
DiBandung
Keluarga yohan telah sampai dikediaman keluarga klara.
Saat ini Yohan, Niya, Reyhan dan keluarga klara berkumpul diruang tamu.
"Kedatangan kami kesini ingin menyampaikan keseriusan anak kami untuk menikahi anak anda dan akan mempertanggung jawabkannya." ucap Yohan sopan namun terdengar tegas
"Saya senang anda sekeluarga mau bertangung jawab dan menerima anak saya. Untuk pernikahan menurut saya, bagaimana jika menunggu anak saya lahiran dan dua atau tiga bulan kemudian kita adakan pernikahannya?" Ucap Dady Klara
Yohan mengangguk "Baiklah itu ide yang bagus."
"Dad itu artinya 7 bulan lagi anak kita nikah?" tanya mama klara kepada suaminya.
"Iya ma" jawab Dady klara
"Tapi Klara tinggal disini dulukan dad?" tanya mama Klara
"Iya sementara Klara sama kita nanti kalau udah nikah sama suaminya." Jawab ayah Klara tersenyum haru
Mama Klara meneteskan air matanya dan memeluk sang anak yang ada disampingnya "Bentar lagi anak mama jadi Ibu hikss hiks"
Klara pun ikut meneteskan air matanya dan memeluk erat sang mama.
Melihat anak dan istrinya berpelukan, Ayah Klara pun ikut memeluk.
Yohan, Niya dan Reyhan terharu, terlukis senyum di wajah mereka.
"Keluarga yang harmonis.Jadi pingin meluk Niya juga." batin Yohan
"Aaaaa ya ampun aku baper. Ngapa kita bertiga nggak pelukan juga kaya mereka hiks." batin Niya
"Keluarga baruku." batin Reyhan
Tak lama terdengar hp berbunyi Ayahhh yohann ada telfonnnnnnn
Nada dering hp Yohan sengaja ia pasang suara Syakila yang terdengan lembut dan mengemaskan.
Ayah dan mama klara terlihat bingung, mereka seperti mencari keberadaan anak perempuan.
"Perasaan nggak ada cewek lain disini kecuali mama,besan sama klara. Mana orangnya?" batin ayah klara
"Ehh suaranya siapa ini? Kok nggak ada orangnya, apa cuman aku yang denger." batin mama Klara.
Yohan yang menyadari calon besannya kebingungan merasa malu dan bersalah "maaf ini saya ada telfon" yohan menujukan hpnya yang masih berdering Ayahhh yohann ada telfonnnnnnn
Ayah dan mama Klara tersenyum kikuk karena merasa malu.
"Maaf saya angkat dulu." Pamit yohan ingin keluar mengangkat telfon
"Ohh iya iya" jawab ayah Klara
Diteras rumah Klara, yohan mengangkat telfon
"Hallo Assalammualaikum" salam Yohan
"Waalaikumsalam bapak Yohan, Saya bu mira guru bk Syakila ingin memberitahukan kebapak, apa anda bisa besok pagi kesekolahan karna Syakila hari ini telah menabrak pagar sekolah dan membuat keributan disekolah saat upacara.?" ucap Bu Mira sopan
"Menabrak pagar?"
"Iya pak, Syakila menerobos sekolah dengan mobilnya hinga pagar terjatuh dan rusak."
Yohan hanya bisa memijat kepalanya dengan salah satu tanganya.Baru tinggal beberapa jam, Syakila langsung buat ulah.
"Maafkan Syakila bu, untuk biaya kerusakannya saya yang akan menanggung.Besok pagi saya akan kesekolah."
"Terimakasih pak atas pengertiannya dan waktunya.Assalammualaikum."
"Waalaikumsalam" jawab yohan dan mematikan telfonnya
Ia kembali masuk dan berbincang-bincang pada calon besannya.
__ADS_1
Setelah selesai Yohan,Reyhan dan Niya kembali pulang kerumah.
🌸
Disekolah
Syakila pergi kekantin meninggalkan Reza sendiri dihalaman sekolah.Ia begitu kesal dan marah.
"Syakila" panggil kelvin
Syakila menoleh kearah sumber suara dan mendapati sang kakak sedang membawa dua minuman dingin "itu untuk aku kak?"
Kelvin menganggukdan memberikan minum kesyakila "Reza mana?" tanya Kelvin sembari melihat-lihat, kalik aja muncul batang hidungnya
"Dihalaman" jawab singkat Syakila sembari meminum minuman yang dibeli sang kakak
Sampai aku ragu untuk menelfonmuuuu mengertikah kamu aku rindu kamuuuu
Telfon Syakila berbunyi
Syakila meraih hpnya dari kantong roknya dan melihat tulisan dilayar "Ayah"
"Siapa dek?" tanya kelvin
"Ayah kak" jawab Syakila dan segera mengangkat telfonnya
📱 Syakila : Assalammualaikum ayah, ada apa yah?
📱Yohan : Keadaan kamu gimana? Ayah denger kamu nabrak pager sekolah
📱Syakila : hehehheeee Baik kok yah
📱Yohan : Alhamdullilah
📱Syakila : hehehe iya, ayah cuman mau nanyain itu?
📱Yohan : Iya sayang
📱Yohan : Waalaikumsalam
Syakila pun mematikan telfonnya dan memasukannya dikantong.
