Kisah Cinta Syakila

Kisah Cinta Syakila
S2 : Cp 4


__ADS_3

Syakila pergi masuk ke dalam Kampus. Entah mengapa, ia merasa dirinya jahat. Melihat Amira bahagia dan di berikan kejutan sebagus itu oleh David, membuatnya sedih. Ia merasa iri dengan Amira, pertemuannya dan Farel tak seindah itu. Kisahnya setelah bertemu, sedikit di bumbui rasa pahit. Tak lama seseorang menepuk punggungnya, hingga membuatnya terkejut dan menjauh.


"Haisss, Amira! Kebiasaan banget sih," kesal Syakila.


"Heheheee, maaf," ucap Amira sambil terkekeh.


"Maklum Sya, lagi happy dia," kata Adel.


"Ohh iya, terus David kemana?" tanya Syakila.


"Kantor katanya," sahut Amira.


"Ohhh," ucap Syakila. Mereka pun pergi masuk ke dalam Kelas. Terlihat Angga dan Reza telah berada di tempat.


"Wihhh, udah di sini aja lo," saru Amira. Mereka bertiga duduk di tempat masing-masing.


"Kuliah lebih penting," sahut Angga.


"Sejak SMA aja udah pegang Perusahaan, harusnya lo bisa ngalahin Reza nanti," ucap Adel.


"Praktek bisa aja, kalau materi kagak," sahut Angga.


"Bisa gitu ya," seru Amira.


Tak lama Dosen pun masuk dan memulai pelajarannya. Para Mahasiswi dan Mahasiswa mendengarkan dengan serius. Dosen mulai menyebarkan lembaran soal dan para Murid langsung mengerjakannya.


...🌸...


Farel kini telah berada di ruangannya dan tengah fokus membaca dokumen. Tak lama seseorang datang dan duduk di kursi depan mejanya. Wajah pemuda itu terlihat bersinar dan penuh kebahagian. Dia adalah David.


"Lo tanya dong, gue kenapa," ujar David.


"Lo kenapa?" tanya Farel sesuai permintaan.


"Gue tadi pagi kasih kejutan ke Amira di Kampus dong," sahut David. "Dia sampek nangis saking senengnya."


"Apa Syakila berubah karena ini?" batin Farel bertanya-tanya.


"Anji*, malah diem," kesal David.


"Congrats," sahut Farel.


"Ck, lo mau lihat vidionya?" tawar David dan Farel pun menganggukkan kepala. Ia pun memberikan handphonenya ke Farel.


Farel melihatnya dengan serius. Terlihat jelas di layar tersebut, apa yang diberikan David begitu indah dan romantis. David memberikan kebahagian dengan cara sederhana dan tak mahal. Miliaran perhiasan yang akan Farel berikan, tidak akan sebanding dengan pemberian David ke Amira.


"Lo tau, balon-balon yang bawa nama Amira, gue tiup sendiri sampek ngos-ngossan," ucap David memberitau.


Farel yang mendengarnya merasa kagum dengan sahabatnya ini. Ia menghampiri David dan berpelukan ala anak cowok. Setelah berpelukan, mereka pun pergi ke kantin milik Kantor Farel.


...🌸...


Syakila, Sisil, Amira dan Adel kini telah berada di halaman Kampus. Mereka duduk di bangku panjang bawah pohon yang tinggi dan besar. Tempat itu terlihat ada dua bangku yang saling berhadapan dan meja persegi panjang di tengah-tengahnya.


"Gue denger-denger, lo sama Juna habis nikah tinggal di luar negeri," ucap Amira.


"Iya," sahut Sisil. "Soalnya Juna kebagian perusahaan yang ada di sana." Amira dan Adel mengangguk paham, sedangkan Syakila? Ia sudah tau dari awal.

__ADS_1


"Elo juga kan Del?" tanya Syakila dan Adel pun mengangguk (mengiyakan.)


"Alasannya?" tanya Amira.


"Keluargaku kan rata-rata tinggal di luar negeri, mangkanya aku diminta tinggal di sana," sahut Adel diangguki Syakila, Sisil dan Amira.


Tak lama Angga pun datang menghampiri mereka berempat. "Del, lo di tungguin Reza di parkiran," ucapnya memeberitau.


"Ohh oke," sahut Adel. "Aku duluan ya guys, Assalammualaikum."


"Waalaikumsalam," sahut mereka berempat bersamaan. Adel pun pergi meninggalkan tempat.


"Mir, temenin gue ke Dekan yuk!" ajak Ssil dan Amira pun mengangguk. Mereka pergi meninggalkan Syakila dan Angga berduaan. Hal ini sering terjadi, karena itu Syakila malas menanggapinya dan memilih diam.


"Sya, ngapa lo jadi dingin gini?" tanya Angga.


"Kenapa emangnya?"


"Semenjak ke jadian di gudang waktu itu, lo berubah jadi dingin dan ngehindari gue."


"Itu cuman perasaan elo paling," sahut Syakila. "Maaf Nga, gue mau balik," Syakila berdiri dari duduknya dan hendak pergi meninggalkan tempat.


"Lo ingetkan, apa yang lo lakuin di gudang waktu itu?"


Syakila menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Angga. "Lo kan sadar, ngapa lo nggak berontak?"


"Lo seagresif itu, mana mungkin gue bisa nolak."


"Masa kalah sama tenaga cewek?"


