu.Usaha apapun sudah Zizi lalui hanya bayi tabung saja yang tidak karena Alex sendiri yang menolak.