Legenda Pendekar Pedang Naga

Legenda Pendekar Pedang Naga
BAB. 59 Changyi Yuwen vs Mo Shao II.


__ADS_3

Hampir semua mata orang terbelalak dan ada yang mulutnya sampai terbuka karena rasa terkejut. Bahkan ada beberapa orang sampai berdiri saking terkejutnya. Mereka sulit untuk percaya karena kejadian itu sungguh membuat orang terpana.


"I... ini. Benarkah usia pemuda itu semuda yang terlihat!" Komentar salah seorang penonton yang meragukan usia asli Changyi Yuwen.


Dia berfikir Changyi Yuwen ini sebenarnya berusia lebih tua, namun mengunakan tenaga dalam yang dimiliki agar terlihat jauh lebih muda dari usia aslinya.


"Mustahil. Biasanya hanya pendekar yang memiliki jumlah tenaga dalam besar yang bisa melakukan ini atau paling tidak pendekar dewa suci. Tapi pemuda ini...."


"Tidak mungkin... Jika pemuda ini sudah di tingkat pendekar dewa suci."


"Ilusi... ini pasti hanya ilusi!" Banyak sekali kata kata dari para penonton yang ada di aula pertandingan.


Patriak Zhang Zhuran pun juga ikut berkomentar, "Anak ini. Setinggi apa sebenarnya kekuatan yang dimilikinya. Kenapa aku tidak bisa melihat seberapa tinggi tingkat kultivasinya?"


Tidak akan ada orang yang bisa melihat di tingkat apa kultivasi Changyi Yuwen saat ini. Seandainya mereka tau kalau Changyi Yuwen sudah berada di tingkat pendekar dewa abadi mungkin tidak ada yang percaya.


Tidak akan ada satu orang pun yang bisa melihatnya tingkat kultivasi yang sebenarnya kecuali mereka memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi dari Changyi Yuwen. Semua itu disebabkan oleh segel aura naga yang belum sepenuhnya terbuka.


Pada saat ini tingkatan pendekar paling tertinggi di kekaisaran Zhao hanya sampai pendekar dewa suci. Di kekaisaran Zhao ini masih belum ada pendekar yang mencapai tingkat pendekar dewa abadi.


Karena syarat untuk mencapai tingkat pendekar dewa abadi sangatlah sulit, itulah sebabnya tingkat pendekar dewa abadi masih dianggap sebagai legenda karena masih belum ada yang mencapainya.


Namun jika itu di kekaisaran Ming bukan lagi hal yang aneh, bahkan ada pendekar yang mencapai tingkatan lebih tinggi lagi dari pendekar dewa abadi.


Setelah tingkat pendekar dewa abadi yaitu pendekar dewa raja abadi dan yang paling tinggi pendekar dewa kaisar abadi. Karena di kekaisaran Ming ilmu beladiri lebih maju, jika di bandingkan di kekaisaran Zhao. Semua itu berkat sumber daya yang melimpah untuk perkembangan seorang pendekar.

__ADS_1


Sebenarnya tindakan yang dilakukan oleh Changyi Yuwen ini bukanlah hal yang aneh di dalam dunia persilatan. Namun karena ini terjadi di depan mata mereka sendiri mereka sulit percaya.


Semua orang pendekar sebenarnya bisa melakukan seperti yang Changyi Yuwen lakukan. Masalahnya untuk bisa menciptakan energi pelindung sekuat itu tidak mudah.


Karena mereka setidaknya mempunyai tenaga dalam lebih dari 1000 lingkaran lebih tepatnya 1500 lingkaran tenaga dalam.


Sementara itu orang yang memiliki jumlah tenaga dalam sebesar itu, biasanya hanya dimiliki oleh mereka yang sudah mencapai puncak pendekar dewa suci.


Tidak semua pendekar dewa suci memiliki jumlah tenaga dalam sebesar itu. Hanya mereka pendekar dewa suci yang ahli mengunakan tenaga dalam saja yang dapat mencapai tenaga dalam sebesar itu.


Contohnya di kekaisaran Zhao ini hanya ada 2 orang saja yang dapat memiliki jumlah tenaga dalam mencapai 2500 lingkaran. Yang pertama adalah penguasa dunia es dan kedua penguasa dunia salju.


Mereka membutuhkan jumlah tenaga dalam sangat besar untuk mengendalikan dan menciptakan es abadi milik mereka. Begitu juga dengan penguasa dunia salju mereka membutuhkan jumlah tenaga dalam jumlah besar untuk menciptakan salju abadi.


