Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
perasaan


__ADS_3

" Gimana bel,,di coba dulu lah, please....!!" bujuk Abi, sudah beberapa hari ini Abi membujuk Abel untuk menerima cinta Rendra dan ikut dengan nya ke Jakarta seminggu lagi karena ayah dan bunda nya akan menjenguk Shasa


" Nggak....lo kenapa sih bi kekeh banget jodoh-jodohin gue sama om Rendra,gue nggak suka tau...!!" kesal Abel


" Om Rendra baik bel,di coba dulu lah minimal satu bulan"


" Lo kira gue barang pake di coba"


" Dua Minggu gimana?" tawar Abi lagi


" Nggak gue bilang ya nggak Bi,gue nggak tertarik cowok tua,kalau Lo masih kekeh lo aja yang cobain dia" ketus Abel


" Mana bisa batang sama batang bel...Justru yang tua lebih baik Bel,lo lihat kak Shasa dan Kak Raihan menikah dengan usia yang terpaut jauh, mereka happy-happy aja kan,mau ya bel....ya...!!!" Bujuk Abi lagi


" Lo gila ya bi, Lo mulai nggak asik,gue males ketemu lo lagi" kesal Abel pergi meninggalkan Abi


" Bel....bel....Abel" Pekik Abi tapi tidak di gubris oleh Abel,dia kesal pada Abi yang tidak peka pada perasaan nya, Abel selama ini menyimpan perasaan pada Abi tapi Abi malah berniat menjodohkan nya pada lelaki lain, memang selama ini mereka murni bersahabat tapi karena seringnya bersama Abel jadi memendam rasa pada Abi


" Yah ..marah deh...!!! gagal Tmax terbaru gue" gumam Abi pelan dengan wajah kecewa


" Kenapa lo?" tanya Arif yang baru datang melihat wajah Abi tertunduk lesu


" Abel marah"

__ADS_1


" Kenapa?"


" Gue ajakin dia ke Jakarta,dia nggak mau"


" Ke Jakarta?? ketemu Shasa? " Tanya Arif semangat


" Hmmmm,bunda kangen katanya"


" Gue ikut bro" pinta Arif cepat


" Lo mau jadi pebinor rif, Rif Move on dong,kak Shasa udah punya Kak Raihan, hidup mereka sudah bahagia,gue kasihan lihat lo yang begini...!! lo ganteng, tajir nggak ada yang kurang deh dari lo jangan kak Shasa terus yang lo harapin cari yang lain" nasehat Abi pada sahabat nya ini


" Tapi cuma Shasa perempuan yang gue cinta Bi,cuma Shasa....!!! tolong ngertiin gue" bentak Arif


" Tapi gue mau ke Jakarta Bi buat pastiin keadaan Shasa, gue mau kasih ucapan perpisahan yang belum sempat terucap" ujar Arif mulai mengalah


" Oke, Gue ajak lo tapi kalau lo udah lihat sendiri kak Shasa bahagia lo harus ikhlas kan dia" pinta Abi dan di anggukan Arif


****


" Buat apa?" tanya Rendra memberikan satu buah serbuk pada Raihan


" Jangan bilang buat ****** lo Rai" tuduh Rendra

__ADS_1


" ****** apanya,lagi pula kalau ****** nggak butuh ini" jawab Raihan tersenyum kecil


" Terus....!!! Shasa?? "


" Anak kecil nggak perlu tau" jawab Raihan bangkit dan menepuk pundak Rendra pelan


" Thanks bro" ucap nya lalu pergi


Ntah apa lagi yang akan di lakukan Raihan untuk membalas Shasa pertengkaran suami-istri ini tidak ada habis nya


Raihan pulang dengan wajah bahagia, malam ini dia akan melihat pertunjukan hebat pikir nya


" Tumben Pulang cepat Rai, happy banget kelihatan nya?" tanya Melinda


" Nggak mi,cuma lagi pengen senyum aja"


" Nggak biasanya kamu begini"


" Mami kepo deh, Shasa mana mi?"


" Belum pulang" jawab Melinda sambil menatap anak lelakinya ini yang berjalan kearah kamar, sejauh ini perubahan Raihan terlihat bagus karena sejak menikah dengan Shasa,Raihan tak terlihat lagi menggandeng perempuan lain ,Shasa seolah mengalihkan dunianya, Melinda bersyukur karena Raihan sudah bisa menerima Shasa dalam kehidupan nya,dulu dia sempat Khawatir Shasa akan tersakiti oleh Raihan tapi kekhawatiran nya itu ternyata tidak beralasan


Siulan sore menandakan kebahagiaan di hati Raihan,sore ini dia duduk di balkon kamar nya sambil menikmati sunset dengan di temani es jeruk membuat pikiran nya tenang...

__ADS_1


Shasa belum juga kembali karena proyek yang dia tangani akan di laksanakan dua hari lagi jadi Shasa harus bekerja semaksimal mungkin agar semua aman terkendali


__ADS_2