Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
bertemu


__ADS_3

Beberapa jam perjalanan akhirnya mereka sampai di hotel Dani dan Vira beristirahat sejenak menunggu sholat Dzuhur


Setelah menyiapkan pakaian suaminya Vira dia sendiri segera sholat


" Mas bangun sholat dulu" bisik Vira di tepat di telinga lelaki tampan ini


Dani membuka mata nya tapi malah menarik Vira kepelukan nya


" Mas,,,,ayo....ini sudah jam berapa nanti mama marah lo" ingat Vira


Dani segera bangkit dan mencium pipi istri nya ini kebiasaan yang Dani lakukan setelah mereka menikah Dani selalu mencium bagian wajah Vira saat bangun tidur ntah itu tidur siang ataupun bangun pagi


Dani selalu seperti di hipnotis saat melihat wajah cantik Vira, Vira menyiapkan pakaian sholat Suami nya dan pakaian pesta mereka


Setelah semua nya selesai Vira sedikit melihat riasan nya, Simpel sangat Simpel hanya di poles bedak dan lipstik pink serta alis tipis dan pemerah pipi tidak norak dan sangat natural gaya ini sangat di sukai Vira karena bentuk kulitnya yang putih bersih membuat nya norak jika bergaya terlalu menor


Vira meraih clutch mahal pemberian mertua nya dan heels yang tak begitu tinggi dengan kalung berlian melingkar di leher


, Cantik dan elegan nya perempuan muda ini siapa pun yang melihatnya akan jatuh hati


" Ayo mas..." Ajak Vira merapikan pakaian nya


Beberapa pekan menjadi istri Dani membuat Vira mulai beradaptasi dengan barang mahal


Dani tersenyum kecil dan meraih pinggang istri nya ini lalu ******* bibir Vira sejenak


Vira mendorong pelan tubuh Dani dan memanyunkan bibirnya kesal


" Mas, nanti riasannya rusak lo, Aku harus dandan lagi...!!"


"Tinggal dandan saja yang"


" Kamu mah gitu tinggal dandan kan aku nya nggak enak sama mama" Rajuk Vira


" Ya...maaf....maaf"

__ADS_1


" Kebiasaan deh"


" Vir...Vira....sudah siap" Pekik sang mertua dari luar


" Kan apa aku bilang untung saja sudah selesai" ucap Vira berjalan kedepan pintu kamar hotel nya


" Sudah ma,yuk berangkat" jawab Vira tersenyum manis


Dani menyusul dua orang tercinta di hadapan nya ini,dia berdiri di tengah dua perempuan beda generasi ini


"Yang satu awet muda yang satu muda beneran" Canda Dani melihat mama dan istri nya bergantian lalu terkekeh geli dengan ucapan nya sendiri


Mereka masuk kedalam Aula hotel yang sudah di sulap menjadi Indah, Vira sendiri melongoh melihat keindahan dekorasi nya seperti berada di dalam negeri dongeng menurut Vira karena pesta nya bertema princess


banyak anak kecil memakai gaun cantik mungkin mereka anak dari keluarga mempelai


Vira menggenggam tangan Dani erat dia takut hilang di dalam keramaian tersebut kalau mertua nya sudah sibuk menyalami teman-teman lama nya


" Mas,,banyak sekali ya kenalan mama di sini" ujar Vira


"brugk...."


" Aw...." pekik Vira saat salah satu bocah laki-laki menabrak membuat Vira hampir terjatuh untung Dani sigap menahan tubuh istrinya ini


" Hey.....kamu kenapa? tanya Dani pada bocah itu karena berlari di dalam kerumunan orang dewasa


" Rai...." pekik Melinda pada anak lelakinya ini, Raihan baru saja merampas coklat dari tangan Caca teman sekelas nya yang juga ikut dalam pesta ini karena yang menikah saat ini adalah adik dari papa Caca, Pengusaha kaya yang sedang bekerja sama dengan perusahaan Byan


Dani menatap wajah perempuan yang sedikit teriak memanggil anak nya ini


" Melinda" ucap nya pelan, Dada Dani sedikit bergetar melihat mantan terindah nya yang sedang berdiri di hadapan nya ini


" Maaf Aunty" ujar Raihan tersenyum pada Vira dan Vira sendiri mengusap kepala Raihan tanpa melihat reaksi suami nya


" Mas Dani" ujar Melinda mendekat dan menarik tangan Raihan

__ADS_1


" Maaf...maaf kan anak saya" ujar nya tersenyum kaku pada Dani dan Vira


" Tidak apa-apa mbak anak nya tampan,kalian saling kenal?" tanya Vira


" Terimakasih,,, Aunty adalah orang keseribu yang mengatakan aku tampan, Aunty tau kenapa aku tampan?" tanya Raihan memotong pembicaraan Vira dan di jawab gelengan oleh Vira


" Papi ku juga tampan Aunty, Kakak ku cantik dan mami ku juga cantik tapi ada satu hal yang harus Aunty tahu sini...." ucap Raihan menarik tangan Vira agar menunduk kan kepala nya karena dia hendak berbisik


" Mami ku bawel, hingga sering membuat ku dan papi pusing" ujar nya berbisik setelah itu tertawa terbahak-bahak membuat Vira ikut tertawa


Lucu sekali bocah laki-laki ini padahal mereka tidak saling kenal tapi dia berani sekali


" Rai.....mami tidak akan membelikan keinginan mu jika kau terus begini" ancam Melinda membuat Raihan berhenti tertawa


" Maaf,,maaf kan anak saya" ujar Melinda tidak enak hati pada Dani dan perempuan muda ini


" Tidak masalah mbak aku menyukai anak mu" aku Vira jujur


" Betul kan kata ku mami, Aku ini tampan tidak ada perempuan yang tidak tertarik pada ku, Aunty ini saja menyukai ku,andai Aunty ini sama besar seperti Caca pasti aku menyukai nya"


"Rai...kamu masih kecil tidak boleh berbicara begitu,mami akan katakan pada papi untuk menghukum mu nanti" ucap Melinda malu


Melinda segera menarik tangan Rai dan pergi dari hadapan Dani,tadi nya dia tidak ingin membawa Rai ke pesta karena dia tahu kalau Rai akan membuat kekacauan, dia lelaki pemberani dan sulit di atur karena Byan memaksa akhirnya dia mengalah untuk membawa Rai


" Mas aku menyukai anak lelaki itu" ujar Vira tersenyum,dia cukup terhibur melihat Raihan


" Sayang kamu tau kamu baru bertemu siapa?" tanya Dani dan di jawab gelengan oleh Vira


" Perempuan yang di panggil mami oleh bocah tadi adalah Melinda mantan istri ku" jawab Dani membuat Vira menutup mulut nya tak percaya


Melinda hampir sama tuanya dengan Dani tapi dia terlihat cantik dan elegan gaya nya pun berpakaian nya pun hampir sama seperti Vira tidak mewah tapi terlihat dia perempuan berkelas


" Kenapa kamu tidak mengatakan pada ku mas"


" Melinda seperti nya masih tidak ingin bertemu dengan ku karena dia seolah tidak mengenali ku" jawab Dani sedikit kecewa

__ADS_1


Vira terdiam seperti nya Dani masih menyimpan perasaan pada Melinda buktinya dia kurang bersemangat setelah bertemu mantan istri nya ini


__ADS_2