
" Abel cantik ya bro" ujar Rendra
" Lumayan untuk mainan sebulan lo" jawab Raihan
" Kalau dia jadi pacar gue,gue bakal tobat seumur hidup deh bro"
" Nggak yakin gue" jawab Raihan cepat, karena dia dan Rendra satu server mana mungkin bisa bertahan hanya dengan satu wanita
" Suer deh" ucap Rendra mengangkat dua jari nya
" Kita mau kemana?" tanya Rendra yang duduk di sebelah kemudi
" Cari pemandangan indah lah"
" memang nya semalam kurang pemandangan lo?" tanya Rendra menaikan alisnya membuat Raihan gugup ingin menjawab apa, mana mungkin dia jujur pada Rendra kalau semalam mereka tidak melakukan apa-apa bahkan Shasa memberikan pembatas di ranjang bisa malu Raihan mau di taruh di mana harga dirinya sebagai penakluk wanita, meskipun tak saling cinta mereka sudah sah dan Raihan berhak atas semua yang ada di diri Shasa
" Kurang mantap, Shasa tidak ada pengalaman nya" jawab Raihan sok santai
" Hmmmm..... menurut lo siapa yang paling berkesan dari semua cewek yang elu pake?"pancing Rendra
" Gue bukan lelaki seperti yang ada dalam pikiran lo....gue cukup berharga untuk free ***"
" Terus lo ngapain aja sama semua cewek yang elu pacari?" tanya Rendra penasaran
" Kepo??? lo lama-lama mirip mami ya"
" Gue sohib lo bro, sharing dikit napa...!!!"
__ADS_1
" Gue nggak sejauh itu, Palingan cuma grep-grep doank,nggak sampai nyicip gue, hampir sama lah dengan lo" jawab Raihan membuat penasaran Rendra sedikit berkurang
" Tapi gue suka lo Rai sama Abel,tubuh nya sexy, tipe gue banget" aku Rendra
" Tapi lo punya Dahlia Ren" ingat Raihan
" Elu pernah dengar kata pepatah kan sebelum janur kuning melengkung masih milik bersama,jadi sah-sah saja kalau gue berpetualang mencari yang terbaik dari banyak nya perempuan baik"
" Tapi Abel belum tentu baik "
" Setidaknya Sexy lah, mendekati kriteria" jawab Rendra cepat
" itu sama aja lo pandang fisik bukan baik bego.....!!!" ujar Raihan membuat Rendra nyengir kuda
Kedua sahabat ini asik keliling mencari pemandangan yang dirasa mereka bisa mencuci mata
" Nggak pulang laki lo kak"? tanya Abi melihat Shasa duduk sendiri di ruang keluarga sambil beberapa kali mengganti Chanel televisi
" Nggak tau" jawab Shasa ketus
"Kok gitu kak,laki bini nggak boleh gitu lo kak"
" Tau apa lo soal laki bini nikah aja belom...!!!"
" Minimal tau lah" jawab Abi mengambil remote televisi dari tangan Shasa
" Bi....jangan" rengek Shasa karena dia sedang ingin menonton serial India kesukaan nya
__ADS_1
" Bosen gue nonton India mulu kak, Drakor kek sekali-kali biar gue bisa belajar jadi cowok romantis mana tau ada perempuan yang kecantol" ucap Abi asal
"Bi...gue masih mau nonton" pekik Shasa kesal menarik kembali remote dari tangan Abi,Bunda dan sang mertua nya sedang pergi belanja di temani oleh para lelaki mereka Shasa sengaja tidak mau pergi karena lelah setelah acara kemarin
" Bi...." panggil Arif yang baru datang membuat perdebatan dua kakak adik ini terhenti
Shasa duduk diam di sebelah Abi ,dia terlalu malas melihat Arif saat ini membuat Mood nya semakin memburuk
" Apa kabar Sha?" tanya Arif
" Baik" jawab Shasa jutek
" Hey..lo nggak boleh jutek lagi ke Arif orang lo udah punya suami juga" ingat Abi
Suami berbicara tentang suami dia mana keberadaan suami sial nya itu? Menikah dengan Raihan menjungkirbalikkan dunia Shasa,Raihan lelaki menyebalkan yang dia kenal setelah Arif
" Lo nggak bahagia Sha?" tanya Arif serius
"Maksud loe...!!!"
" Gue nanya lo nggak bahagia? kalau nggak pisah aja nikah sama Gue Sha, Gue masih nunggu lo" tegas Arif
" Lo gila ya, sehari gue baru nikah lo suruh pisah apa lo nggak bisa bedain orang bahagia atau nggak,,Tterimakasih buat tawar lo tapi gue ngagk tertarik sama sekali,gue cukup bahagia dengan pernikahan ini,apa perlu gue ceritain bagaimana rasa nya malam pertama, bagaimana hebatnya Suami gue di ranjang....!!!" ujar Shasa geram dengan pertanyaan Arif
Arif terdiam dengan penjelasan Shasa bahkan Raihan dan Rendra yang baru datang pun terhenti seketika mendengar ucapan Shasa
Shasa menatap kearah belakang karena Abi memberikan kode pada Shasa, Wajah Shasa memerah seketika melihat Raihan dan Rendra sudah berada di belakang nya,kapan dua orang cunguk ini muncul sudah seperti jailangkung datang tak di undang pergi tak di antar, Kemana dia harus menyembunyikan wajahnya, Malu .....sudah pasti Shasa malu pada Raihan karena malam pertama yang di bicarakan nya tidak ada semalam, bisa-bisa Raihan besar kepala karena dia mengatakan pernikahan ini bahagia....
__ADS_1