Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Janda


__ADS_3

" Dia siapa?" tanya Shasa saat mereka sudah di dalam kamar hotel nya, Shasa merasa harus mengintrogasi suaminya ini saat ini


" Siapa yang?" tanya Raihan pura-pura tidak mengerti dengan ucapan Shasa


" Perempuan yang di bawa Arif tadi, jangan bilang hidung ku ini tidak bisa melacak dengan baik beb,aku tau dari tatapan mata mu itu"


"Tunangan Arif?"


" Ya,,aku yakin kau mengenali nya" tuding Shasa berkacak pinggang


" Hanya kenalan biasa yang, tidak lebih lagi pula aku bukan tipe lelaki playboy, bernafas saja aku sulit saat berpisah dari mu"


" Gombal!!" cebik Shasa


" Aku tidak masalah beb yang jelas aku ingin kau jujur jangan buat liburan ini malah jadi pertikaian berdarah" tegas Shasa membuat Raihan menelan saliva nya


" Dia mantan pacar-ku yang,tapi kami tidak ada hubungan lagi setelah kita menikah" jawab Raihan takut-takut


"Berarti ada perempuan lain yang masih berhubungan dengan mu sampai saat ini"pancing Shasa


" Tidak" jawab Raihan menggeleng cepat


"Suer yang, meskipun ada beberapa perempuan yang masih menghubungi ku tidak pernah aku ladeni lagi sejak kita menikah" aku Raihan jujur membuat Shasa mengulum senyum nya simpul, dia bahagia Raihan bertambah bucin pada dirinya,Shasa mengetahui semua itu karena dia pernah tak sengaja meminjam ponsel Raihan dan melihat banyak pesan yang tidak dibuka oleh suami nya ini

__ADS_1


Raihan memeluk tubuh Shasa erat, perasaan cinta dan sayang nya semakin memuncak pada perempuan cantik ini


" Beb, pengen!!" rengek Shasa membuat Raihan membelalakkan matanya tak percaya


" Tapi ini masih siang yang" ucap Raihan


" Tapi aku pengen sekarang beb"


Raihan bersiap untuk membuka pakaian nya


"Kamu mau apa?" tanya Shasa heran


" Bukan nya kamu pengen?" tanya balik Raihan


Perempuan ini benar-benar membuat Raihan menggila, setiap berdekatan dengan Shasa membuat Raihan selalu memikirkan hal ranjang


***


" Malam ini aku ingin mengajak mu berkeliling hotel, apa kau bisa?" tanya Aditya pada Zizi sesaat mereka akan berpisah


" Seperti nya tidak bisa Malam ini karena ada acara keluarga" jawab Zizi


"Bagaimana kalau pagi besok sambil menghirup udara segar,tapi kita berdua saja" ucap Aditya lagi

__ADS_1


" Boleh" angguk Zizi malu-malu


Sungguh Zizi mengagumi Aditya, lelaki yang baru di kenalnya ini benar-benar dewasa menurut Zizi membuat jantung nya tak berhenti berdetak kencang saat berdekatan dengan Aditya


Aditya melangkahkan kakinya meninggalkan kamar Zizi untuk kembali ke ruangan nya


" Cie....cie....ada yang lagi jatuh cinta nih" goda Abel saat Zizi masuk kedalam kamar, memang Abel tidur satu kamar dengan Zizi sedang kan Abi dengan Rendra


" Apaan sih,ngaco deh" elak Zizi tersenyum manis,dia memegang dada nya, bayangan Aditya tak pernah hilang dari benak nya,Zizi seperti seorang anak ABG yang sedang jatuh cinta


" Kak Adit tampan ya kak,baik juga" goda Abel lagi tanpa sadar Zizi menganggukkan kepalanya setuju dengan ucapan Abel


" Kalau kak Adit melamar kakak,kakak terima?" tanya Abel memancing Zizi


" Nggak mungkin lah bel,kakak ini seorang Janda,mana mungkin Aditya mau secara dia tampan,tajir dan bujangan jauh dari khayalan bel seperti langit dan bumi" jawab Zizi


" Nggak akan ada yang tau kalau kakak janda kak,lagi pula kalau ada yang tau nggak ada salah nya kan! orang kakak janda berkelas" ucap Abel tertawa kecil


" Nama Janda tetap saja sering di pandang sebelah mata sama orang Bel, gunjingan di mana-mana, setiap yang di kerjakan selalu salah,tak ada satu pun wanita bercita-cita menjadi Janda tapi mau bagaimana lagi bel" ujar Zizi menghela nafas panjang


" Cuekin aja lah kak mereka juga nggak akan tau kok"


" Jangan salah bel CCTV tetangga itu lebih canggih dari buatan China sama Jepang tanpa kabel tapi mereka bisa menyambung cerita yang belum tentu benar"

__ADS_1


" Iya ya kak, terkadang malah mereka lebih jelas gambaran nya tanpa memikirkan keakuratan data nya" sahut Abel terkekeh geli


__ADS_2