Kisah Cinta Syakila

Kisah Cinta Syakila
part 11


__ADS_3

Bulan telah berganti menjadi Matahari.Malam berganti pagi.Hari baru telah tiba, wanita cantik dengan pakaian tidurnya terlihat begitu nyenyak tidur diatas kasurnya yang empuk dan sejuknya kamar.Membuat dirinya tidak bisa meninggalkan zona nyaman ini.


Kringgg kringggg Kringggg kringgg Kringgg


Alarm berbunyi dan menunjukkan jam 07.25


Wanita itu melempar bantal kearah alarm.


Bruk


"Uhmmmuhhh" gumam Syakila setelah terbangun.


Ya wanita itu adalah Syakila.


Hari ini Niya tidak membangunkan Syakila karna dirinya harus berangkat pagi bertemu keluarga Klara.


"Uhhhh jam berapa sih kok dah terang banget" ucap Syakila setelah menatap kearah jendela dan mengambil hpnya untuk melihat jam.


"Whattttt, apaaa setengah delapan."


"Gila gila gila gila" gerutu Syakila.


Syakila langsung mengambil seragam dan bersiap mandi.


🌸


15 menit kemudian


Syakila sudah siap sekolah, ia turun kebawah menuju ruang makan.


"Bibikkkkkkkkkkkkk" teriak Syakila


Salah satu art lari menuju tempat Syakilla berada "Iya non?"


"Bik siapin bekal roti ya, aku nggak sempat kalau sarapan sekarang." ucap Syakila.


Bibik tersenyum "ini non bekalnya sama ini surat dari Aden Kelvin." bibik memeberikan surat dan bekal "Aden bilang non killa nggak akan sempat sarapan, jadi aden minta saya buat bekal. Bekalnya berisi 2 roti bakar selai coklat kesukaan non killa," ucapnya sopan dan lembut


Syakila tersenyum ceria "makasih bibik cantik,kalau gitu Syakila berangkat dulu ya," ucapnya pergi meninggalkan tempat dan memberikan lambai tangan.


Syakila telah sampai diambang pintu utama tepatmya ruang tamu.


"ASSALAMMUALAIKUM SEMUANYAAAAAAA SYAKILA YANG CANTIK TIADA TARANYA MAU BERANGKAT DULUUUUUU SEE YOU ummah," teriaknya berpamitan kepada para art diakhiri kissbay


"Waalaikumsalam," ucap para art yang ada disana bersamaan.


Syakila menuju kearah mobil yang dikemudikan pak asep dan masuk kedalam.


Mobil itu kini telah pergi meninggalkan tempat.


🌸


Didalam mobil Syakila memakan roti bakarnya dan membaca surat dari kelvin.


Sya kakak tunggu disekolah sesuai janji kakak kemarin, kakak akan bantu kamu. Tapi inget JANGAN BERLEBIHAN.


FELSBACK ON


Malam itu Syakali berkata kepada Reyhan, kelvin dan Klara jika dirinya tidak ingin sekolah.


Reyhan menoleh kearah syakila "kenapa dek? Apa ada masalah disekolah."


"Bukan gitu kak, cuman males aja bangun pagi, apalagi besok senin harus upacara, panas-panas berdiri dijemur berjam-jam."ucap Syakila


"Kakak punya ide." Kelvin membisikan susuatu ditelinga Syakila.


"Dek besok telat aja nggak papa, kalau dihukum kakak bantu buat ringannin hukumannya. Yang terpenting jangan melakukan hal yang kelewatan. Kakak tau kamu butuh hiburan. kakak akan slalu ada dipahakmu." bisik kelvin diakhiri smrik


Wajah Syakila berubah ceria dan memberikan ciuman dikedua pipi kelvin "muah muah KAK KELVIN YANG TERBAIKKKKKK." teriak Syakila selepas mencium kelvin.

__ADS_1


Reyhan,Kelvin dan klara tersenyum bahagia melihat tingkah Syakila.


FLESBACK OF


Syakila tersenyum "Kak Kelvil emang paling Bess" ucapnya sembari memakan rotinya.


