
" Kenapa bisa Melinda datang kemari sayang" tanya Dani saat menemani sang istri sedang menyusui baby Shasa
Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari tapi Dani bersedia bangun untuk sekedar menemani Vira menenangkan bayi mereka,Dani ingin menjadi suami siaga dia tak akan membiarkan istrinya kesulitan sendiri karena mereka sudah berkomitmen membuat berdua, merawat nya pun harus berdua
" Aku yang memberikan kabar pada mbak Melinda mas kebetulan Raihan dan Zizi libur sekolah sehingga mereka memutuskan untuk kemarin tidak ada salahnya kan menjalin silaturahmi yang sudah sempat terpecah,mama pun juga bahagia ada nya Mbak Melinda di sini" ucap Vira sambil menepuk pelan bokong anak nya agar tertidur kembali
" Tidak masalah aku hanya sedikit terkejut saja karena dulu hubungan kami tidak baik saat bercerai tapi kamu bisa menyatukan nya kembali kamu benar-benar wanita idaman sayang, istri Sholeha jarang-jarang ada perempuan berhati begitu tulus seperti kamu" puji Dani
" Mas, sesama muslim tidak boleh saling membenci dan tidak bertegur sapa, Marah boleh saja karena merupakan bentuk perasaan emosi yang wajar dialami setiap manusia dan dalam Islam pun seorang muslim tidak dilarang untuk memiliki perasaan itu tapi Islam mengatur bagaimana hendaknya seorang muslim itu marah Rasulullah bersabda
Janganlah kalian saling memutuskan hubungan, jangan saling membelakangi, jangan saling bermusuhan, jangan saling hasud. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim untuk tidak bertegur sapa dengan saudaranya di atas tiga hari”. (HR Muttafaq ‘alaihi).
__ADS_1
Rasulullah mengatakan tiga hari mas ini mas sudah beberapa tahun? aku rasa Mbak Melinda juga mengerti itu mas dia perempuan baik dan juga Sholeh terbukti dia mau mendatangi kediaman kita jadi kita harus terima dia dengan hati lapang dan senyum mengembang toh kejadian kalian sudah lama dan bahkan sudah memiliki masing-masing keluarga kita tidak pernah tau nasib mas mana tau suatu saat Raihan dan Shasa berjodoh tidak ada yang bisa menolak kan" jelas Vira panjang lebar
" Sayang kenapa harus berbesan dengan Melinda?" protes Dani
" Ini kan hanya seandainya, takdir tuhan tidak ada yang tahu,aku sendiri hanya seorang OB tidak pernah menyangka mendapatkan mu" jawab Vira tersenyum
" Tapi aku rasa untuk Shasa jangan yang,aku ingin jodoh di sini saja, Melinda jauh di Jakarta" tolak Dani
" Yang... "panggil Dani saat Vira sudah memejamkan mata nya
" Hmmmm"
__ADS_1
" Yang buka dulu mata nya" Pinta Dani
" Apa mas?" tanya Vira membuka kelopak mata nya pelan, dia sudah mengantuk sekali tapi Dani masih saja terus memanggil nya
" Kapan aku buka puasa?" tanya Dani
" Memang nya kapan kamu puasa?" tanya Balik Vira karena kesadaran nya mulai menghilang
" Lah kan sejak Shasa lahir aku puasa...!!" jawab Dani kesal
" Besok aja bahas nya mas,aku benar-benar mengantuk, mumpung Shasa bobok lanjut bobok dulu" ujar Vira yang sudah sepenuhnya menutup mata membuat Dani bertambah kesal,dia sudah tidak bisa tidur kembali karena mata nya memang tidak mengantuk tapi Dani membolak-balikan tubuh nya dan memaksa tidur akhirnya mata lelaki tampan itu pun ikut terpejam hingga sampai ke alam mimpi
__ADS_1