
Bulan terbenam dan matahari pun terbit, langit yang gelap telah tergantikan dengan langit cerah.Syakila membuka gorden dan cahaya mataharipun masuk kekamarnya "Wihhh serah bangettt hari ini, sejuk juga udaranya."
Tok tok tok
bunyi ketukan pintu, Syakila yang mendengarnya langsung menghampiri dan membukakan pintu.
"Pagi dek." sapa Reyhan dengan senyum lembut
"Pagi kak Rey." jawab Syakila dengan senyum yang cerah "Ada apa kak?" tanyanya.
"Tadi kakak habis dari lari pagi, nggak sengaja ketemu orang yang jualan ini." Reyhan menujukkan makanan yang ia bawa kepada Syakila.
"Wahhhh bubur kacang ijo yah kak?" ucap Syakila gembira.
Reyhan mengangguk "Kakak cuman beli satu karna uang kakak tadi kurang. Jadi kakak samperin kamu kekamar, biar Kelvin nggak tau." ucap Reyhan
"Ahhhh kakak emang kakak terbaik deh." Syakila mengambil bubur itu dari tangan Reyhan dan mencium pipi kanannya.
Reyhan tersenyum dan membalas Syakila dengan mencium puncak kepalanya "Dimakan dikamar aja ya, tadi kakak udah kasih tau bi jum buat bawain kamu mangkok kesini."
"Oke kak, makasih" ucapnya berterimakasih dan tersenyum.
Reyhan tersenyum dan pergi kebawah.Syakila pun pergi kekamar mandi, bersiap sekolah.
Disaat mandi Bi Jum telah membawakan mangkoknya dan ditaruh diatas meja.Syakila yang sudah selesai mandi dan memakai seragamnya, segera memakan buburnya.
🌸
Yohan sekeluarga berkumpul dimeja makan untuk sarapan.
"Mah, Killa minum susu coklat aja, nggak usah pakai roti." pinta Syakila.
"Enggak, harus makan rotinya. Mah siapin Rotinya." pinta Kelvin
"Kalau nggak sarapan, nanti kamu nggak ada tenaga buat sekolah." Ucap Yohan
Niya mengambil rotinya kembali dan mengolesi selai.
"Jangan mah, Syakila udah kenyang." Ucap Syakila menghentikan Niya.
"Udah kenyang? makan apa kamu?Mamah aja baru keluarin rotinya tadi." ucap Niya
"Tadi Syakila ma--"
"Tadi Rey ketemu bakpao kesukaan Syakila, ya udah Rey beliin dan minta Syakila sarapan pakai itu." potong Reyhan
*Bubur kacang ijo adalah makanan kesukaan Kelvin.Ia sudah lama sekali tidak makan bubur kacang ijo.Kalau Kelvin tau Reyhan tidak membelikannya sudah pasti Kelvin akan marah.
Tingkah Kelvin akan menjadi kekanak-kanakan jika bersangkutan dengan bubur kacang ijo. Alasan mengapa Niya jarang sekali memasak bubur itu antara lain karena, Kelvin akan sulit makan-makanan yang lain dan hanya ingin makan bubur itu dua hari full.
*Bakpao adalah salah satu makanan favorit Syakila apalagi rasa stroberi dan coklat.
__ADS_1
"ngapa nggak dimakan disini aja?" tanya Kelvin
"malesssss entar kakak minta." ucap Syakila
"nggak lahhh, kakak nggak begitu suka bakpao." jawab Kelvin.
"bisa aja khilaf jadi suka." ucap Syakila
"hmm." Kelvin mengalah
"Bakpao pagi-pagi? perasaan tadi ayah lihatnya bu--." ucap Yohan terhenti karna mulutnya dimasukkan roti oleh Niya.
Kelvin menaikkan salah satu alisnya dan melanjutkan makan.
Niya berbisik ditelinga Yohan "Ayah suka ya, lihat mamah seharian didapur cuman buat bubur." bisik Niya
Yohan melihat kearah Kelvin dan kembali berbisik ditelinga Niya "tinggal buatin aja, kalau mau tambah beli diluarkan banya." bisiknya
"Apa ayah lupa, Kelvin nggak akan makan apapun itu kecuali bubur dalam dua hari, inget yah dua hari" bisik Niya.
Yohan paham dan menganggukkan kepalanya.
"Punya orang tua gini amat, bisik-bisik depan orangnya. Untung orangnya nggak sadar kalau sadar gimana?" batin Reyhan
"Haduhhhh bisik-bisiknya mbok nanti gitu loh, semoga aja kak Kelvin nggak tau." ucap Syakila dalam hati berharap.