Di sebut dengan nama penguasa dunia es karena dia adalah pemimpin dari pulau dunia es. Sebuah pulau yang dikelilingi oleh es yang tidak pernah mencair sepanjang tahun itulah kenapa disebut es abadi.


Begitu juga dengan penguasa dunia salju mereka tinggal dan menguasai sebuah daratan yang selalu dikelilingi oleh salju yang tidak pernah meleleh sepanjang makanya di sebut salju abadi. Tempat mereka dikenal dengan nama pulau dunia salju yang ada di ujung perbatasan kekaisaran Zhao.


Changyi Yuwen yang melihat Mo Shao mundur beberapa langkah kebelakang sambil memegangi dadanya hanya tersenyum mengejek.


"Ck... Ck...." Changyi sambil berdecak mengejek.


"Hanya segini saja. Kemampuan yang dimiliki pemuda paling jenius dari sekte srigala emas." Changyi Yuwen memprovokasi Mo Shao dengan kata kata.


Mo Shao yang merasa dirinya di rendahkan oleh Changyi Yuwen. Hatinya merasa panas seperti terbakar oleh panas bara api. Dia seperti tidak lagi merasakan rasa nyeri di dadanya, yang ada kini rasa sakit hati karena ucapan Changyi Yuwen.

__ADS_1


"Sudah ku mengingatkan jika kita bertemu lagi, aku tidak akan memberikan kesempatan kedua. Jadi mari nikmati permainan ini." Changyi Yuwen berkata pelan dan dengan senyum tipis menghiasi wajahnya yang tampan.


"Bedebah!!! Rasakan ini." Mo Shao yang kini emosinya sudah tidak terkontrol langsung menyerang dengan membabi-buta.


"Srigala raja gunung!!!"


Mo Shao terus menerus menyerang Changyi Yuwen seperti orang kesetanan dan sudah tidak bisa berfikir jernih lagi. Serangannya terus mengarah pada jantung dan leher Changyi Yuwen.


Sekarang Mo Shao tidak lagi berfikir tentang pertandingan turnamen yang ada dalam hatinya hanya ingin membunuh Changyi Yuwen dengan tangannya sendiri. Kini dia sudah tidak lagi menutupi nafsu membunuhnya yang terarah pada Changyi Yuwen.


Wasit sebenarnya ingin menghentikan pertarungan itu, karena Mo Shao menyerang Changyi Yuwen dengan nafsu membunuh yang sudah tidak disembunyikan lagi.


Namun ketika matanya bertemu dengan Changyi Yuwen, pemuda itu hanya menggelengkan kepalanya sebagai tanda jangan menghentikan pertandingannya, wasit Li Jian hanya menghela nafas panjang.


Changyi Yuwen yang mendapat serangan yang bertubi-tubi hanya menghindar sesekali menyambut serangan itu dengan pedang naga yang masih tetap tersarung.


Melihat Mo Shao sudah seperti orang kehilangan akal mau tidak mau Changyi Yuwen mengeluarkan sedikit kekuatannya untuk mengimbangi serangan Mo Shao yang sangat mematikan.


Pertarungan mereka ternyata sudah berlangsung lebih dari 20 menit namun masih belum ada yang kalah. Changyi Yuwen memang sengaja tidak ingin mengeluarkan aura naga kembali, selain tidak ingin menjadi perhatian banyak orang dia juga ingin bertarung lebih lama untuk memberi pelajaran pada pemuda sombong itu.


Pertarungan terus berlangsung kini tubuh Mo Shao sudah di penuhi luka lebam karena pukulan pedang naga yang masih tersarung. Jika saja Changyi Yuwen menarik pedang naga dari sarungnya sudah pasti tubuh Mo Shao dipenuhi Luka sayatan pedang.


Di rasa sudah cukup baginya memberi pelajaran pada pemuda arogan dan sombong untuk bisa merubah sifatnya menjadi lebih baik.


Dengan satu tendangan memutar Changyi Yuwen mengakhiri pertarungan pajang dengan Mo Shao. Karena tubuh Mo Shao langsung jatuh tersungkur golok srigala yang ada di tangannya pun terlepas. Dia sungguh sudah kehilangan tenaga untuk bangkit dari lantai.

__ADS_1


Wasit yang melihat Mo Shao sudah tidak bisa bangkit kembali mengambil keputusan kalau pertandingan dimenangkan oleh Changyi Yuwen.


__ADS_2