
Changyi Yuwen bersama dengan Yong saling menceritakan informasi yang dia dapatkan. Setelah itu mereka membuat rencana untuk menjebak manusia berhati iblis itu.
Changyi Yuwen dengan Yong sudah sepakat akan memulai aksinya detik itu juga. Changyi Yuwen menarik pergelangan tangan Yong untuk berpindah tempat.
Yong yang tidak sempat bereaksi saat tangannya diraih oleh Changyi Yuwen hanya bisa pasrah saja. Hanya dalam hitungan detik saja tubuh mereka kini sudah berpindah tempat.
Kini mereka sudah berada di kediaman wakil ketua sekte Tian Long tepatnya ada di halaman samping rumah wakil ketua sekte Tian Long.
Changyi Yuwen berencana ingin mengambil seluruh harta benda berharga yang di milikinya. Karena rencana apa pun pasti membutuhkan bayaran yang tinggi, jika mereka tidak memilikinya tentu saja itu akan menghambat semua rencananya.
Sebelum dia memulai aksinya Changyi Yuwen memasang sebuah formasi segel pada kediaman wakil ketua sekte Tian Long. Agar saat dia menjalankan aksinya tidak ada satu orang luar pun yang mendengar atau pun melihat semua tindakannya di kediaman wakil ketua sekte Tian Long.
Changyi Yuwen dan Yong segera menyelinap masuk ke dalam rumah itu. Mereka berdua sepakat untuk berpencar agar cepat selesai.
Changyi Yuwen bertugas mengambil seluruh harta berharga milik wakil ketua sekte Tian Long. Dengan adanya gelang mustika dewa maka akan mempermudah Changyi untuk menyimpannya.
Sementara itu Yong bertugas untuk mencari sesuatu yang bisa di jadi bukti sebagai untuk menjerat wakil ketua sekte Tian Long. Yong masuk keruang kerja milik wakil ketua sekte Tian Long cukup lama dia mencari cari sesuatu di ruangan itu.
Tetapi sayangnya tidak ada satu pun benda yang dapat dijadikan sebagai bukti untuk menjerat wakil ketua sekte. Kemudian otak Yong berputar dengan cepat untuk mencari cara yang lainnya.
Dengan tabiatnya yang sangat buruk itu pastinya dia akan memiliki ruang tahanan untuk mengurung mereka atau pun menjadi tempat eksekusi para musuhnya.
Apabila dia bisa menemukan ruang tahanan itu. Mungkin dia bisa mendapatkan apa yang dia carinya. Dengan gerakan lincah serta gesit Yong menghindari orang orang yang sedang berjaga di rumah wakil ketua sekte Tian Long.
__ADS_1
Melihat begitu banyaknya penjaga di kediaman wakil ketua sekte Tian Long. Membuat Yong semakin yakin kalau ada yang sedang disembunyikan di dalam kediamannya.
Dengan keahlian ilmu meringankan tubuh yang tinggi Yong dapat bergerak cepat secepat angin. Sehingga dapat menghindari semua orang yang bertugas jaga di pos pos tertentu.
Yong membutuhkan waktu beberapa saat sampai akhirnya dia dapat menemukan pintu rahasia menuju ruang bawah tanah. Dengan cepat dia menyusuri lorong itu, dalam lorong yang sangat minim penerangan.
Ketika dia sampai di ujung lorong pandang matanya langsung terbelalak karena kaget karena melihat begitu luasnya ruang itu.
Di dalam ruang itu terdapat puluhan kurungan dan di dalam kurungan itu semuanya terisi oleh tahanan. Yong tidak dapat mengenali mereka karena memang ini adalah pertama kalinya Yong melihat orang orang itu.
Kondisi para tahanan ini sangat memprihatikan. Tubuh mereka sangat kurus kering tak terawat, sepertinya mereka jarang mendapatkan makanan. Di lihat dari kondisi tubuh mereka mungkin mereka sudah cukup lama berada di dalam kurungan itu.
Saat sekilas mereka melihat ada orang lain memasuki ruangan itu tidak ada yang antusias justru terlihat semakin lemah karena tidak ada semangat sama sekali.
"Tuan muda tolong selamatkan kami!" Salah satu dari mereka memberanikan diri buka suara dan minta pertolongan.
