Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Merajuk


__ADS_3

Hari pun berlalu, dengan cepat,dua pekan sudah hari berganti.Gemericik air membangun kan Shasa dari tidur nyenyak nya


Raihan saat ini tengah bersiap untuk kekantor karena hari ini adalah hari di mana dia akan di lantik menjadi CEO di perusahaan papi nya


Shasa bangkit dan menyiapkan pakaian Raihan, kehamilan nya ini membuat Shasa mudah lelah mungkin karena efek belum terbiasa dengan kondisi nya saat ini beruntung Shasa hanya mengalami mual di pagi hari dan mulai bisa beraktivitas kembali saat matahari terbit


" Sayang sudah bangun!" sapa Raihan saat keluar dari kamar mandi dengan mengenakan lilitan handuk di pinggang dan sialnya membuat hasrat Shasa bangkit,Ntah kenapa setiap melihat tubuh Raihan membuat Shasa tak bisa menahan nya, pernah dua hari lalu saat Raihan sudah bersiap kekantor Shasa meminta berhubungan padahal Raihan ada meeting penting pagi itu tapi karena takut Shasa merajuk mau tak mau mereka bermain kilat tapi tidak untuk pagi ini Karena Raihan akan mempersiapkan diri pengangkatan CEO nya.


" Jangan bilang-"Raihan tak meneruskan ucapannya karena tiba-tiba bibir mereka sudah bertaut,Raihan segera membalas ciuman Shasa yang menurut Raihan tak ada dua nya


" Yang pagi ini aku harus bersiap memimpin rapat, kamu juga harus ke kantor untuk acara Syukuran calon baby kita" ingat Raihan membuat Shasa menghentikan gerakan tangan nya yang sudah mengusap dada Raihan,Shasa mengerucut bibir nya karena kecewa atas penolakan Raihan pagi ini

__ADS_1


" Kenapa sekarang kamu sering menolak ku beb,apa karena kamu sudah tak bernafsu lagi dengan ku! apa tubuh ku makin lebar ya?" tanya Shasa pelan


" Bukan sayang,bukan itu tapi aku benar-benar harus ke kantor pagi ini, bagaimana jika malam nanti kita terus kan" bujuk Raihan sambil memeluk tubuh Shasa erat ntah kenapa saat ini Shasa lebih sensitif jika berhubungan soal ranjang


" Sudah aku katakan kamu nafas ku jadi tidak mungkin ada kata bosan aku benar-benar harus pergi pagi ini sayang karena papi sudah menunggu ku kamu dengar sendiri kan kemarin kalau hari ini suami mu yang akan memimpin perusahaan,ini juga untuk kamu dan anak kita sayang" jelas Raihan lagi


Sejak hamil Shasa semakin manja untung nya Raihan bisa menerima semua sikap Shasa,Raihan tak sekali pun mengeluh dengan permintaan-permintaan aneh Shasa karena Mami nya berkata permintaan ibu hamil sering yang aneh-aneh dan mood nya sering berubah-ubah, beruntung nya Raihan karena Melinda juga membelikan apa yang jadi permintaan Shasa saat Raihan di kantor tapi jika Shasa Sendiri yang menginginkan Raihan mau tak mau lelaki itu pulang.


Akhirnya dengan berat hati Shasa melepaskan suaminya ini.


Hari ini Rendra sendiri sudah berpakaian rapi karena dia akan di angkat menjadi wakil CEO, Rendra memang pantas menaiki jabatan karena kinerjanya yang profesional dan mampu mengerjakan apapun permintaan Raihan

__ADS_1


Resmi sudah Raihan menjadi pemimpin di perusahaan Byan dan kini tanggung jawab nya semakin besar, selesai sudah petualangan nya bermain-main selama ini


Semua keluarga sudah berkumpul untuk memberikan ucapan selamat pada Raihan karena menjadi CEO sekaligus calon Daddy,Raihan menyalami satu persatu klien dan karyawan nya


Zizi pun memberikan pelukan hangat untuk adiknya ini


" Semoga kamu bertambah sukses Rai" ucap Zizi tulus meskipun mereka berbeda ibu tapi tak ada yang mengetahui nya bahkan Raihan sendiri tidak tau kalau dia dan Zizi berbeda ibu karena raut wajah Zizi hampir mirip dengan Melinda


" Terimakasih kak" jawab Raihan mengusap punggung kakak nya ini, perempuan hebat yang di kenal Raihan setelah mami nya


Zizi beralih ke Shasa yang berdiri di samping Raihan,dan memeluk ipar nya itu tapi tiba-tiba terdengar suara yang membuat Zizi terkejut,Zizi hafal betul itu suara milik siapa

__ADS_1


" Selamat Bro, semoga makin sukses dan jadi suami terbaik untuk Shasa"


" Aditya......" gumam Zizi tak percaya kalau itu kekasih nya.Apa dia sangat merindukan kekasihnya ini hingga pagi-pagi begini Zizi susah berhalusinasi dengan kehadiran Aditya,tapi tidak mungkin karena suara itu sangat jelas di telinga nya bahkan dia sangat hafal.


__ADS_2