Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Kesal


__ADS_3

" Bun....." pekik Shasa saat sampai di rumah nya, Dia langsung memeluk tubuh wanita yang sudah melahirkan nya itu dengan erat,rasa takut,rasa malu bercampur aduk saat ini


" Kenapa sayang?" tanya Vira pura-pura tidak mengetahui permasalahan yang sedang di hadapi anak perawan nya ini padahal Melinda sendiri sudah menceritakan pada Vira kalau semua adalah jebakan nya


" Bun,,,,Bun......Tante Melinda meminta ku untuk meni-kah dengan anak -nya" ucap Shasa terbata


" Kenapa?" tanya Vira terkejut, Ingin sekali Vira tertawa geli melihat ketakutan anak nya ini tapi dia berusaha untuk menahan nya dan memasang wajah serius


"A-ku....Anak nya tante Melinda Raihan.... begini Bun,bunda harus percaya aku ya" ucap Shasa berbelit dia tidak tahu harus dari mana memulai cerita nya ini


" Iya bunda percaya tapi bunda juga harus tau jalan cerita nya seperti apa"


" Tante Melinda melihat Anak nya mencium ku bun" jawab Shasa


" Tapi bunda jangan salah paham dulu, Ini semua tidak di sengaja bun,aku dan Raihan" Shasa tampak menarik nafas panjang


"Begini malam itu aku haus dan Raihan pulang kemalaman, Karena keadaan nya malam hari dan cukup gelap kami bertabrakan aku kaget dan berteriak bun tapi Si brengsek itu malah mencium ku" cerita Shasa kesal mengingat peristiwa memalukan itu


" Sha,,mana ada lelaki dan perempuan berciuman tanpa ada nya rasa"

__ADS_1


" Bun,,bener deh aku nggak ada rasa sama Raihan bun, Aku nggak kenal dia" kekeh Shasa


" Tapi kamu menikmati ciuman itu kan" goda Vira


" Nggak bun" elak Shasa cepat, dia sendiri merutuki dirinya yang terdiam saat Raihan mencium nya,hingga Tante Melinda dan om Byan melihat mereka


" Sya,,kamu sudah dewasa, kamu sudah pantas untuk menikah, Mungkin memang Raihan Jodoh mu Sya, apalagi bibirmu sudah tidak perawan lagi" ucap Vira menatap Shasa tajam


" Bun,ini ciuman tidak di sengaja...!!! lagi pula yang tidak perawan hanya bibir bun bukan yang lain" tegas Shasa


" Sya,, bagaimana pun kalian harus menikah,Tidak ada yang bisa menjamin kan kalian tidak berbuat macam-macam kemarin..!!"


" Itu sama saja bunda tidak percaya pada ku bun, Kenapa kalian semua mengira kamu macam-macam padahal kami sendiri tidak saling mengenal" ujar Shasa kesal di hentak kan nya kaki lalu berjalan cepat ke arah kamarnya


" Pengalihan perusahaan akan di lakukan setelah kamu menikah dengan Shasa" ucap Byan tegas


" Pi, Mana bisa begitu" protes Raihan


" Sesuai permintaan mami, jika kamu dan Shasa tidak menikah perusahaan akan jadi milik kakak mu Zizi" lanjut Byan

__ADS_1


" Kak Zizi sudah punya kafe Pi, Tidak akan mungkin dia bisa mengurus perusahaan,lagi pula dia perempuan"


" Ada suaminya" bantah Melinda


" Mi,,apa mami tega memberikan kepercayaan perusahaan pada suami kak Zizi dari pada aku?" tanya Raihan


" Kenapa tidak, toh suami Zizi bekerja juga untuk Zizi dan anak-anak mereka nanti" jawab Melinda santai


" Ck... nyatanya sampai sekarang kak Zizi tidak memiliki anak bukan" jawab Raihan


" Bukan tidak di berikan anak tapi belum di berikan,Zizi juga anak kami jadi tidak ada salah nya dia yang menguasai semua harta dari pada kamu lelaki pengecut yang hanya mau enak nya saja" ucap Melinda membuat Raihan bertambah panas


" Oke.....aku akan nikahi Shasa sesuai permintaan mami dan papi, Akan aku buktikan kalau aku bukan pengecut seperti yang mami ucap kan,siap kan lamaran nya segera....!!!" jawab Raihan kesal,dia bangkit dan keluar dari ruangan papi nya


" Mi,, kamu kelewatan" ujar Byan menggeleng kan kepalanya bagaimana pun juga dia merasakan kekesalan Raihan itu tapi dia juga tak bisa menentang ibu negara ini, Melinda lah yang berkuasa


Seperti kata pepatah setinggi-tingginya jabatan mu di kantor lebih tinggi jabatan ibu negara di rumah......


" Pi,,apa kamu tidak mau menggendong cucu dari Raihan?" tanya Melinda

__ADS_1


" Usianya tidak muda lagi pi,kamu tau sendiri kan sepak terjang Raihan bagaimana,ini saat nya dia mengakhiri semua petualangan cinta nya dan memilih Shasa untuk menjadi ratu di istana mereka" ujar Melinda lagi


Sebenarnya semua yang di katakan Melinda benar,Raihan terlalu cuek untuk memutuskan menikah,dia terlalu terbuai dengan kenikmatan hidup lajang dengan uang banyak.


__ADS_2