"Yang gue maksud bukan soal tenaga, tapi nafsu," sahut Angga membuat Syakila terdiam. "Gue bukan cowok yang gampangan Sya, jangan remehin gue." Ia pun pergi meninggalkan Syakila sendirian.


Tak lama seseorang datang dan menghapus air mata Syakila. Ia adalah Farel. "Ada apa hemm?" tanyanya.


Syakila tersenyum melihat Farel. "Nggak papa, kamu ngapain di sini?"


"Mobil kamukan di kantor," sahut Farel.


"Oh iya," ucap Syakila.


"Yuk pulang!" ajak Farel dan Syakila pun mengangguk. Mereka berdua pergi ke arah mobil, sembari berpegangan tangan.


Adel dan Sisil yang melihat dari kejauhan terlihat tersenyum-senyum sendiri. Tanpa ke duanya sadari, David dan Juna berada di belakang mereka.


"Asik ya ngintipin orang," sindir Juna.


"Kagak takut tuh mata di tusuk pakai besi panas sama Malaikat," ucap David.


"Ststtssttt, jangan bawa-bawa agama dulu, biar ngelakuin dosanya lancar nih," sahut Amira.


"Ohhh, habis maksiat tobat gitu ya?" tanya David.


"Hiyalahhhh, itu lo tau," sahut Amira.


"Tuhankan maha pemaaf," ucap Sisil.


"Hmmm, nggak nyangka calon bini gue begini," sahut Juna.

__ADS_1


"Sama," sahut David.


Sisil menaikkan alisnya, "Kenapa dia bilang calon bini ya? Suaranya juga nggak asing," ucapnya. Mereka berdua pun membalikkan badan dan melihat Juna bersama David.


"Hemmm, enak ngintipinnya?" tanya David.


"Hehheeee." Amira tertawa malu. "Jemput aku ya?"


"Niatnya iya, tapi nggak jadi," sahut David dan pergi meninggalkan tempat.


"Ehhhh, kok gitu sih." Amira mengejar David.


Juna melirik Sisil dan yang di lirik hanya cengengesan saja. Ia pun merangkul Sisil dan pergi ke arah mobil. Mereka berempat pulang ke rumah masing-masing.


...🌸...


Farel dan Syakila kini telah berada di dalam mobil. Mereka berdua dalam perjalanan ke rumah Syakila. Farel sesekali membuka pembicaraan, karena Syakila dari tadi hanya diam saja.


"Lagi ada masalah?" tanya Farel.


"Nggak, kenapa kamu tanya begitu?"


"Kalau ada masalah bilang aja, kalik aja aku bisa bantu," ucap Farel tak menjawab pertanyaan Syakila.


"Nggak ada kok," sahut Syakila. "Kamu nggak perlu khawatir."


Farel merasa kesal, karena Syakila telah berbohong. Padahal sudah jelas Syakila tadi menangis, tapi masih saja bohong. Ia benar-benar kesal, karena Syakila sudah melanggar janjinya.


Clitttt.


Farel menghentikan mobilnya secara mendadak, karena lampu merah. Syakila terkejut dan melihat ke arah Farel. Wajah sang kekasih terlihat begitu dingin, hingga membuatnya merinding.


"Aaa-apa gue buat kesaalahan?" batin Syakila ketakutan. Ia ingin bertanya ke Farel secara langsung. Namun sayangnya, baru mau buka mulut Farel sudah menancap gas dan membawa mobilnya dengan kecepatan yang tinggi.


Syakila menggegam erat sabuk pengamannya dan berdoa dalam hati. Tak lama, seorang Ibu-ibu datang menyebrangi jalan. Syakila dan Farel terkejut. Farel membanting setir dan Syakila menutupi wajahnya dengan ke dua tangannya.


......🌸......


...Hmzzzz, habis banting setir ngapa ya?...


...Aku kembali, diem-diem nih ambil hp Adek, buat tetring kuota awoakowkkk. Kalau kagak begini bisa-bisa bulan depan aku up.😂😂😂...


......Jangan ditiru loh ya!......


...Oh iya...


...00.01...


...SELAMAT TAHUN BARU GUYSSSS🥳🥳✨✨✨✨🎇🎆...


Semoga di tahun 2022 ini, virus yang tengah menyebar di bumi kita bisa secepatnya hilang dan kembali beraktivitas seperti biasanya. Semoga kehidupan kita semua di tahun 2022 ini bisa menjadi lebih baik dan bisa menata diri kita sendiri untuk masa depan. Lembaran baru akan tiba, selamat menjalani tahun baru.


Masalalu yang pahit memang sulit untuk kita lupakan dan maafkan, tapi bisa di sampingkan. Sibukkan diri untuk melakukan hal baik, menata diri untu masa depan dan mencari data diri kita. (Apa sih, aku pake lupa segala namanya.)


...Apa keahlian kita? Cita-cita apa yang ingin kita gapai? Apa kesukaan kita? Apa yang ingin kalian lakukan di tahun 2021 dan sebelumnya yang belum kita raih, semoga bisa kita lakukan di tahun ini....


Aku senang, di tahun 2021 bisa masuk ke dunia pernovelan ini. Aku bisa mengenal banyak Author dan Readers yang Alhamdulillah baik-baik serta asik. Semoga di tahun 2022 aku bisa menjadi lebih baik.

__ADS_1


...Semangat ya guys....


__ADS_2