Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
hamil


__ADS_3

"Selamat Bu, Usia kehamilan anda sudah lima Minggu.Tolong dijaga dengan baik ya! pola makan sehat dan istirahat cukup seperti nya anda sedikit kelelahan" ucap dokter Rita.


Shasa terdiam dia tak mampu menahan air matanya, Beberapa bulan menikah dia langsung di berikan kepercayaan,Indah sekali takdir Shasa


Sebelum kedokteran kandungan Shasa di bawa Raihan ke dokter umum melihat tanda dan gejala Shasa dia langsung di arahkan ke dokter kandungan untuk di periksa lebih lanjut ternyata benar Shasa sedang mengandung anak Raihan


Memang sudah satu bulan lebih Shasa telat datang bulan tapi Shasa sendiri tak menyadari nya karena sangking antusias nya ingin pergi liburan sehingga tidak menyadari jadwal bulanan nya.


" Sayang,,aku akan jadi papa" ucap Raihan menggenggam tangan Shasa,dia sangat bahagia beberapa bulan menikah akhir mereka di berikan kepercayaan


Raihan mengusap air mata Shasa,dia tau Shasa saat ini bahagia dengan kehadiran janin di rahimnya


" Untuk frekuensi hubungan nya di kurangi dulu ya sampai bunda nya kuat" ucap Sang dokter lagi membuat Raihan tertunduk, dia memang menyadari sejak mereka melakukan malam pertama hingga saat ini Raihan tak berhenti menjamah Shasa,dia terlalu candu akan tubuh perempuan nya ini


Setelah menebus resep yang di berikan dokter Raihan segera membawa Shasa pulang, Di sepanjang lorong rumah sakit, Shasa tidak berhenti tersenyum bahagia sambil menggenggam tangan Raihan dan mengusap perut nya yang masih rata


Raihan membuka kan pintu mobil untuk istri tercinta nya ini tapi tiba-tiba di kejutkan dengan suara panggilan dari seseorang

__ADS_1


" Rai......Raihan....."


Raihan menoleh karena merasa panggilan itu semakin dekat ke telinga nya


" Bunga!" gumam Raihan pelan


Raihan menggeleng kan kepala nya lagi-lagi harus berurusan dengan mantan kekasih nya ini, apalagi mantan kekasih yang masih kekeh mencari Raihan sampai saat ini.


" Siapa beb?" tanya Shasa menatap Raihan sedikit gugup


Shasa mencium gelagat aneh Raihan membuat nya curiga


" Rai.....kamu kemana saja, kenapa sulit sekali aku hubungi" ujar Bunga menarik tangan Raihan


" Bukan nya susah Rendra jelas kan kalau aku sudah menikah" tegas Raihan


" Aku tau Rai itu hanya pernikahan paksa dan kamu tidak menginginkan nya,aku tidak masalah untuk itu jadi istri kedua mu juga aku mau"

__ADS_1


" Gila kamu,mana mungkin bisa begitu!"


" Tapi aku mencintai mu,aku juga tau kamu mencintai ku kita saling cinta!.Tidak ada yang salah untuk itu" ucap Bunga ingin memeluk tubuh Raihan tapi segera di tepis oleh lelaki tampan ini dia tak ingin Shasa salah paham,Raihan sudah cinta mati pada Shasa dan tak bisa di ganti kan oleh posisi siapapun


" Bunga aku tegas kan pada kamu aku sudah menikah dan aku mencintai istri ku, untuk terpaksa atau tidak yang jelas saat ini aku mencintai nya,jangan lagi cari aku" ucap Raihan dan itu semua di dengar oleh Shasa membuat ibu hamil itu mengusap perut nya dan tersenyum kecil


Shasa tau siapa Raihan dulu, bagaimana playboy nya sang Suami nya ini tapi untuk saat ini Shasa percaya penuh pada Raihan.


Raihan segera masuk kedalam mobil dan meninggalkan Bunga yang berdiri mematung sendiri,Raihan lelaki yang dia cintai saat ini meninggal kan dirinya, padahal dulu Raihan lebih memilih nya dari pada Vania tapi kenapa kini dia kalah oleh perempuan yang jelas-jelas tidak jelas asalnya dari mana,Bunga tidak pernah mendengar nama Shasa karena setahu nya Raihan suka berpacaran dengan model sedangkan Shasa jauh dari kata model tinggi nya saja hanya sebahu Raihan dan tubuh nya tidak seksi seperti dirinya.


Shasa melirik kearah Raihan yang terlihat serius menyetir


" Ada yang mau di beli sayang?" tanya Raihan memecahkan keheningan


" Tidak,aku ingin pulang dan berbaring kepala ku semakin pusing" ucap Shasa membuat Raihan sedikit khawatir,dia takut Shasa salah sangka tapi bingung cara menjelaskan nya pada Shasa di mulai dari mana karena pernikahan mereka dulu memang terpaksa


Shasa memejamkan matanya berpura-pura tidur.

__ADS_1


__ADS_2