Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Jahil


__ADS_3

" Mas ayo pulang..." ajak Vira tiba-tiba saat masuk kedalam ruangan suaminya dia kecewa pada Riko yang salah mengartikan pertemanan mereka selama ini


" Kenapa sayang? ada yang menyakiti mu?" tanya Dani bingung tiba-tiba wajah Vira kesal


" Tidak aku hanya ingin pulang mas,tubuh ku terasa lengket" alasan Vira tapi Dani sedikit curiga


" Tapi aku masih harus memeriksa berkas ini sebentar sayang" tunjuk Dani pada tumpukan kertas di atas meja yang dan banyak yang lecek akibat remasan Vira tadi


" Aku pulang sendiri saja jika kamu masih sibuk di sini"


Dani berdiri dia tau saat ini pasti istri nya ini tidak baik-baik saja akhirnya dia yang mengalah dan menghampiri Vira


" Ayo kita pulang"ucap Dani meraih tangan istrinya ini dan berjalan keluar, Dani tidak pernah bisa menolak keinginan Vira,lebih baik kehilangan harta benda nya dari pada Vira istri cantik nya ini...


***


" Pi....lihat anak mu,ada saja yang membuat mami malu dan di panggil ke sekolah hampir setiap minggu pi, Kemarin Rebecca sekarang Caca" kesal Melinda mengeluh


" kenapa lagi jagoan papi" tanya Byan melihat anak lelakinya ini tertunduk karena di marahi oleh istrinya

__ADS_1


" Dia menjahili Caca sehingga anak perempuan itu menangis di kelasnya" keluh Melinda pada Byan


" Menjahili seperti apa?" tanya Byan


" Meletakkan ular mainan di tas Caca" jawab Melinda kesal


Raihan sama sekali tidak memiliki sifat tenang seperti Byan dia selalu jahil pada teman-teman perempuan nya


"Ntah bagaimana jika dia besar nanti pi,ini karena kamu terlalu memanjakan nya membuat Raihan semakin menjadi-jadi" oceh Melinda


" Siapa nanti yang mau dengan mu Rai jika sifat jahil mu ini tidak hilang-hilang" keluh Melinda


" Mi aku tampan seperti papi tidak akan ada perempuan yang akan menolak ku apalagi papi ku kaya" jawab Bocah lelaki itu membuat Melinda dan Byan tercengang dan menggeleng kan kepalanya


" Om Sam...!!" jawab Bocah itu santai membuat Melinda melotot tajam,Sam sudah mengajarkan hal buruk pada anak nya


" Mana ular mainan nya?" tanya Byan


" Di ambik guru pih" jawab nya

__ADS_1


" Lain kali jangan begitu lagi Rai, perempuan itu di lindungi bukan untuk di sakiti" ingat Byan


Raihan selalu mengangguk patuh jika di peringati Byan tapi jika sudah jauh dari Byan kenakalan nya akan terlihat, Melinda sendiri kewalahan mengurus satu anak nya ini terkadang dia berpikir dosa apa yang dia perbuat sehingga sifat Raihan begini jauh berbeda dengan Zizi yang terlihat anggun tanpa masalah


****


Vira mengaduk-aduk makanan nya, Selera makan nya hilang seketika pikirannya masih menerawang dengan ucapan Riko tadi ntah kenapa terlalu mengusik di pikirkan nya


" Kamu kenapa sayang?" tanya Dani lembut


Vira menghela nafas panjang dan menggeleng kan kepala nya


" Aku suami mu bukan nya aku pernah bilang jadi kan aku tempat kamu berkeluh kesah jadi kan aku tempat kamu menumpahkan kekesalan mu,aku akan mendengar kan semua nya" ucap Dani lembut


" Tidak adil rasa nya jika aku menumpahkan kekesalan ku pada mu mas sementara bukan kamu objek kekesalan ku"


" Sayang sejak aku menikah dengan mu aku berusaha memahami perempuan, Perempuan itu hanya butuh pendengar bukan pendapat jadi sebisa mungkin aku menjadi pendengar setia mu"


Vira menarik sudut bibirnya kecil dan memeluk suaminya ini baru obrolan kecil saja mampu membuat nya meleleh oleh lelaki ini

__ADS_1


" Hey.....hey....ini di meja makan bukan kamar kalian, makan dulu nanti baru sayang-sayangan nya di kamar" Goda Mama Dani yang baru ikut bergabung di meja makan


Vira tersenyum kaku dan tertunduk malu karena tertangkap basah oleh mertua nya sedang berpelukan di meja makan, baru ini saja membuat Vira malu apalagi jika tertangkap saat bersama Dani di kantor kemarin sudah pasti Vira tidak akan berani bertemu mertua nya saat ini


__ADS_2