Kisah Cinta Syakila

Kisah Cinta Syakila
S2 : cp 3


__ADS_3

Syakila menyenggol seorang OB yang tengah membawa kopi, hingga jatuh. Farel dan orang itu keluar dari ruangan. Mereka berdua terkejut melihat Syakila yang ketumpahan kopi panas. Farel pun segera menghampirinya.


"Ada yang sakit?" tanya Farel khawatir.


"Cuman kena tas kok, aku nggak kenapa-kenapa," sahut Syakila sembari tersenyum memiringkan kepala.


"Hufff, Alhamdulillah," sahut Farel lega.


"Syakila! lo ngapain di sini?" tanya orang itu yang tak lain adalah Angga.


Angga adalah teman kampus Syakila. Mereka berdua pernah terkurung di gudang semalaman. Kejadian tersebut telah terjadi seminggu yang lalu. Malam itu Syakila tengah tak sadarkan diri, karena seseorang memeberikannya bir, sebelum terjebak di dalam gudang. Ia mencium bibir Angga dan mengatakan i love you. Syakila pikir itu Farel ternyata bukan. Sayang sekali, Syakila pergi begitu saja tanpa menjelaskan ke Angga, alhasil Angga pun salah paham.


"Mau nemuin Farel," sahut Syakila.


"Nga! kita lanjutin lain waktu," pinta Farel dan menarik tangan Syakila pergi.


"Oke," sahut Angga. Ia melihat ke arah Syakila dan Farel dengan pandangan yang sulit di artikan. Ia pun pergi meninggalkan tempat itu.


Farel dan Syakila pergi ke parkiran dan naik ke mobil. Farel melajukan mobilnya pergi ke taman. Syakila bertanya-tanya dalam hatinya, mengapa Farel membawanya pergi begitu saja. Selama perjalanan, tidak ada di antara mereka yang membuka obrolan. Tak lama mereka pun sampai di taman dan duduk berdua sembari melihat air mancur.


"Ke-kenapa harus ke taman?" tanya Syakila.


Lagi pingin aja ke sini," sahut Farel. "Kamu tadi mau ngapain?" tanyanya.


"Mau omongin soal semalem," sahut Syakila dan Farel hanya diam dan mendengarkan. "Kenapa kamu nunggu aku satu tahun lagi setelah lulus baru nikah?"


"Supaya kamu bisa fokus ngantor, tanpa ngurusin suami," sahut Farel.


"Aku udah bela---"


"Tau, jadi istri nggak semudah yang kamu pelajari Sya. Banyak hal yang kamu harus lakuin dan tanggung. Aku nggak akan kasih pembantu di rumah, kalau kita belum punya anak," ucap Farel serius, membuat Syakila tertegun.


"Aku bersihin rumah sendiri? tapi tempatnyakan besar dan lu--"


"Aku nggak beli rumah yang mewah dan luas, kalaupun Orang Tua kita berdua beliin. Kita pakai rumah itu semalam dan tinggal ke sana lagi, setelah punya anak," sahut Farel.


"Baiklah, aku paham," ucap Syakila. Farel memiringkan tubuhnya dan menggengam kedua tangan Syakila. Mata mereka saling bertemu dan bertatapan.


"Maaf, kalau aku berubah," ucap Farel sembari meneteskan air mata.


Syakila pun menghapus air mata Farel dengan dengan lembut dan penuh kasih sayang. "Sifat boleh berubah, tapi jangan hati!" ucapnya dan memeluk Farel.

__ADS_1


Farel pun membalas pelukannya dan mengusap lembut rambut Syakila. "Hatiku cuman milik kamu Sya," ucapnya dan melepas pelukan. Ia meraih ke dua tangan Syakila dan menciumnya dengan penuh perasaan. Syakila tersipu malu atas perlakuan Farel.


"Bagus deh, jadi aku nggak sia-sia jaga hati selama ini," ucap Syakila dan Farel pun mencubit hidung mancung sang kekasih dengan gemas. "Awww."


Krukyukkkkkkk


Perut Syakila mulai berdemo minta makan. Ia memalingkan wajahnya, karena malu. Farel yang mendengarnya pun tersenyum. "Yuk!" ajaknya dan berdiri dari duduknya.


Syakila pun ikut berdiri dan tangan mereka berdua pun saling berpegangan. "Mau kemana?"


"Makan," sahut Farel membuat Syakila tersenyum malu. Mereka berdua pun pergi ke arah mobil. Farel melajukan mobilnya ke salah satu restoran untuk makan berdua.


......🌸......


Terlihat seorang gadis cantik tengah berjalan di area Kampus dengan pandangan ke handphone. Wanita itu adalah Amira, ia tengah membaca materi yang akan di uji di kelas nanti. Tak lama, ia di kelilingi oleh ribuan gelembung sabun dan suara terompet. Ia terkejut dan bingung.


"Apaan nih, salah target kalik ya," seru Amira.