🌸


Mobil Syakila hampir saja tiba hanya butuh 3 menit saja ia sampai, Namun mobilnya berhenti karna Syakila yang meminta pak Asep.


"Pak bisa nggak bapak tunggu diwarung itu, biar mobilnya yang aku bawa plisssssss" mohon Syakila kepada pak Asep.


Pak Asep ingin menolak namun tidak bisa karna wajah Syakila yang terlihat tulus memohon dan imut. Pak Asep tidak tega dan akhirnya menyerah "baik non"


Syakila tersenyum dan pak Asep pun keluar dari mobil menuju warung yang ditunjuk Syakila.


*Syakila sebetulnya bisa naik mobil namun dilarang yohan karna takut putri semata wayangnya kenapa-kenapa.


Syakila hanya bisa menerinya, dia juga tidak merasa keberatan.


Syakila melangkah kebangku depan "Mari kita mulai" ucap Syakila diakhiri smrik.


Dilain tempat


Kelvin terlihat berada dibagian belakang para murid. ia meminta anak pmr untuk mengijinkan dirinya ikut pmr.


Karna dengan menjadi pmr ia akan bebas jalan kesana kemari.


Tidak ada yang menolak ataupun melarangnya, para anak pmr itu malah dengan senang hati menerimanya.


"Kenapa Syakila belum sampek?." tanya Kelvin dalam hatinya sembari melihat jam tangan yang menunjukkan jam delapan.


Upacara sudah hampir selesai tiba-tiba


BRAKKKKK


Syakila menabrak pagar sekolah hingga salah satu pagarnya jatuh dan mobil bagian depan peyok.


Kelvin yang mengetahuinya langsung lari menghampiri.


Terlihat disana guru Bk wanita yang sudah sedikit berumur dan terkenal killer (Bu Mira) itu berdiri didepan mobil Syakila.


Rez dan Adit si ketua osis menghampiri tempat itu.


Syakila dengan begitu santainya keluar dari mobil dengan cengengesan tanpa ada rasa dosa sedikit pun.


"SYAKILLA ANASTASYAAAAAAAAAAAAAAAA" Emosi bu mira keluar, teriakannya begitu menggelegar dihalaman sekolah.


"Hadir bu." ucap Syakila santai sembari nyengir


Bu Mira semakin kesal "KAMU UDAH TELAT, BIKIN ONAR PULA KAYAK GINI? APA KAMU NGGAK BISA LIHAT GERBANG SEBESAR ITU" ucap Bu Mira dengan nada tinggi


"Bisa atuh Bu, mata saya kan slalu diperiksa dan hasilnya bagus kok bu nggak ada minus sedikit pun."


"KALAU TAU MATA KAMU SEHAT, KENAPA KAMU TABRAK ITU PAGAR SYAKILAAAAAAA"


"Aduh buuu jangan teriak-teriak nanti telinga saya rusak gimana bu?, nanti ibu kena marah ayah saya loh"


"ASTAGA SYAKILAAAAAAA" ucap bu mira prustasi.


Kelvin langsung menghampiri bu Mira "Maaffin adek saya bu. Syakila biar saya saja yang urus bu." ucap kelvin melembut dan sopan.


"Maaf kelvin ibu harus laporkan ini keorang tua kalian, saya serahkan Syakila kekamu." ucap bu Mira terdengar lembut kepada Kelvin berbeda sekali dengan syakila tadi.


Bu mira membalikan badan "Reza bantu Kelvin, Kalian berdua akan menjadi calon ketua dan wakil osis tunjukan kalau kalian layak. Untuk Adit ikut saya."


"Saya akan mengingatkan Sykila bu, maaf atas keributan yang Syakila buat." ucap Reza sopan sembari menundukan badannya.


"Nih anak perasaan dari dulu baik bener sama Syakila, hubungan mereka sebenernya apa?" batin kelvin bertanya-tanya.

__ADS_1


Bu Mira dan Adit pergi meninggalkan tempat


Reza dan kelvin mengahampiri Syakila yang terlihat menyender dimobilnya.


Syakila tersenyum "Aaaaaa kak Kelvin sama Reza emang bessssss" ucap syakila gembira sembari memberikan dua jempol.


