
Shasa mondar-mandir di dalam kamar sambil menggigit kecil kukunya dia gugup bagaimana mungkin bisa menikah dengan lelaki yang sama sekali dia tidak kenal apalagi dengan cara yang sangat memalukan bagi nya
Shasa melirik kearah Veni yang tertidur nyenyak ,untung saja Veni tidak terbangun tadi kalau Veni melihat bisa malu Shasa, Veni pasti akan bercerita satu kantor dengan apa yang terjadi pada nya malam ini
" Goblok.....bodoh kamu Shasa"
Shasa merutuki dirinya sendiri kenapa dia bisa haus dan keluar di saat lelaki sialan itu ada, ternyata dia anak tante Melinda, Dulu memang Shasa dan Raihan pernah berkenalan tapi itu sudah lama saat oma nya meninggal,Raihan memang sudah memang menyebalkan dari dulu tapi jujur Shasa akui Raihan lebih tampan dari saat pertama mereka bertemu
****
" Mi,apa tidak terlalu kelewatan kita meminta Raihan dan Shasa langsung menikah tanpa perkenalkan?" tanya Byan
" Ini kesempatan emas pi,kapan lagi bisa menjebak mereka begini,ini suatu mukjizat yang tak terduga bisa memergoki mereka begitu,kalau di minta secara baik-baik tidak mungkin mereka akan menikah" jelas Melinda
" Tapi papi takut mi pernikahan dengan cara pemaksaan akan berakhir sia-sia"
__ADS_1
" Tapi banyak juga yang berakhir cinta pi, tergantung mereka menyikapi nya,mami rasa Shasa cukup cantik dan pintar apalagi kita sudah mengenal keluarga nya tidak ada yang dirugikan pi, kalau terus membiarkan Raihan berkelana tidak akan ada habis nya,Raihan asik dengan perempuan-perempuan nya di luar sana"
" Menurut papi kasihan Shasa mi"
" Pi,kita beri ancaman pada Raihan,jika dia berani menyakiti Shasa semua harta jatuh ke tangan Shasa dan anak mereka nanti,mami tau Raihan pi,gaya hidup nya tidak akan mungkin bisa jauh dari uang,dia bisa apa kalau tidak di berikan uang dan kekuasaan pi,ini juga karena papi yang selalu memanjakan nya dulu" kesal Melinda
"Selama Raihan belum bisa berubah jangan biarkan mereka pindah dari rumah ini mi,terus beri pengawasan pada Raihan agar dia tidak melangkah lebih jauh lagi" ujar Byan dan di angguki Melinda
Selama ini Melinda selalu memberikan mata-mata untuk Raihan agar dia mengetahui apa saja yang di lakukan anak lelakinya itu,Raihan memang banyak bermain wanita tapi tidak sampai *** bebas Raihan hanya banyak mengobrol cinta pada wanita, karena ada kepuasan tersendiri bagi nya dengan bergonta-ganti pasangan
Pagi ini Shasa terbangun dengan kepala yang sedikit pusing karena kurang tidur dari semalam, bagaimana dia harus menghadapi pagi ini, menatap Tante Melinda dan Om Byan,jawaban apa yang akan dia berikan
Shasa segera mandi dan bersiap keluar, Veni pun demikian segera bersiap, keberangkatan mereka pukul 11 pagi
Hening tak ada pembicaraan di meja makan, Melinda dan Byan menikmati makan mereka sedangkan Raihan hanya mengaduk-aduk makanan nya seperti orang tidak ada nafsu
__ADS_1
Veni menatap Raihan heran,kenapa lelaki yang berdebat dengan atasan nya kemarin ada di sini? apa dia anak dari pemilik rumah ini, mungkin karena kemarin lelah berbelanja membuat mereka tidak memperhatikan foto yang terpajang di rumah besar ini, Tapi jika di amati lebih dekat Raihan lelaki yang cukup tampan, sayang nya dia sombong pikir Veni
Shasa makan seperti orang yang tidak terjadi apa-apa dia berusaha mengatur detak jantung nya agar lebih tenang karena tidak ingin Veni tau apa yang terjadi antara dia dan Raihan
" Mi,papi berangkat ke kantor dulu" Ucap Byan pamit mencium kening Melinda sejenak dan Melinda segera mencium punggung tangan Suaminya itu meskipun mereka sudah tua tapi tidak mengurangi keromantisan mereka pasangan ini patut di jadikan panutan
" Sha,,kamu berangkat jam berapa?" tanya Byan mengalihkan pandangannya pada Shasa
" pukul 11 om, Pukul 10 mungkin kami sudah pergi" jawab Shasa
" baiklah kalau begitu nanti om minta sopir untuk mengantarkan kalian, katakan pada orang tua mu seminggu lagi kami akan ke sana untuk melamar atau langsung ke pernikahan saja" ucap Byan tegas membuat Shasa terdiam begitu juga Raihan syock karena apa yang di katakan papi nya tidak pernah main-main, Apa ini akhir petualangan nya, wanita judes di hadapan nya ini yang akan menjadi istri nya
OMG....!!! apa salah ku menikah dengan lelaki songong ini batin Shasa
Veni tak kalah terkejutnya siapa yang akan menikah seminggu lagi dia tidak mengerti dengan arah pembicaraan Om yang ada di hadapan nya ini
__ADS_1
Shasa tak bisa memutuskan apapun karena jujur dia juga syock saat ini, penjelasan seperti apa yang harus dia berikan pada Ayah dan Bunda nya nanti
Melinda menarik sudut bibirnya kecil tak ada yang bisa mengelak dari perjodohan ini meskipun Raihan dengan ancaman dan Shasa dengan tekanan yang jelas mereka menikah dulu..