Puluhan balon berbentuk love terbang di depannya dengan kertas panjang yang bertuliskan Amira I ❤ U. Amira yang mebacanya pun terkejut dan menangis haru. Tak lama, setelah balon itu terbang. Ribuan balon warna-warni menyusul. Langit itu kini penuh dengan ribuan balon yang bertebangan.


Amira tersenyum, sembari menutup mulutnya. Ia tau siapa yang melakukan ini semua. Ia tidak menyangka, David benar-benar memberikannya kejutan. Seseorang dari belakang memeluknya dan memberikan sebuket bunga.


Amira menerima bunga itu dan mengusap lembut tangan David yang melingkar di lehernya. "Hiksss, gue kangen lo Vid. Gue kangen..." ucapnya lirih dan menangis haru.


David pun memutar badan Amira ke arahnya dan memeluknya kembali. Mereka berdua berpelukan dengan erat dan melepas rindu yang selama ini di pendam. Seluruh anak Kampus merasa iri dan ada juga yang baper kerena tingkah mereka berdua.


Adel merekam semuanya bersama Reza, karena permintaan David. Juna yang mengantar Sisil ke Kampus pun merasa minder dengan tingkah David. Sedangkan Sisil terpukau dengan apa yang di lakukan David untuk Sisil. Mereka berempat saling melihat ke arah dua sejoli yang tengah asik melepas rindu.


"Ck, tuh anak romantis juga," batin Juna.


"Gue, bakalan kasih yang lebih buat lo Del, dari apa yang di lakuin David ke Amira," batin Reza.


"Wahhhh, nggak nyangka, David ternyata romantis," batin Sisil kagum.


"Selamat Mir, gue seneng akhirnya kalian bersatu lagi," batin Adel.


...🌸...


Syakila dan Farel kini telah sampai di Restoran. Mereka berdua terlihat tengah makan tanpa adanya obrolan. Restoran itu ramai dan penuh dengan orang yang berdasi seperti Farel.Syakila pun akhirnya selesai makan. "Farel soal WW," ucapnya terhenti.


Farel menaruh jari telunjuknya ke bibir (Menyuruh Syakila diam) dan Syakila pun langsung menutup mulutnya. "Udah bubar," Ucapnya dengan wajah datar.

__ADS_1


"Ohhh," sahut Syakila.


"Kamu?" tanya Farel.


"Soal SD?" tanya Syakila memastikan dan Farel pun mengangguk. "Udah lama nggak aktif, selama kita kuliah." Farel mengangguk.


Farel pun memanggil pelayan dan meminta bil. Ia melihat bilnya dan membayarnya. "Yuk!" mengajak Syakila pergi.


Farel dan Syakila pun pergi meninggalkan tempat. Mereka berdua masuk ke dalam mobil. Farel memutar kemudinya ke arah Kampus.


"Itu artinya, aku boleh kerja?" tanya Syakila kepikiran soal di taman yang tadi.


"Iya," sahut Farel. Syakila tersenyum senang.


Ting


Notifikasi masuk di handphone Syakila. Terlihat Adel telah mengirimnya sebuah vidio dan ia pun langsung melihatnya. Wajah Syakila tersenyum senang, melihat kebahagian Amira. Ia merasa iri, karena David begitu romantis berbeda jauh dengan Farel.


"Ehhh, kenapa aku banding-bandingin Farel sama David sih," batin Syakila merutuki kebodohannya.


Farel yang melihatnya, menjadi bingung. "Kenapa?" tanyanya.


"Nggak papa," sahut Syakila.


Tak lama mereka berdua pun sampai di halaman Kampus. Syakila keluar dari mobilnya dan mutari mobil. "Aku masuk duluan ya. Makasih udah anter aku," ucapnya sedikit menunduk ke arah kaca mobil Farel.


Farel mengangguk. "Belajar yang bener ya, Assalammualaikum."


"Waalaikumsalam," sahut Syakila dan Farel pun pergi meninggalkan tempat.


Syakila pergi masuk ke dalam Kampus. Entah mengapa, ia merasa dirinya jahat. Melihat Amira bahagia dan di berikan kejutan sebagus itu oleh David, membuatnya sedih. Farel sama sekali tidak memberikannya hadiah. Malahan, pertemuan mereka sedikit di bumbui luka. Tak lama seseorang menepuk punggungnya, hingga membuatnya terkejut dan menjauh.


...°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°...


...Hai guys, maaf kuotaku hampir habis😭 entah kapan up lagi. Tapi jangan khawatir, aku pasti lanjut. Kalau aku libur dua hari, sekali up aku kasih tiga bab, kalau 4 hari berarti 5 bab😁. (Insyaallah sih)...


Author : Untuk info sedikit saja, kalau seandainya aku bener-bener nggak bisa up. Soalnya kagak boleh tetring nih, karena jatahnya udah masing-masing😭.


...Aku salah beli kuota😭 hiks, sayang banget duitku. Kuotanya masih ada sih, tapi buat nonton fb doang sama wa😭😭😭😭 yang utama udah habis buat downlod foto-foto sama vidio😭....


...See you😘❤️...

__ADS_1


__ADS_2