Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
bahagia


__ADS_3

" Sayang ini kado dari ku" Bisik Dani mesra memberikan satu buah kalung berlian dengan liontin inisial D dan langsung menyematkan nya ke leher putih Vira


" Mas,, aku tidak-" belum sempat Vira menyelesaikan ucapannya Dani meletakan jari telunjuk nya di bibir Vira memberi kan isyarat untuk diam


" Aku tidak ingin adanya penolakan"


" Tapi mas-"


" Sayang kewajiban seorang suami membahagiakan istri nya" jelas Dani


" Tapi tidak perlu dengan kemewahan mas, cukup kamu ada untuk ku setiap waktu sudah membuat ku bahagia" Aku Vira


" Anggap ini bonus karena kamu sudah menjadi istri Sholeha sayang,apa yang aku punya juga kepunyaan mu,apa yang aku raih juga berkat do'a mu jadi tidak ada salah nya aku berbagi kebahagiaan dengan mu membahagiakan istri membuat suami di murah kan rezeki nya" ujar Dani memeluk tubuh Vira dan mengecup pipi nya


" Jangan bilang kalung ini sebagai sogokan mas" tebak Vira menatap curiga suaminya

__ADS_1


" Bisa jadi...!!"


" Kebiasaan" pekik Vira saat Dani sudah menggendong tubuh nya keatas ranjang dan menggelitik nya kecil


Terlihat jelas keharmonisan rumah tangga mereka, meskipun baru seumur jagung mereka bisa mengimbangi satu sama lain dan selalu mencoba terbuka,Dari Vira lah Dani merasa kan jadi lelaki sempurna.


***


" Mi,,mana Topi ku,Dasi nya juga mi" pekik Raihan pagi ini


" Astaga Rai...kamu selalu saja begitu,semua nya sudah mami siap kan di atas ranjang mu tidak perlu cari kesana-kemari lagi" kesal Melinda, anak lelakinya ini benar-benar menguji kesabaran nya terkadang Melinda berpikir ngidam apa dia semasa hamil dulu apa mungkin dia terlalu membenci Dani Sehingga sifat Raihan hampir mirip dengan Dani dulu menjengkelkan


" Rai,,,coba lah mandiri kamu sudah semakin besar " nasehat Byan


" Pi,,aku akan mandiri dengan sendirinya papi tenang saja" jawab Raihan santai

__ADS_1


Raihan berjalan kearah meja makan dan meminum air putih sejak Raihan berusia 3 tahun dia tidak suka minum susu lagi


" Sarapan nya di makan Rai kalau tidak mama bekal kan" Ancam Melinda karena Raihan paling malu membawa bekal kesekolah


Bocah kecil nya ini banyak sekali pantangan dan sifat nya jauh berbeda dari Byan, Raihan lebih suka mengganggu wanita dan jiwa playboy nya lebih dominan membuat Melinda sedikit takut akan pergaulan anak nya


Dengan wajah tak bersahabat Raihan menghabiskan makanan nya


" Mi,,papi pulang sedikit larut untuk Zizi tolong di jemput mi" pesan Byan


Meskipun Zizi sudah dewasa Byan dan Melinda tidak akan membiarkan Zizi untuk pulang sendiri mereka sangat menjaga Zizi dari bahaya apapun, Melinda dan Byan bisa di bilang suami istri panutan mereka saling menjaga satu sama lain dan mereka saling bekerja sama untuk anak mereka dan satu lagi Byan sosok suami yang siaga,Byan tak akan membiarkan setetes air mata pun jatuh fi pipi Melinda hingga saat ini


" Iya pi, hati-hati di jalan" ujar Melinda mencium punggung tangan suaminya ini


Sejak kematian sang mertua tiga tahun lalu rumah besar itu menjadi sepi,Mama Byan meninggal karena sakit jantung dan kini mereka lah penghuni rumah ini untung kehadiran Raihan bisa mengobati rasa kesepian Melinda dan Byan tapi terkadang juga membuat kepala Melinda berdenyut hebat dengan permintaan konyol Raihan hingga ucapan-ucapan Raihan yang tidak masuk akal tapi Melinda tetap menjalani dengan suka cita

__ADS_1


Ini lah rumah tangga sesungguhnya, rumah tangga yang di impikan Melinda selama ini


__ADS_2