Kelvin mengelengkan kepala "Kan kakak udah bilang jangan kelewatan, kanapa kayak gini." ucap kelvin menepuk jidatnya


Syakila tertawa kecil "Hihihii kelepasan"


Reza tersenyum dan mengelengkan kepala "Sya Sya apa kamu lupa kalau kita kandidat calon ketos and wektos?"


"Enggak lahhhh Re. Gue tau, mangkanya gue buat ulah kayak gini. Kan kalau udah jadi wektos gue nggak bisa begini lagi." ucap syakila membuat Reza hanya mengelus dada bersabar


"Dah dah kita kehalaman sekarang, kakak kasih hukuman lari aja." ucap Kelvin


"Oke kak." jawab syakila


Syakila,Kelvin dan Reza pergi kehalaman untuk menghukum Syakila.


*Para murid sudah sedari tadi dibubarkan dan diminta masuk kekelas masing-masing.


Dilain tempat


Amira terlihat kesal "Bisa-bisanya Syakila lakuin itu sendirian tanpa ajak gue.Arghhhhhhhhhhh" ucapnya diakhiri menjabak rambutnya sendiri


"Apa kalian sebenernya bad gril?" tamya David


"Nggak juga, kita kadang telat dan nakal kayak gitu tapi jarang." jawab adel


"Ohh gitu."


"Tapi guru tadi kayaknya capek ngadepin Syakila?." tanya Farel


"Hiya kan sekalinya Syakila berulah bikin satu sekolahan heboh, bisa dibilang tingkahnya dua kali lipat lebih parah ketimbang bad gril kelas samping." ucap amira


"Bukannya bad gril emang gitu?Berarti bad gril kelas sebelah nggak seberapa dibandingkan sekolah kita dulu ya kan Rel." ucap David dan Farel hanya diam mencermati omongan Amira.


"Hadehhhh bag gril tempat kita juga lakuin apa yang dilakuin Syakila.Maksud gue itu Syakila nggak berhenti sampek sini aja. Sekalinya berulah, hari itu akan full dengan ulah Syakila.Lihat aja entar." jawab amira


Farel dan David mengangguk.


Dihalaman


Kelvin pergi kekantin membelikan minuman untuk Syakila, sedangkan Reza menemani Syakila yang terlihat berlari mengelilingi lapangan.


*Syakila mendapat hukuman berlari mengelilingi lapangan 5 putaran.


Tak lama 5 putaran sudah dilakukan Syakila.Reza pun menghampiri Syakila dan memberikan tisu "capek?" tanya Reza dijawab anggukan oleh Syakila


"Udah puas kan?" tanya Reza


Syakila yang paham tersenyum "Belum, jangan cegah gue.Awas aja kalau elo ngehentiin gue." ancam Syakila diakhir kalimat.


"Sya bentar lagikan pemilihan, gue minta udah sampek sini aja ya."


Syakila mengerutkan keningnya "Re yang minta gue jadi wakil lo sapa? Elo kan yang minta. Kalau lo nggak trima gue mundur." ucao Syakila kesal.


Syakila melangkah pergi namun tanganya ditahan Reza "Bukan gitu Sya maksud g-"


"APAAAA?" Bentak Syakila "Lo bukan siapa-siapa gue, lo cuman sahabat gue nggak lebih. Gue anggep pertemannan kita bisa lebih jadi sahabat. Tapi gue kayaknya harus tarik kembali. Baru temen aja lo udah ngatur gue, gimana kalau jadi sahabat?." Syakila menghempas kasar tanga Reza dan meninggalkannya sendirian.


Reza mematung, kata kata Syakila terus berputar diingattannya.


Lo bukan siapa-siapa gue


Lo cuman sahabat gue, nggak lebih


Kedua kalimat itu kini terus memutari kepalanya. Reza terduduk dan meneteskan air mata. Hatinya hancur sehancur-hancurnya, ia kesal dan kecewa mendengar pernyataan Syakila.

__ADS_1


Reza berdiri dan memukul serta menendang pohon yang ada didekatnya dengan begitu keras.Luapan emosinya ia lampiaskan kepohon itu.


__ADS_2