
Suasana menjadi canggung karena keduanya sama sama terdiam. Yong merasa tidak nyaman dengan suasana itu. Dia berusaha untuk mencairkan suasana di antara mereka berdua dengan bertanya.
"Kenapa kamu tadi hanya diam saja saat mereka mengganggu mu?"
"Mereka sudah terbiasa melakukan hal seperti itu padaku. Jadi buat apa meladeni mereka."
"Jadi kamu sering ditindas oleh mereka?"
"Hemm." Jawab Qing Liu Fei.
"Kenapa kamu tidak membalasnya?"
"Buat apa? Kalau pun aku menang dan mereka kalah denganku. Orang tua mereka akan mendatang dan mencari ku. Lalu mereka akan menghukum ku dengan berbagai macam tuduhan tuduhan palsu."
"Kenapa bisa seperti itu?"
"Karena mereka mempunyai kekuasaan di dalam sekte ini. Sementara aku hanya sendiri, tidak ada yang bisa aku andalkan jika aku terlibat masalah dengan mereka." Qing Liu Fei menjelaskan.
"Boleh aku tahu kenapa kamu tadi bisa sampai tenggelam ke dalam danau?"
"Itu karena ulah mereka."
"Kenapa? Memangnya kamu melakukan kesalahan apa? Sampai mereka berbuat seperti itu padamu."
"Aku sendiri tidak tahu. Dimana letak kesalahanku. Aku sendiri juga bingung"
"Kenapa bisa begitu?"
"Entahlah. Tetapi yang jelas mereka selalu saja mengganggu ku setiap kali bertemu dengan ku."
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak melapor pada tetua bagian penegak hukum yang ada di dalam sekte ini. Atau melaporkan langsung pada patriak sekte ini."
"Siapa yang mau mendengarkan laporan orang seperti kami ini? Tetua bagian penegak hukum?" Qing Liu Fei dengan ekspresi yang sulit untuk dijelaskan.
"Kenapa? Apakah di dalam sekte ini tidak tidak ada bagian penegak hukum?" Tanya Yong semakin penasaran dengan rahasia yang ada di dalam sekte teratai emas. Yong merasa ada banyak rahasia yang tersembunyi dari orang luar.
"Bukannya kami mendapatkan keadilan. Yang ada justru kami yang akan di hukum atau harus membayar denda." Jawab Qing Liu Fei dengan tersenyum kecut mendengar pertanyaan dari Yong.
"Karena tetua bagian penegak hukum sudah bekerja sama dengan wakil ketua sekte. Jadi jika kami melapor yang ada bukan mendapatkan keadilan justru kami akan mendapatkan hukum. Jadi sudah tidak ada lagi keadilan di dalam sekte ini?" Qing Liu Fei menjelaskan keadaan yang ada di dalam sekte yang tidak diketahui oleh orang luar.
"Benarkah? Seburuk itukah sistem yang ada di sekte ini...." Ucap Yong merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.
"Dahulunya tidak demikian. Tetapi semenjak kematian nona Fang Yin dan menantunya serta kehilangan cucunya. Patriak Fang Tao sering menutup diri. Sehingga urusan sekte banyak diambil alih oleh wakil ketua sekte sekarang."
"Lalu apa tindakan Patriak Fang Tao? Apakah Patriak tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya?"
Yong sangat terkejut dengan semua cerita dari Qing Liu Fei. Kalau memang semua yang di ceritakan oleh Qing Liu Fei itu benar maka kondisi sekte ini sungguh sangat buruk. Cepat atau lambat pasti akan terjadi pemberontakan dari orang orang yang selama ini selalu ditindas.
Yong bisa mengambil kesimpulan berdasarkan cerita dari Qing Liu Fei. Kalau tujuan dari wakil ketua sekte adalah jabatan sebagai Patriak. Jadi dia berusaha untuk memanipulasi semuanya sesuai dengan dengan keinginannya.
"Tuan muda harus tau ini. Demi kakeknya dan orang orang yang yang tidak mendapatkan keadilan dari wakil ketua sekte dan antek-anteknya." Gumam Yong dalam hatinya.
Yong mengamati wajah gadis itu dengan seksama. Gadis itu nampak cantik sekali di bawah temaramnya sinar rembulan. Namun dibalik kecantikan gadis itu, sepertinya tersimpan banyak sekali rahasia di dalamnya.
