
Pagi ini pasangan pengantin baru ini sudah bersiap, Sesudah sholat subuh tadi Dani meminta Vira untuk bersiap-siap karena dia akan membawa Vira jalan-jalan awalnya Vira menolak tapi suasana hati Dani sedang baik dia ingin membawa Vira keliling Jakarta
" Mama ikut mas?" tanya Vira
" Tidak,dia bilang menunggu di hotel saja,kasihan yang kalau dia hilir mudik nanti malah sakit pinggang" ujar Dani terkekeh kecil
" Kualat nanti lo mas ketawain orang tua"
" Itu kenyataan sayang mama sendiri yang bilang tadi tidak mau ikut takut sakit pinggang" jawab Dani cepat sambil menghentikan tawa nya
" Mau ke mana sih mas?"
" Ikut saja,hari ini aku mau membahagiakan mu"
" Mas tiap hari aku berada di sisi mu sudah membuat ku bahagia tak perlu hal lain lagi mas" ucap Vira tersenyum
Dani mendekat pada Vira dan memeluk nya dari belakang " Istri ku sudah pintar gombal ya, kenapa tiap dekat kamu bawaan ku pengen meluk ,cium mau nya sayang-sayangan mulu yang kamu seperti punya daya tarik memikat lelaki"
" Hey....bukan semua lelaki ya,hanya kamu" ucap Vira mempertegas ucapan Dani
__ADS_1
" Berarti hanya aku yang kamu beri pelet ya,pelet apa?" canda Dani
" Pelet perindu" jawab Vira menanggapi ucapan Suaminya ini
" Pantas saja aku tidak bisa menjauh dari mu yang" Ujar Dani sambil mengecup pipi Vira berkali-kali
" Mas....geli ah,ayo kata nya mau berangkat kalau begini aku yakin sebentar lagi pakaian ku ini akan terlepas"
" Hahahha.....rupanya kamu sudah tau banyak tentang ku" jawab Dani terkekeh
Mereka keluar dari kamar hotel hari ini Dani ingin mengenalkan kota Jakarta pada Vira, Vira pernah bercerita pada nya dulu menginginkan cita-cita kuliah di Jakarta tapi karena nenek nya yang tidak memiliki teman apalagi dia harus menjadi tulang punggung keluarga membuat Vira harus mengubur dalam-dalam keinginan nya itu
" Kamu jadi mau kuliah sayang?" tanya Dani
" Menikah bukan menghalangi berkarir sayang kalau kamu memang mau kita daftar" ucap Dani
" Mas,,itu keinginan ku dulu saat ini keinginan terbesar ku adalah menjadi istri yang baik dan selalu ada di sisi kamu, ibu rumah tangga itu pilihan mas bukan tuntutan,aku memilih menjadi ibu rumah tangga karena kamu sendiri sudah memenuhi kebutuhan ku,Jadi tidak ada lagi alasan untuk ku mengeluh" jawab Vira tersenyum
Dani meraih tangan Vira dan mencium nya bahagia sekali memiliki istri seperti Vira meskipun muda tapi dia sangat pengertian
__ADS_1
Beberapa tempat sudah mereka jelajahi membuat Vira kelelahan, setelah makan siang Dani mengajak Vira berkeliling monas, mungkin sebagian orang bilang dirinya udik karena tidak ada Istri pengusaha yang berkeliling di sana tapi Vira tidak dia bahagia sekali menikmati waktu berdua bersama Dani kemanapun Suaminya membawa Vira dengan senang hati ikut, beberapa belanjaan di beli oleh Vira untuk oleh-oleh ntah untuk siapa karena mereka berdua tidak memiliki keluarga selain mama Dani mungkin Vira akan memberikan nya pada Utari atau Tami dan Dini
" Kamu lelah sayang?" tanya Dani
" Lumayan mas, seperti nya nanti malam kamu tidak bisa menjahili ku" ujar Vira
Dani menghela nafas panjang dengan ucapan istri nya ini
" ayo pulang biar aku yang menjadi tukang pijit mu" ajak Dani menarik tangan Vira
" Sayang aku benar-benar lelah" keluh Vira membuat Dani menghentikan langkahnya
" ulangi lagi yang" pinta Dani
" Apa?" tanya Vira
" Yang tadi...!!"
" Aku lelah"
__ADS_1
" jangan membuat ku mencari toilet umum yang" kesal Dani
" Hahaha.......ayo kita pulang sayang" ajak Vira memeluk tubuh suaminya ini membuat Dani tersenyum kecil tidak pernah Vira memanggil nya sayang tapi hari ini perempuan itu memanggil nya sayang membuat Dani merasa Vira adalah hadiah terindah yang di berikan tuhan setelah dia tobat...