
Zizi menatap dirinya di pantulan kaca besar di hadapan nya, Kebaya putih melambangkan kesucian dengan hiasan Natural membuat Zizi semakin cantik.
Perempuan yang belum pernah memiliki anak ini memiliki tubuh yang profesional, dulunya dia ingin menjadi model tapi karena larangan sang mami membuat Zizi menggeluti usaha kafe nya.
" Cantik.... sangat cantik" puji Melinda melihat anak perempuan nya terlihat cantik membuat Zizi tersenyum malu, perasaan takut dan cemas campur aduk dalam diri Zizi, terlihat perempuan cantik itu beberapa kali menghela nafas panjang dan meremas tangan nya sendiri.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak saya Zivana Putri dengan Mas kawin Berlian 3 krat dibayar tunai" ucap Byan menjabat tangan Aditya
"Saya terima Nikah dan Kawinnya Zivana Putri binti Byan Saputra dengan mas kawin tersebut tunai" jawab Aditya
"Bagaimana para saksi ,sah.. sah" tanya penghulu kepada para saksi, para saksi pun melirik satu sama lain lalu berucap bersamaan "sah..." mereka pun mengucap "Hamdallah" dan tepuk tangan pun menggema di ruangan ini
" Rileks" bisik Shasa saat mengiringi sang pengantin perempuan keluar,bumil cantik ini berjalan pelan,dia bahagia ipar nya ini bisa menikah dengan kakak sepupu nya, Aditya lelaki baik dan bertanggung jawab tidak seperti mantan kekasih nya dulu.
Mempelai berdiri di atas pelaminan menyambut para tamu yang ingin memberikan ucapan kepada pengantin
"Wah... cantik banget kamu Zi" puji Aira sahabat baik mami nya ini
__ADS_1
"Makasih tan, Tante juga makin cantik" jawab Zizi dengan penuh rasa bahagia
Ucapan selamat berdatangan dari keluarga besar Byan dan Bisma, semua rekan bisnis Aditya pun di undang
Zizi terlihat sedikit gelisah karena tubuh nya sedikit lelah menyalami tamu, meskipun ini pernikahan kedua untuk Zizi tapi dia merasa kan hal berbeda, terlihat jelas pancaran bahagia dari wajah Aditya sang suami.
" Kamu lelah sayang?" bisik Aditya dan di anggukki Zizi pelan
" Sabar sebentar lagi selesai" ujar nya menggenggam tangan Zizi erat
****
Perlahan-lahan Zizi keluar dengan memakai jubah mandi, Aditya yang terlihat tenang berbaring di ranjang sambil memainkan ponselnya dan sesekali tersenyum kecil,ntah apa yang tengah dia lakukan.
" Sudah selesai sayang?" tanya Aditya mengalihkan pandangannya
" Hmm.....mandi gih" jawab Zizi pelan,dia berusaha menetralkan detak jantung nya
__ADS_1
Aditya berdiri dan memeluk Zizi dari belakang,lalu mencium tengkuk perempuan cantik itu,Aroma sampo yang di pakai Zizi membuat hasrat Aditya bangkit
"Nanti juga berkeringat lagi,jadi sekali nanti saja mandi nya" ujar Aditya dengan suara serak menahan gairah membuat bulu kuduk Zizi merinding.
Dalam cermin Zizi melihat bayangan dirinya dan Aditya.Aditya dari belakang memeluk tubuh nya dan menghisap pelan leher Zizi membuat Zizi menggigit bibir bawahnya
"Ah!"
Aditya membalikkan tubuh Zizi dan langsung m*l*m*t bibir istrinya ini,tangan nya mulai aktif bergerak mencari tempat ternyaman membuat Zizi mati-matian menahan desahannya
Aditya membuka jubah yang di kenakan Zizi membuat matanya melotot melihat pemandangan indah di balik lingerie merah tersebut, terlihat jelas sorot mata penuh nafsu Aditya membuat Zizi malu.
Aditya segera menuntun Zizi ke arah ranjang dan mulai bergerak aktif memberikan rangsangan pada istrinya tak ada yang terlewat kan oleh Aditya memberikan jilatan di tubuh Zizi membuat tubuh nya menegang,Zizi meremas sprei saat Aditya bermain di gundukan kenyal nya
Aditya sudah tak tahan. Pria itu membuka celananya dan mengarahkan pada milik Zizi yang sudah sangat basah.
Zizi mendesah nikmat begitupun Aditya saat milik mereka sudah sama-sama mnyatu. Tubuh Aditya bahkan bergetar dngan sensasi nkmat.
__ADS_1
Ntah sampai jam berapa mereka berpetualang membuat Aditya terkulai lemas di samping Zizi,di kecup nya kening Zizi dan Aditya bangkit untuk membersihkan diri.