Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Rindu


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu, Zizi saat ini tengah di sibuk kan dengan aktivitas nya mengurus kafe yang sudah dia tinggal kan beberapa hari karena Liburan mereka,Zizi masih tinggal di rumah Orang tua nya karena Melinda tak mengizinkan nya kembali kerumah


Ponsel Zizi berdering sedangkan dia sibuk memantau para karyawan nya,di liriknya sejenak lelaki itu benar-benar menepati janji nya untuk menghubungi Zizi tiap waktu sehingga membuat Zizi sendiri kewalahan


" Hallo" jawab Zizi lembut,ini sudah ke tiga kalinya Aditya menghubungi nya padahal masih pukul dua siang


" Sayang kenapa lama sekali mengangkat nya aku hampir saja ingin terbang ke sana" cerocos Aditya dari sebrang sana


" Jangan gombal,aku sedang mengawasi beberapa pekerja karena sudah lama di tinggal jadi hari ini sangat melelahkan" jawab Zizi tersenyum manis


" Sehari saja tak bertemu kamu membuat ku sudah rindu"


" Jangan Rindu,Rindu itu berat biar aku saja kamu tidak akan mampu" jawab Zizi bercanda


" Benar,,aku tidak mampu berjauhan dari mu"


Zizi meninggalkan beberapa karyawan yang sedang bekerja,dia masuk kedalam ruangan nya karena tak ingin karyawan mendengar obrolan nya

__ADS_1


" Sudah makan siang?" tanya Zizi


" Sudah tapi aku tak berselera karena tidak ada kamu" jawab Aditya


" Aku merasa jam dinding ini lama sekali berputar sayang ,aku sudah tidak sabar kita segera menikah" Lanjut lelaki tampan itu membuat wajah Zizi merona merah


" Bagaimana kabar mama di sana,Vania kapan pulang?" tanya Zizi mengalihkan pembicaraan nya dia sudah tak kuat jika Aditya selalu menggombali nya


" Sehat,Vania mungkin beberapa hari lagi karena masih ada pekerjaan di sini,kamu mau apa biar aku titipkan pada Vania"


" Tidak,aku tidak ingin apa-apa hanya ingin kamu" jawab Zizi menggigit bibir bawahnya menahan malu kalau ini panggilan Video call sudah pasti Aditya bisa melihat ekspresi malu Zizi untung saja ini panggilan telepon


" Jangan menguji ku sayang" jawab Aditya membuat Zizi terkekeh kecil


" Aku kerja dulu Sayang. Berlama-lama bicara dengan mu membuat ku semakin tidak bisa menahan rindu" ungkap Aditya membuat Zizi menutup ponselnya dan kembali lagi bekerja


***

__ADS_1


" Huek....huek....." Shasa memuntahkan isi perutnya,sudah dua hari sejak pulang dari Bali Shasa sakit tapi dia tidak mau ke dokter,Shasa merasa ini hanya masuk angin biasa karena mabuk perjalanan


" Sayang,ayo kita ke dokter" ajak Raihan dia sangat Khawatir dengan Shasa


" Besok juga hilang beb, jangan berlebihan begitu" jawab Shasa sambil berjalan keluar dari kamar mandi


" Kemarin kamu juga bilang begitu besok hilang tapi nyatanya sampai sekarang belum juga hilang kan! nanti malah bahaya yang"


Shasa segera meringkuk di atas ranjang empuk mereka dan menarik selimut,tanpa berniat bangkit tubuh nya terasa lemas


Raihan menarik selimut Shasa seperti nya perempuan nya ini sulit sekali di ajak untuk memeriksa diri membuat Raihan menggendong nya paksa


" Beb.....nanti jatuh" pekik Shasa tersentak kaget


"Ayo segera bersiap aku tunggu di bawah sudah dua hari ini aku tidak bisa berkonsentrasi dengan baik karena khawatir dengan kamu di rumah" oceh Raihan membuat Shasa memanyunkan bibirnya, Raihan memang selalu bawel dengan kesehatan Shasa


Mau tak mau Shasa segera bersiap karena Raihan terus mengoceh pada nya.

__ADS_1


"Maaf baru up karena sedang tidak enak badan"🙏🙏


__ADS_2