
Raihan tidak bisa berkonsentrasi dengan baik saat bekerja bayangan tubuh indah Shasa selalu menari-nari di pikiran nya
" Kenapa dia lebih indah dari sekian banyak perempuan yang aku kenal" rutuk Raihan
" Rai...." panggil Rendra tapi tidak di jawab oleh Raihan yang sedang asik melamun
" Kenapa nih anak senyam-senyum sendiri" ujar Rendra pelan melihat tingkah yang tak biasa Raihan
" Rai..." pekik Rendra membuat Raihan terlonjak kaget
" Lo bisa pelan-pelan nggak,kalau gue jantung gimana? bisa mati muda gue,ke enakan Shasa dapat warisan mendadak" ucap Raihan ketus
" Jadi janda kaya dong Shasa, pasti banyak yang ngejar-ngejar dia" sahut Rendra tertawa kecil
" Enak aja.....nggak ada yang bisa rebut dia dari gue" jawab Raihan cepat
" Cie....cie...ada yang udah mulai suka nih" ejek Rendra membuat Raihan melempar kan satu buah pena pada sahabat nya ini
" Lo mau apa kemari?" tanya Raihan mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
"Lo melamun? dari tadi juga gue panggil senyam-senyum sendiri,di luar ada Si b
Bunga udah dua hari gue nolak dia tapi untuk saat ini Gue nggak bisa bantu lo lagi Rai" belum juga selesai Rendra berbicara Bunga sudah masuk tanpa permisi kedalam ruangan nya
"Rai....." pekik Bunga mendekat dan mencium pipi Raihan,tangan nya bergelayut mesra di lengan Raihan
" Rai....Pecat saja sekretaris bego ini,masa calon nyonya nggak di bolehin masuk" adu Bunga manja membuat Rendra mencibir kan bibirnya muak dengan tingkah manja Bunga
" Coba saja kalau berani" tantang Rendra membuat Raihan melotot kan matanya
" Rai....aku tidak suka dengan dia" rengek Bunga
" Bisa diam nggak kalian kepala gue pusing" bentak Raihan membuat keduanya terdiam
" Kamu ngapain kemari?" tanya Raihan menatap Bunga
" Cari kamu lah, telpon aku nggak kamu angkat, di Wa nggak di bales. Kamu ke mana aja Rai,aku kangen" ucap nya membuat Rendra membuat ekspresi hendak muntah
" Sadar Rai ada yang nungguin di rumah" Sindir Rendra membuat Raihan terdiam
__ADS_1
" Bunga maaf hubungan kita nggak bisa di teruskan lagi, aku-ak-u"-
" Raihan udah nikah nga, nggak usah di cari lagi" potong Rendra cepat membuat Bunga terkejut
" Rai dia bohong kan....!! kamu udah janji buat nikahin aku Rai" ucap Bunga
" Aku nggak pernah janji nikahin kamu, Jangan ngarang kamu " jawab Raihan cepat membuat Bunga menitikkan air mata nya
" Siapa perempuan yang sudah merebut kamu Rai, siapa? pekik Bunga
" Ren bawa dia keluar, Kepala gue tambah mumet"
" Rai,, aku nggak mau kita putus, aku cinta sama kamu Rai" pekik Bunga
" Lo nggak cinta Raihan tapi lo cinta uang nya" jawab Rendra menarik Bunga keluar
"Lo apa an sih" kesal Bunga pada Rendra yang tidak mau melepaskan tangannya
Rendra menarik Bunga keluar membuat model cantik ini berontak, untung saja Papi Byan sedang ada meeting di luar sehingga dia tidak melihat kejadian siang ini
__ADS_1
Raihan menghela nafas panjang dari banyak nya perempuan yang dia pacari hanya bunga yang kekeh mengejar dirinya mungkin karena model cantik lah yang selama ini banyak mendapat kan uang dari Raihan,sejak kehadiran Shasa membuat Raihan lengah untuk menggoda perempuan di luar sana karena mengurus tingkah Shasa saja sudah menguras banyak waktu dan tenaga Raihan hingga dia lupa dengan dunia luar nya