Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
perjodohan


__ADS_3

Tak terasa sudah satu bulan berlalu Shasa tengah sibuk-sibuk nya menyiapkan pekerjaan nya karena dua hari lagi mereka akan berangkat ke Bali sekeluarga, Dani dan Vira pun sudah mengabarkan kalau mereka akan datang besok ke Jakarta


" Sebenarnya malas gue ikut,Abel makin hari makin susah di deketin, buat mood gue hancur" keluh Rendra


" Cari yang lain aja bro,kalau memang Abel nggak bisa di deketin kan masih banyak cewek lain" jawab Raihan


" Gue udah cinta mati bro sama Abel"


Raihan tertawa geli melihat Rendra yang tak biasa nya mengatakan cinta karena setahu nya Rendra tak pernah percaya cinta selama ini


" Gue juga pengen kaya lo sama Shasa yang tiap hari bucin-bucinan mulu, pelukan, mesraan lah gue sama siapa kalau ngikutin kalian ke Bali" tunjuk Rendra pada dirinya sendiri


" Kak Zizi juga sendiri" ucap Raihan


" Ya nggak mungkin gue sama Kak Zizi secara dia udah kaya kakak gue sendiri apalagi kita sepupu nggak bisa lah" sanggah Rendra cepat


" Siapa juga yang mau lo sama kak Zizi gue ogah lo jadi kakak ipar gue,geli tau...!!! maksud gue kak Zizi juga sendiri nggak protes kaya lo, lagian kan Abel ikut lo bisa terus kejar dia di sana siapa tau Abel khilaf nerima lo"

__ADS_1


" Tau ah.....nggak semangat gue" ucap Rendra keluar dari ruangan Raihan


****


" Bunda kapan datang yang?" tanya Raihan memeluk tubuh Shasa dan mencium tengkuk nya mesra


" Mungkin siang besok beb,tadi bunda bilang mau berangkat tapi nunggu Abi,Arif sama Abel yang harus menyelesaikan tugas nya dulu"


" Arif juga ikut?" tanya Raihan melepaskan pelukan nya wajah nya nampak tidak suka


" Hmmmm,,,"


" Nggak bakal,dia sudah tunangan beb,lagian tunangan nya juga ikut kok ke Bali, nunggu lama apanya orang kamu tiap hari ngambil jatah, sama aja kan dengan bulan madu sekarang kita jalan Keluarga" ujar Shasa sambil mengeluarkan beberapa pakaian yang akan mereka bawa nanti


"Kok bisa bukan nya dia cinta mati sama kamu yang?" tanya Raihan sambil cengengesan


" Ya bisa lah,kata Abel saat mereka ke Jakarta Arif di bawa ke Surabaya untuk tunangan dengan anak temen bisnis papa nya,Cinta mati apanya orang aku nggak pernah ladenin dia kok "jawab Shasa sambil merapikan pakaian dia dan Raihan ke dalam koper

__ADS_1


" Di paksa gitu" ucap Raihan mulai serius


" kaya' nya iya deh,aku nggak tau pasti juga karena udah nggak kontakan lagi sama dia sejak kita nikah" sahut Shasa


" Sama aja bohong dong pasti tetap ngelihatin kamu, orang dia tunangan ke paksa gitu, bagus lah kalau kamu nggak berhubungan lagi sama dia kalau masih aku nggak akan tinggal diam"


" Apa bedanya sama kita dulu,juga nikah bohongan kan,tapi sekarang malah awet kamu nya nggak mau lepas dari aku" Sindir Shasa mengulum senyum nya


" Mana ada nikah bohongan yang,kalau tunangan bohongan banyak, Tunangan sama siapa nikah nya sama siapa" jawab Raihan


" Pikir positif saja beb,kalau aku nya nggak mau kan juga nggak akan bisa, orang dari dulu aku nggak suka sama Arif kalau suka udah nikah sama dia aku secara dia tiap hari nyamperin ke kantor Bunda sama ayah juga setuju" jelas Shasa


Raihan segera bangkit dari ranjang dan berjalan ke arah Shasa yang terlihat merapikan bawaan nya di dalam koper


" Aku yakin kamu sudah tau kalau kita bakal di jodohkan makanya kamu nolak Arif secara aku kan lebih tampan,kaya dan pasti lebih dewasa dari dia" ucap Raihan sombong


" Narsis...!!! masih ada yang kurang lebih besar nafsu nya tiap hari mau itu mulu" jawab Shasa mencibir membuat Raihan gemas dan mencium bibir istrinya ini

__ADS_1


" Kan baru aja di bilang udah nyosor ,sana gih ntar nggak kelar-kelar aku packing nya" usir Shasa yang melihat tangan Raihan sudah mulai menggerayangi paha nya membuat Raihan terkekeh kecil


Awal nya Arif memang merasa terpaksa tapi lama kelamaan dia menjadi terbiasa dan menerima perjodohan itu karena perempuan yang di jodohkan pada Arif lumayan cantik dan dewasa,Arif memang menyukai tipikal perempuan dewasa


__ADS_2