
Shasa memijit kepalanya lelah, setiap hari perdebatan dengan sang bunda seputar itu-itu saja, seputar calon suami padahal dia baru saja menikmati masa kesendirian nya
" Sha bunda dulu menikah dengan ayah mu di usia 20 tahun dan mendapatkan mu di usia 21 sedangkan kamu di usia yang akan memasuki 23 tahun tidak tampak menggandeng pria sejak putus Dari Alex" ucap Vira
Alex lelaki keturunan Indo yang jauh lebih tua dari Shasa mereka menjalin kasih dua tahun lalu dan kini keberadaan Alex menghilang bak di telan bumi sejak memutuskan Shasa tanpa sebab
Benar kata pepatah buah itu tidak jatuh jauh dari pohonnya, Shasa perempuan muda dan cantik dia lebih tertarik pada lelaki yang jauh dari usia nya sama seperti Vira dulu, menurut Shasa lebih romantis dan pengertian sayang cinta nya kandas dua tahun lalu karena Alex meninggalkan nya dengan alasan yang tidak jelas sejak itu Vira menutup pintu hati pada lelaki mana pun membuat Vira menjadi resah dia takut kalau Shasa malah menjadi perawan tua nanti nya
Satu tahun lalu Shasa menamatkan kuliah nya dan kini dia sedang membantu Ayah nya di perusahaan, Shasa memiliki satu adik lelaki dengan jarak dua tahun dari nya, mama Dani sendiri sudah meninggal dunia saat Abimanyu berusia 6 tahun karena serangan penyakit jantung
__ADS_1
" Sha bunda lihat Arif anak Om Zaki juga lumayan tampan sha,apa kamu tidak tertarik? kalau kamu mau Bunda bisa tanyakan pada tante Azizah?" tanya Vira
" Bun,yang benar saja....!! Arif itu badan nya saja yang gede,otak dan umur nya masih cetek bun, orang dia masih 20 tahun bun,belum kelar kuliah,jangan aneh-aneh deh bunda" jawab Shasa merenggut
" Justru yang berondong lebih seksi Sha,apa salah nya Arif lebih muda dia tampan, anak satu-satunya nya lagi,Om Zaki dan tante Azizah juga baik pasti kamu bahagia bersama dia" goda Vira
" Alex????" potong nya
" Ayah .....bukan Alex juga kali yah,tapi yang lebih tua jauh dari aku" jawab Shasa membuat Vira terpikir pada Raihan tidak ada salah nya dia mencoba menghubungi Melinda nanti dan membuat acara pertemuan keluarga agar bisa mempertemukan Shasa pada Raihan karena terakhir kali bertemu saat usia Shasa delapan tahun, saat Melinda datang menjenguk pemakaman sang mantan mertua jadi sudah cukup lama membuat Vira sendiri sudah lupa wajah Raihan
__ADS_1
" Jangan terlalu pemilih Sha, nanti jodoh nya jauh lo" ujar Vira
Shasa memejamkan matanya lelah, rasanya dia lebih memilih menghabiskan waktu di kantor seharian dari pada berdebat tanpa akhir dengan bunda nya ini
" Bun,usia ku baru mau masuk 23 jangan khawatir yang lebih tua dari ku banyak yang belum menikah,tanya ayah kalau bunda tidak percaya,iya kan yah?" tanya Shasa meminta pembela an tapi Dani diam saja karena pelototan tajam Vira,Dani lebih takut pada Vira dari pada Shasa
" Tapi mereka terlihat menggandeng lelaki Sha, sedangkan kamu berdekatan dengan lelaki pun trauma, bagaimana mau menikah,Sha Alex tidak akan kembali lagi mungkin saja dia sudah bahagia di kutub selatan sana" ucap Vira geram melihat anak perempuan nya ini masih berharap pada lelaki yang tidak pasti
" Apa an sih bun,ngaco deh" elak Shasa lalu bangkit meninggalkan bunda nya, gadis pendiam dan berwibawa itu masuk ke dalam kamar dan akan keluar di saat saat tertentu saja, supaya tidak ditanya lagi, kapan nikah? membuat kepala nya berdenyut karena dia belum memiliki kanidat yang tepat untuk di jadikan calon suaminya
__ADS_1