"Wajahmu masih nampak pucat. Kenapa kamu duduk di sini sendirian?" Tanya Yong kembali setelah selesai mengamati wajah gadis cantik tersebut.
"Karena hanya tempat inilah yang bisa aku datangi. Tempat sepi tidak ada penghuni, yang mau menerimaku tanpa mendiskriminasi tentang latar belakang yang aku miliki." Jawab gadis itu memandang nanar kearah Yong sebelum menjeda ucapannya.
"Terima kasih sebelumnya tuan. Karena telah mau menolongku tadi. Seandainya ada tidak menolong saat itu mungkin saat ini aku sudah mati didalam dasar danau itu." Lanjutnya lagi.
__ADS_1
"Tidak masalah. Boleh aku memeriksa denyut nadi mu?" Tanya Yong pada Qing Liu Fei.
Yong merasa kalau gadis itu sebenarnya masih belum sembuh karena wajahnya masih terlihat pucat seperti orang sakit. Qing Liu Fei hanya menganggukkan kepalanya karena tidak ada alasan untuk menolaknya.
"Boleh aku tahu siapa namamu?" Tanya Yong pada gadis yang duduk di hadapannya itu.
"Namaku Qing Liu Fei. Apakah aku juga boleh mengetahui nama anda?" Jawab Qing Liu Fei sopan. Dia juga ingin mengetahui nama orang yang telah beberapa kali menolongnya.
"Panggil saja aku Yong. Boleh aku bertanya sedikit pribadi?" Tanya Yong kembali. Dan gadis itu hanya menganggukkan kepalanya.
"Kenapa kamu bisa mengalami luka dalam separah itu. Apakah kamu tau, kalau didalam tubuhmu ada racun? Dan seperti racun itu sudah cukup lama bersarang di dalam tubuhmu?"
Sekali lagi Qing Liu Fei hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kecut mendengar perkataan Yong. Dia tidak menduga kalau pemuda itu bisa mengetahui kondisi tubuhnya hanya dengan sekali periksa.
"Beberapa tahun yang lalu. Ketika aku ingin membalaskan dendam kedua orang tuaku yang mati karena menjalankan misi rahasia sekte. Pada saat itu aku sempat berhadapan dengan musuh yang menggunakan ilmu racun. Karena aku tidak menyangka kalau dia akan mengincar ku. Sehingga aku melakukan sedikit kecerobohan. Sehingga ada beberapa senjata rahasia yang telah diolesi dengan racun mematikan menggores tubuhku. Hasilnya tubuhku terkena racun. Aku sudah berusaha untuk membersihkan racun yang ada di dalam tubuhku. Dengan berbagai macam obat, pil penawar dan berbagai sumber daya yang lainnya. Namun racun itu tetap tidak bisa aku netralkan." Qing Liu Fei menjelaskan kondisi tubuhnya
"Memangnya siapa yang telah membunuh kedua orang tuamu?"
"Sekte gagak hitam."
"Mereka lagi. Mau sampai kapan orang orang seperti mereka akan terus merajalela." Gumam Yong lirih. Meskipun gumaman Yong pelan namun masih bisa terdengar di telinga Qing Liu Fei karena suasana sepi sunyi jadi suara lirih pun dapat terdengar dengan jelas.
"Apakah anda mengenali sekte gagak hitam Saudara Yong?" Tanya Qing Liu Fei penasaran karena mendengar gumaman Yong
"Iya aku mengenalinya. Karena aku bersama dengan tuan muda pernah bertarung dengan mereka. Bahkan kami juga sampai terluka parah karenanya." Jawab Yong ketika mendapatkan pertanyaan dari Qing Liu Fei.
Otak Yong langsung bekerja cepat. Karena hampir saja membuat kesalahan. Sebab cerita itu berhubungan erat dengan indentitas tuan muda dan dirinya yang harus di jaga rapat rapat.
"Tetapi syukurnya ada seseorang yang mau menolong kami. Sehingga kami selamat dari musibah itu. Kejadian itu sudah sangat lama jadi aku sudah mulai lupa ceritanya." Yong sengaja berkata demikian agar Qing Liu Fei tidak bertanya lebih jauh lagi tentang sekte gagak hitam.
__ADS_1