Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
perasaan


__ADS_3

Zizi berdiri di tepi pantai sore ini awalnya dia ingin mengajak Abel tapi sepertinya Abel lelah hingga dia masih tertidur usai mereka belanja tadi.


"Sunset yang indah" gumam Aditya yang baru datang membuat Zizi terkejut karena mereka tidak janjian sore ini


Aditya menghela nafas panjang,ntah kenapa lelaki tampan ini ingin sekali menjadi pelindung Zizi, Aditya tau semua cerita tentang Zizi dari Shasa membuat Aditya respect dengan perempuan kuat seperti Zizi


" Kenapa kemari?" tanya Zizi


" Menemani mu"


" Terimakasih sudah membuat kenangan indah selama aku di sini.Lusa kami akan pulang dan mungkin kita tidak akan bisa bertemu lagi" ucap Zizi


" Kenapa tidak bisa, Bali -Jakarta tidak jauh" ujar Aditya


Zizi tersenyum kecil menatap Aditya,dia menyadari kalau kedekatan ini hanya sementara saja, hatinya cukup bahagia selama di Bali bisa mengenal lelaki tampan ini bahkan banyak menghabiskan waktu bersama


" Aku tidak tau ntah kapan bisa kemari lagi"


" Kalau aku yang menyusul mu ke Jakarta?" tanya Aditya


" Boleh jika kau bersedia" tantang Zizi membuat Aditya bersemangat untuk mengungkapkan perasaan nya


" Zi, beberapa hari mengenal mu membuat pikiran ku tak berhenti mengingat mu, mungkin kamu mengira aku lelaki alay, tapi jujur itu lah ada nya aku nyaman di dekat mu,kamu perempuan hebat yang pernah aku temui Zi, tidak semua wanita mampu jadi dirimu" ucap Aditya mulai serius


" Nyaman saja tak bisa menjamin kebahagiaan Dit,kamu belum tau aku.Hidup ku dan dunia ku, selama di sini kamu tau aku yang manis kamu hanya tau baik ku saja tidak dengan keburukan ku" jawab Zizi yang mulai tak percaya diri


" Shasa sudah cerita semua tentang kamu,tak ada yang buruk dari dirimu" ujar Aditya

__ADS_1


" Shasa berlebihan, Aku Janda!"


" Aku tau" jawab Aditya cepat


" Aku mandul Dit"


" Tidak,itu ulah mantan suamimu yang licik"


" Shasa cerita Alex?" tanya Zizi


" Aku kenal Alex,dia mantan kekasih Shasa dulu"


" Aku lupa kalian sepupu" ujar Zizi pelan,dia melupakan kalau Shasa lebih kenal Alex karena mereka berpacaran lama bahkan hampir menikah wajar saja Aditya mengenali Alex


" Jangan salah sangka! Zi,,aku ingin menjadi orang yang bisa membuat mu tertawa dan tersenyum tiap hari" ungkap Aditya jujur menggenggam tangan Zizi erat. Meskipun mereka baru mengenal tapi Aditya yakin Zizi perempuan baik


" Dit,masa Iddah ku saja belum berakhir,apa kata orang nanti kalau aku menerima mu"


" Aku Janda dit,kau lelaki lajang, Mapan dan tampan jujur aku malu jika di sandingkan dengan mu.Kamu pantas mendapatkan yang terbaik, seseorang yang akan mendukungmu,bukan aku" ucap Zizi mengalihkan pandangannya, sebenarnya hatinya sakit berucap demikian tapi dia harus sadar diri dia hanya seorang janda


" Aku yang menjalani nya,aku yang memilih kamu jadi tak ada kata malu,Zi kita sudah sama-sama dewasa.Pertama kali aku melihatmu aku sudah dapat merasakan kalau engkaulah sebagian dari napas ku, Tuhan sudah menggerakkan hati kalian memilih tempat ini untuk berlibur,tuhan itu punya rencana hebat untuk mempertemukan kita. Jadilah kekasih hatiku Zi" Aditya menjatuhkan tubuhnya meminta Zizi menerima nya


" Apa alasan mu memilihku?" tanya Zizi


" Tak ada alasan yang pasti dan jelas kenapa aku tertarik pada mu, tapi yang pasti aku menginginkan kamu bahagia denganmu dan tak ingin sampai kamu terluka lagi" jawab Aditya


" Dit,jika hanya kasihan pada ku kau salah,aku kuat menjalani semua ini. Lambat laun ini akan jadi terbiasa untuk ku"

__ADS_1


" Zi,,, mungkin kita memang belum saling mengenal tapi ikatan pernikahan akan mempererat hubungan kita,aku ingin kau jadi ibu dari anak-anak ku kelak" tegas Aditya membuat Zizi menitikkan air mata nya,Alex tak pernah meminta Zizi begini sedangkan lelaki ini baru beberapa hari mengenali nya sudah berani meminta dirinya untuk di jadikan istri,apa ini mimpi.


" Kau yakin?" tanya Zizi lagi


" Ya,aku yakin, Menikah lah dengan ku Zi"


" Terima....Terima....Terima...." ucap Abel, Abi, Rendra, dan Vania mereka sudah sejak tadi memperhatikan Zizi Dan Aditya


Semalam Aditya sudah berdiskusi dengan Abi dan Abel, Rendra dan Vania untuk menembak Zizi,dia mendengar cerita Zizi dari Shasa membuat tergerak hatinya untuk menjadi pelindung Zizi,usia nya pun sudah matang untuk memutuskan berumah tangga, masalah Janda tak di permasalahan oleh Aditya karena Zizi berasal dari keluarga baik-baik


Zizi menatap ke sumber suara, bahkan Zizi bisa menyimpulkan mereka lah biang kerok nya


Abel tadi hanya pura-pura tidur karena memang ingin membuat Zizi sendiri biar Aditya yang menemani nya


Cengiran Abel membuat Zizi menggeleng kan kepala dia tau perempuan yang sudah dia anggap seperti adik perempuan nya ini pasti terlibat di


Aditya tak ingin berdiri sebelum Zizi memberikan jawaban membuat Zizi bimbang,jujur dia menyukai Aditya dengan sikap dewasa nya dan seperti nya Aditya lelaki penyayang tapi apa dia sudah siap membuka hati nya dari goresan luka yang di berikan Alex


" Move on kak" pekik Abi


" Baiklah aku menerima mu" jawab Zizi pelan


" Sebagai apa?" tanya Aditya mengangkat kepalanya menatap Zizi


" Sebagai ca-lon ibu dari anak-anakmu kelak" jawab Zizi lagi gugup sungguh dia malu saat ini di tembak di depan adik-adik nya


" Yes......!!" pekik Aditya bahagia, membuat Zizi tersenyum

__ADS_1


" Jadian......cie...cie....makan malam nya harus menu spesial malam ini kak" ujar Abel


" Aman .....boleh makan sesuka kalian" jawab Aditya tersenyum bahagia,di tarik nya Zizi kedalam pelukannya membuat perempuan berstatus janda itu tambah gugup, Aditya memang lelaki yang baik dan ketampanan nya tak perlu di ragukan lagi,karir nya pun bagus susah pasti Zizi akan siap-siap bersaing dengan wanita-wanita cantik di luar sana.


__ADS_2