
Dani dan Vira sudah bersiap untuk pulang kerumah karena kedatangan istri nya ini Dani tidak kembali lagi ke kantor
"Kenapa bisa bersama?" tanya Mama Dani heran karena Vira tidak ada di rumah sewaktu dia pulang
"Vira menyusul ku ke kantor ma" jawab Dani
" Vir, Tadi siapa perempuan yang kemarin?" tanya mama Dani membuat langkah kaki Vira dan Dani berhenti tadi nya Vira tidak ingin cerita kalau Clara mendatangi nya tapi karena dia lupa meminta bibi diam akhirnya dia harus bercerita
" Siapa sayang?" tanya Dani menatap Vira curiga
Vira menghela nafas panjang
" Clara mas" jawab nya pelan
" Dari mana dia tau alamat rumah ini?" tanya Dani dan di jawab gelengan oleh Vira
" Mama curiga pada teman mu Zyan mama rasa dia yang memberitahu pada Clara alamat kita dan sengaja mendatangi Vira di saat dia sendiri"
" Apa yang dia lakukan pada mu sayang?" tanya Dani sambil membolak-balikan tubuh Vira
" Tidak ada apa-apa mas hanya ucapan yang tidak penting" jawab Vira tersenyum
" Yakin..???"
" Hmmm bukti nya aku sehat tanpa goresan sedikitpun dan malahan bisa-" Vira tidak melanjutkan ucapannya karena ada mertua nya
" Bisa apa?" tanya Mama Dani
" Tidak apa-apa ma,hanya Vira bisa sendiri datang ke kantor ku" jawab Dani cepat
Hampir saja Vira keceplosan yang akan membuat dia malu sendiri
" Sayang jika dia menyakitimu lapor pada mama segera,mama tau siapa Clara dia perempuan gila dan licik apapun akan dia lakukan untuk mencapai tujuan nya"
__ADS_1
" Ya ma, sampai saat ini aku masih bisa mengatasi nya sendiri mama tenang saja aku tidak akan mudah terpengaruh oleh perempuan itu" jawab Vira tersenyum manis dan pamit masuk kedalam kamar nya
" Jangan bilang kamu datang ke kantor karena Clara sayang" ujar Dani saat mereka di kamar
" Mungkin itu salah satu alasannya juga mas" jawab Vira meletakkan tas dan mengganti pakaian nya
" Apa saja yang dia katakan pada mu hingga kamu akhirnya memutuskan untuk datang menghampiri ku" tanya Dani serius
Vira mengalihkan pandangannya pada suaminya yang sedang berbaring di ranjang
" Dia bilang aku tidak bisa memuaskan mu" jawab Vira sambil berjalan kearah Dani
" Seperti nya dia salah besar sampai saat ini kau sangat memuaskan ku" ujar Dani sambil meremas kecil bokong Vira yang sudah berbaring dia samping nya
" Aww.......mas sakit" rengek Vira manja membuat Dani menjadi gemas dan menggigit kecil telinga istrinya ini
" Jangan bilang kamu mau lagi mas" tebak Vira membuat Dani terkekeh kecil
"Sini aku temani tidur" Ucap Dani menarik pelan Vira kedalam pelukannya
" Hanya tidur mas, tidak lebih..!!" tekan Vira
Dani mengusap lembut kepala Vira dan sesekali menciumnya
Tak butuh waktu lama perempuan cantik ini tertidur lelap di pelukan suaminya melihat wajah polos Vira membuat Dani semakin mencintai istrinya ini tidak ada kata bosan untuk nya bersama perempuan ini bahkan satu jam saja tidak bertemu sudah membuat nya menggila,Vira berbeda dari istri-istri nya yang lain jika bersama Melinda dia mencintai tapi dia juga memiliki sikap bosan lalu Clara dan Bella dulu Dani hanya ingin anak tapi bersama Vira ada atau tidak nya yang jelas dia hanya ingin terus bersama hingga tua nanti
****
Pagi ini Vira sudah bersiap rapi dia akan ikut suaminya ke kantor untuk mengucapkan salam perpisahan dia sudah yakin kalau di kantor semua orang sudah mengetahui status nya untuk bekerja pun tidak akan mungkin rasanya siapa yang berani menyuruh istri dari pemilik perusahaan jadi hanya sia-sia dia bekerja untuk uang pun dia tidak akan kekurangan apapun sudah tersedia bahkan yang tidak di minta Vira pun sudah ada jadi tidak ada alasan lagi untuk nya bertahan di kantor
Dani tersenyum manis menatap istrinya yang sudah bersiap sangat cantik menurut nya padahal Vira hanya mengolesi sedikit lipstik pink di bibir mungil nya dan memakai foundation tipis tapi Aura kecantikan nya sudah terpancar
"Mau kemana kalian pagi sekali?" tanya Mama Dani yang melihat pasangan suami istri ini terlihat serasi,Vira yang memakai dress Dongker dan high heels hitam serta tas kulit berwarna dongker juga sedangkan Dani memakai kemeja putih dan jas dongker membuat pasangan ini terlihat sangat serasi
__ADS_1
" Ke kantor mas Dani ma,Vira ingin resain" jawab Vira sambil mengoleskan selai coklat keatas roti tawar untuk sarapan suami nya ini
" Mama tidak ke butik?" tanya Vira
" Agak siangan karena pagi ini mama ada Arisan dulu"
Setelah sarapan mereka segera berangkat bersama, Detak jantung Vira berdetak lebih cepat karena dia takut bercampur grogi takut dia malah di bully dan grogi menghadapi rekan kerja suami nya Vira tak ingin membuat Dani malu menikah dengan nya
" Mas..." panggil Vira saat mereka sudah memasuki pintu kantor
Dani tau ketakutan Vira,dia mendekat dan menggenggam tangan istrinya ini memberikan kekuatan kalau dia selalu di samping nya dan tidak akan ada yang berani menyakiti nya sungguh terlihat sangat manis tapi menyakitkan bagi yang tidak menyukai Vira
Banyak pasang mata yang melihat Vira bergandengan tangan dengan Dani ada yang memuji dan ada juga yang mencela tapi tidak ada yang berani di hadapan Vira
Dani segera membawa Vira kedalam ruangan nya terlebih dahulu sebelum mengumumkan kalau Vira adalah istri nya
" Pagi pak....bu-k" sapa Utari kaku dia tidak terbiasa memanggil Vira ibu
" Vira aja mbak tidak masalah" ucap Vira tersenyum kecil
" Tapi Vir eh bu-k"
" Tidak ada peraturan nya istri atasan di panggil nama meskipun muda sekalipun" tegas Dani menatap Utari tajam membuat Utari tertunduk takut
Dani masuk kedalam ruangan dan di ikuti Vira
" Mas ... jangan terlalu galak begitu aku tidak suka" ujar Vira
" Sayang bagaimana pun aku tidak ingin karyawan tidak sopan pada mu"
" Mereka sopan mas bahkan sewaktu aku masih menjadi OB juga mereka sopan" kekeh Vira
" Pokoknya aku tidak suka ada yang memanggil mu nama,tidak sopan sekali kamu saat ini istri ku bukan teman ngobrol mereka" tegas Dani tak ingin di bantah, Vira terdiam dia tak ingin melawan Dani saat ini hanya akan menimbulkan perdebatan saja lebih baik dia mengalah
__ADS_1