"Dek mau kekelas?" tanya Kelvin
"Enggak" jawab syakila setelah itu pergi meninggalkan Kelvin sendiri
"Syakilaaaa Syakilaa" panggil Kelvin namun hanya mendapat lambaian tangan dari syakila tanpa membalikan badan.
Suasana hati Syakila hari ini memang sedang buruk, ia juga sengaja tidak kekelas karna menghindari David.
Saat ini Syakila pergi menuju halaman belakang sekolah, namun tanpa sengaja Syakila melihat Farel yang ditembak kakel.Syakila langsung bersembunyi dibalik pohon dan mengintipnya.
"Farel sebenernya awal ka-kamu dateng aaa a-aku suka sama kamu." ucap Wanita itu malu
"Maaf kak saya tolak" Farel langsung menjawabnya dengan wajah datar tanpa ekspresi
Wanita itu menangis "Kalau hiks hiks kamu malu hiks pa-caran karna umur ku hiks ak-"
"Bukan karena umur tapi karna saya suka wanita lain." potong Farel
Wanita itu malu dan kesal, ia pergi berlari meninggalkan Farel.
Farel hanya menghela nafas dan pergi kembali kekelas.
Syakila yang mendengarnya meneteskan air mata dan memegangi dadanya.Ucap Farel yang mengatakan jika ia menyukai wanita lain membuat hati Syakila sakit. Ia tahu yang dimaksud Farel adalah Adel. Ia tidak bisa menghindari perasaan ini setiap kali Syakila ingin melupaknnya perasaan ini malah menjadi besar.
🌸
Jam pelajaran mulai Syakila benar-benar tidak kekelas.
"Nih anak bener-bener ya, tau hari ini ada ulangan mtk tapi malah ngilang, nggak ajak-ajak lagi." kesal Amira
__ADS_1
"Ngapa lu nggak nyusul aja tadi?" jawab adel
"Gue males" elak Amira
"Anehh lu, Syakila kagak ajak-ajak lo bolos lu marah, gue tanyain jawabbannya males.Minta lu apa sih." sewot adel
"Minta gue Syakila masuk kekelas biar gue bisa nirun PUAS LU HAH" ucap Amira ngegas dan mendapat timpukan penghapus dari bu Mahmud.
"Aduhhhh" ucap amira kesakitan.
"Puas apanya hemm" tanya bu mahmud
"Ehhh bu mahmud, itu bu kemarin saya kalah main game dikalahin siadel, sama adel diungkit lagi bu. Saya nggak trima jadi saya bilang puas lu hah gitu bu." alasan Amira tersenyum kikuk
"Benar itu adel?" tanya bu mahmud pada Adel
Amira langsung menoleh kearah Adel dan mengkode Adel untuk mengiyakannya.
Adel pun mengangguk "iya bu"
"Tuh kan buuu, ibu sih nggak percayaan apa yang saya bil---"
Brukkkkk
KYAAAAAAAAA
Semua anak kelas X IPS 4 dan juga Bu Mahmud kaget mendengakar pintu yang terbuka secara keras.
Disaat pintu terbuka, disana memperlihatkan wanita cantik yang sama kagetnya, dia adalah Syakila.
Syakila menendang pintu begitu keras karna mengira kelas kosong.Ia terlupa jika mapel jam sekarang adalah mtk "Mampus gue" batin Syakila.
"SYAKILLAAAAAAAAAAAAA" teriak Bu Mahmud begitu keras hingga para murid menutup telinga mereka masing-masing.
Mengingat hari ini dia bisa bebas.Syakila memutuskan pergi dari kelas "ASSALAMMUALAIKUM BU, MAAF SAYA SALAH KELASSSS" ucap Syakila sembari kabur.
Semua murid melongo kecuali adel dan amira, mereka berdua menepuk jidat.
"SYAKILAAAAA AWAS AJA KAMU YAAAA" ucap bu Mahmud yang saat ini ada didepan pintu kelas melihat kepergian Syakila.
"Busettt alesannya nggak nalar njir. Masa dia bilang salah kelas Hahahaha" ucap David diakhiri tawa.
"Hmzz ya gitu tuh kalau jiwa badgril nya keluar" ucap Amira
"Ahahhaa ngakak njir gue lihat Syakila." jawab David
"Apa nanti dia langsung pulang?" tanya Farel
"Kayaknya enggak sih." jawab Adel
"Lah tuh anak tadi masih pakai tas." jawab David
"Dia pakai tas karna nggak sempet kekelas dodol" ucap Amira
"Kalau nggak pulang dia kemana?" tanya Farel
"Rooftop atau warung belakang sekolah" jawab Adel.
Farel mengangguk, ia pun berdiri dari duduknya.
"Lo mau kemana?" tanya David
"Ketoilet" jawab Farel.
Farel pun menghampiri bu Mahmud yang terlihat sedang mengetik dihpnya.
"Bu saya izin kekamar mandi." ucap Farel sopan
Bu Mahmud mengangkat pandangnya dan melihat Farel "iyaa, cepet balik kekelas ulangan bentar lagi ibu mulai." ucap Bu Mahmud
Farel mengangguk dan pergi meninggalkan kelas.
__ADS_1