Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung

Kisah Cinta Duda Tampan Sekuel Mami Sambung
Menunggu halal


__ADS_3

Aditya mengajak Zizi mencari cincin untuk mas kawin yang akan mereka pakai nanti


"Coba lihat yang itu mbak," ucap Zizi sambil mengarahkan telunjuk pada sebuah cincin emas putih bertahtakan berlian.


"Silahkan." Wanita itu menyerahkan cincin nya pada Zizi


"Dit, yang ini bagaimana? Cantik kan?" Tanya Zizi pada Aditya


"Iya, cantik sayang, ini sangat cocok untuk perempuan secantik kamu" jawab Aditya sambil tersenyum lembut dan hangat seperti biasa.


Aditya memang lelaki yang baik dan pengertian, sungguh beruntung Zizi bisa berkenalan dengan lelaki ini.


Selesai dengan cincin Aditya mengajak Zizi untuk makan dan belanja kebutuhan lain nya


" Sudah dit ini sudah sangat banyak,aku masih memiliki semua ini" ujar Zizi,dia bingung kenapa malah Aditya yang gila belanja tapi semua belanjaan nya untuk Zizi


" Sayang, kita tidak punya waktu lagi untuk mencari kebutuhan pernikahan, mumpung aku lagi di Jakarta aku akan belikan semua keinginan mu" jawab Aditya


" Aku tidak butuh ini Dit,aku hanya butuh kamu" ujar Zizi membuat Aditya memeluk tubuh perempuan ini,Ya Zizi tak butuh barang-barang itu semua karena dia sudah memiliki nya yang dia butuh kan hanya Aditya dan mas kawin mereka,Tapi Aditya tetap saja ingin semua yang di kenakan Zizi adalah pemberian dari nya bukan lelaki lain ataupun mantan suami Zizi.


Zizi merasa terharu,Dia memang banyak uang apapun yang di inginkan Zizi pasti dia dapat kan tapi kali ini pilihan Aditya sendiri bahkan sampai dengan pakaian dalam nya pun Aditya yang pilihkan membuat Zizi malu, bahkan Aditya membelikan dua Lingerie berwarna merah dan pink.Zizi menggeleng kan kepala nya melihat Aditya yang sangat semangat. Dulu saat bersama Alex tidak pernah sekali pun Alex memberikan Zizi hadiah atau membelikan sesuatu kali ini terasa berbeda.


Setelah puas berbelanja dan makan malam Zizi mengajak Aditya untuk pulang karena hari juga sudah malam.

__ADS_1


Aditya membuka kan pintu mobil untuk Zizi


" Silahkan masuk Princess" ucap Aditya lembut membuat Zizi merona di perlakukan seperti ratu oleh lelaki tampan ini


" Sayang kita langsung pulang?" tanya Adit


" Ya,aku sudah sangat lelah dit seperti nya saat ini yang aku butuh ranjang empuk" jawab Zizi terkekeh kecil sambil memejamkan mata nya membayangkan dirinya sudah berada di kasur


" Andai saja kita sudah menikah pasti aku tak akan membiarkan tidur malam ini"


" Ngaco deh" elak Zizi malu dengan ucapan Adit


Adit menatap wajah Zizi dan meraba pipinya lembut hingga bibir perempuan cantik ini membuat Zizi refleks memejamkan matanya


Tangan Aditya meraba pelan bahkan sudah berhasil masuk kedalam Dress Zizi, sorot mata Aditya mendadak sayu berkabut penuh dengan gelora.


Zizi mendorong tubuh Aditya ketika dia mulai menyentuh area sensitif Zizi


" Dit.... jangan...," lirih Zizi sambil mendorong tubuhnya menjauh,Zizi masih ingat kalau mereka belum sah meskipun sudah merencanakan pernikahan mereka belum boleh bertindak lebih.


Tubuh Aditya kembali mendekat, tangannya meraih dagu Zizi dan kembali mengeratkan ciumannya.


Sebenarnya Zizi juga menginginkan nya tapi dia harus bisa menahan diri, bagaimana jika setelah ini Aditya meninggalkan nya seperti Alex, meskipun dia sudah tak perawan tapi dia tak akan ada lagi muka saat bertemu Aditya nanti

__ADS_1


" Dit.., jangan!" Zizi setengah berteriak sambil kembali menghentak tubuhnya hingga terhuyung ke belakang.


Kali ini Zizi sedikit serius, bahkan matanya sedikit melotot tajam kearah Aditya


"Maaf maaf kan aku sayang,aku hanya takut kehilangan kamu,aku takut kamu pergi dari ku,aku benar-benar mencintai kamu!" ujar Aditya menyesal


" Dit,aku juga mencintaimu tapi tidak seperti ini, bersabar tunggu kita halal" terang Zizi sambil merapikan lagi penampilan nya


Aditya menggaruk kepalanya, membuat rambutnya sedikit berantakan. Lelaki itu memijit dahinya perlahan. Zizi mengerti mungkin Aditya kecewa, tapi jika benar Aditya mencintai nya pasti Aditya akan menunggu saat itu tiba dia mana dia halal untuk lelaki ini.


Hanya sebentar lagi, kurang lebih satu bulan lagi mereka akan menikah.dan di saat itu Zizi akan menyerahkan semua miliknya pada Aditya


Aditya segera menghidupkan mesin mobil dan meninggalkan area Mall untuk segera pulang


" Dit, kamu tidak marah kan? aku harap kamu bisa mengerti dit" ucap Zizi saat mereka sudah sampai di depan rumah


" Tidak,, justru aku yang minta maaf Zi,aku sudah tidak sabar bisa menikahi mu"


"Insyaallah secepatnya kita menikah,kamu mau mampir dulu?" tanya Zizi


" Tidak, seperti nya kamu sangat lelah,aku langsung pulang ke Apartemen Vania saja,salam sama semua nya,Besok aku kemari lagi! mimpi indah sayang" pamit Aditya mencium kening Zizi sekilas dan segera pergi


Zizi menghela nafas panjang dia berharap Aditya bisa mengerti akan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2