Mendengar teman mereka berkata demikian yang lainnya pun mulai ikut buka suara. Sehingga suasana menjadi sangat ricuh karena teriakkan semua orang yang minta pertolongan.
Yong berusaha untuk menenangkan semua orang yang ada di sana namun tidak bisa. Mereka justru semakin berteriak lebih kencang lagi dari sebelumnya.
Yong berfikir jika mereka terus berteriak seperti itu dan tetap tidak bisa diam. Maka akan memancing para penjaga di luar sana, yang sudah dengan susah payah di hindarinya.
Karena mereka tidak punya pilihan lain untuk menenangkan mereka semua. Yong mengeluarkan aura pembunuh milik dengan kekuatan penuh untuk menekan semua orang yang ada di dalam ruang itu.
__ADS_1
Hanya dalam hitungan tarikan nafas saja mereka langsung terdiam dan tidak berani bersuara sedikit pun karena baru saja menerima tekanan aura pembunuh yang begitu dahsyat.
Yong tersenyum kecut ketika melihat semua orang yang ada di dalam ruangan itu terdiam semua. Sebenarnya dia tidak ingin melakukan hal itu, tetapi apa boleh buat mereka tidak bisa di tenangkan dengan mudah. Jika teriakan mereka terus saja berlanjut mereka semua justru akan dalam bahaya.
"Nah. Begini kan lebih enak." Ucap Yong pada mereka saat suasana sudah menjadi hening.
Kini tidak ada satu pun yang berani membuka suara, mulut mereka seolah olah sudah terkunci rapat.
"Dengarkan aku!!! Jika kalian ingin keluar dari tempat ini maka ikuti perintah ku." Yong memandang semua yang ada di sana. Dan orang orang yang dipandanginya hanya bisa menganggukkan kepalanya saja sebagai tanda kalau mereka mengerti.
"Pertama-tama akan aku buka kurungan kalian. Tetapi ingat jangan bersuara jika kalian tidak ingin ditangkap lagi oleh mereka." Sekali lagi mereka hanya menganggukkan kepalanya lagi.
Dengan gerakan cepat dan lincah Yong menghancurkan rantai besi yang mengikat pintu kurungan itu hancur berkeping keping.
Yong melakukannya sangat cepat sampai sulit untuk diikuti oleh gerakan mata semua orang yang ada di dalam ruangan itu. Padahal dari tawanan itu semuanya adalah seorang pendekar namun mereka tidak bisa mengikuti kecepatan gerakan Yong.
Hanya dalam hitungan detik saja pintu pintu baja yang kokoh sudah terbuka semuanya. Satu persatu mereka keluar dari dalam kurungan dan berjajar rapi tanpa mengeluarkan suaranya sedikit pun sesuai dengan arahan Yong.
"Selanjutnya ikuti aku. Pada saat aku nanti mengalihkan perhatian para penjaga. Kalian semua secepatnya berlari menuju halaman samping kiri rumah ini. Dan ingat jangan menimbulkan suara kegaduhan agar tidak memancing perhatian para penjaga itu." Ucap Yong pada mereka.
"Dan satu lagi kalian tidak akan bisa keluar begitu saja dari tempat ini tanpa arah dariku. Karena tempat ini telah di segel oleh seseorang. Jadi sekuat apapun kalian mencoba untuk keluar tidak akan bisa. Jadi jangan buang tenaga kalian sia-sia mengingat tubuh kalian semua saat ini dalam kondisi buruk." Yong memberikan arahan pada mereka lebih lanjut.
Kini mereka semua berjalan mengendap-endap karena takut menimbulkan suara dan memancing perhatian para penjaga itu.
__ADS_1
"Ingat ikuti semua arahan ku tadi baik baik. Nanti jika kalian bertemu dengan seseorang pemuda seusia denganku kalian jangan terkejut. Karena dia lah yang akan membuka segel ini dan memberikan arahan pada kalian lebih lanjut. Sekarang aku akan mengalihkan perhatian para penjaga itu. Jadi secepatnya tinggalkan tempat ini secepat yang kalian bisa." Yong memberikan arahan terakhir kali sebelum mereka berpisah. Orang orang itu hanya menganggukkan kepalanya tanpa membuka suara.