🌸
Yohan dan Reyhan bersiap pergi kekantor. Sedangkan Kelvin dan Syakila bersiap kesekolah.
"Ayah berangkat duluan." pamit Yohan dan masuk kemobil.
mereka bertiga tersenyum dan mengangguk bersamaan.
Mobil Yohan telah pergi meninggalkan tempat. Reyhan pun segera masuk kemobil untuk pergi kekantor.Namun pintu mobil yang baru saja ia buka langsung tertutup karna Kelvin.
Kelvin tersenyum ramah pada sang kakak. Melihat wajah Kelvin, firasatnya tiba-tiba nggak enak.
"Kakkk, kalau seandainya gue nggak restuin hubungan lo sama kak Klara lo trima nggak? Kalau lo nggak peduli, kasihan kakak ipar entar gue campakin. Perasaanya nanti gimana ya?" ucap kelvin berfikir sembari menyeder dipintu mobil Reyhan.
Reyhan menaikkan kedua alisnya "maksud lo dek?"
"Ayolahh kak jujur aja, yang lo kasih ke Syakila bubur kacang ijo kan?"
FLASSBACK ON
Terlihat Kelvin tengah berada diteras kamarnya melihat pemandangan pagi hari. Disaat ia sedang melihat-lihat arah luar rumahnya, tanpa sengaja ia melihat tukang bubur kacang ijo lewat.
Kelvinpun langsung lari keluar rumah menghampiri situkang bubur. Langkahnya terhenti, ia beralih bersembunyi dibalik pohon.
"Pak buburnya satu ya." pinta Reyhan pada sibapak penjual.
__ADS_1
"siap den." jawab bapak penjual bubur itu dengan sopan dan ramah.
"Jualannya udah lama pak?" tanya Reyhan sopan
"Udah den, Udah 4 tahun." jawab sibapak penjual sembari menuangkan bubur keplastik.
"lama juga ya pak, kenapa nggak berkembang pak?" tanya Reyhan.
"Gimana mau berkembang dennn, untungnya aja nggak pasti. Kadang untung kadang rugi, begitu terus den." keluh sibapak itu.
"iya juga ya pak." jawab Reyhan "Bapak muter tiap hari disini?" tanyanya
"Baru aja den, biasanya juga dikomplek sebelah.Saya cuman pingin nyoba aja kalau jualan disini laris enggak." jawab bapak itu dan Reyhan menganggukkan kepala.
Bubur pun telah siap dan bapak penjual itu memberikan ke Reyhan.
Reyhan menerimanya dan mengambil uang disaku kantongnya "Berapa pak?" tanya Reyhan.
"lima belas ribu aja den." jawab bapak itu
Reyhan pun memberikan uang dua puluh ribuan kebapak itu "ini pak, sisanya ambil aja." ucap Reyhan ramah.
sibapak menerimanya dengan senyum ceria "Terimakasih Aden."
Reyhan mengangguk "sama-sama pak." dan setelah itu pergi pulang kerumah.
Kelvin yang bersembunyi balik pohon tersenyum gembira "Punya kakak Pengertian begini enak juga."
Kelvin kembali kerumah lewat arah belakang, supaya ia tidak ketahuan Reyhan. Ia sudah tidak sabar ingin mencoba bubur kajang ijo itu. ia berlari secepatnya, supaya bisa segera sampai rumah dan memakannya.
Sesampainya dirumah Kelvin melihat sang kakak memberikan bubur itu keadik bungsunya. Kelvin bisa saja mengalah toh itu diberikan keadinya sendiri.
saat hendak pergi, langkahnya terhenti.
"Kakak cuman beli satu karna uang kakak tadi kurang. Jadi kakak samperin kamu kekamar, biar Kelvin nggak tau." ucap Reyhan.
mendengar hal itu membuat Kelvin geram. Ia pun memutuskan untuk diam dan pura-pura tidak tau.
Kelvin nggak akan marah jika Reyhan tidak diam-diam memberikan bubur itu Syakila. Tapi karena terlanjur Kelvin tidak bisa memaafkannya.
FLESSBACK OFF
"Eh enggak, kan kakak udah bilang bakpao" ngeles Reyhan.
"Ohhh gitu." Kelvin mengambil pisau kecil dari sakunya yang sengaja ia ambil tadi dari dapur.
Syakila kaget, ia tidak menyangka hanya karna bubur, Kelvin akan membunuh kakaknya sendiri.
Syakila ingin menghentikannya namun terlambat.
Srekkkkkkkkk
__ADS_1