
Pedang phoenix milik kang Lian yang sedang digunakan untuk menyerang Changyi Yuwen saat ini memiliki ketajaman 3 kali lipat dari sebelumnya. Ketajaman pedang phoenix sekarang mampu memotong baja seperti memotong tahu.
Mata semua orang dapat melihat ketajaman dari pedang phoenix milik Kang Lian ini. Bahkan banyak yang mengira pemuda yang menjadi lawannya akan mati terbunuh atau paling tidak terluka parah karenanya.
Namun semuanya sungguh diluar dugaan. Pada saat pedang phoenix dan pedang naga beradu tidak terjadi apapun, seperti yang ada dalam pikiran semua orang.
Energi yang dipancarkan oleh pedang phoenix sangat luar biasa, disebabkan oleh tehnik tarian phoenix penghancur terlebih lagi dialiri tenaga dalam jumlah besar.
Yang dipercaya memiliki daya hancur luar biasa, kini energi itu justru hilang tanpa tersisa dan tidak ada bekas sama sekali.
Ketika pedang itu berbenturan langsung dengan pedang naga milik Changyi Yuwen. Tidak akan ada satu orang pun yang bisa menyadari atau melihat tehnik aneh yang di miliki oleh Changyi Yuwen.
Karena tehnik ini tidak berasal dari dunia persilatan kekaisaran Zhao. Tetapi tehnik ini berasal dari kitab penguasa alam, milik alam langit yang di miliki oleh raja alam langit Li Kun.
Dengan tehnik pelahap energi inilah, dulunya raja alam langit Li Kun menghisap kekuatan hewan legenda naga putih kemudian menyegelnya mengunakan aura miliknya atau yang lebih dikenal sebagai aura naga.
Energi yang dipancarkan oleh pedang phoenix langsung diserap oleh pedang naga milik Changyi Yuwen pada saat terjadi benturan. Disaat pedang itu berbenturan maka pedang itu saling bersentuhan antara satu dengan yang lainnya dan saat itulah tehnik pedang pelahap energi mulai bekerja.
"Tidak mungkin! Kenapa bisa seperti ini??"
Ucap gadis itu terkejut dengan apa yang terjadi.
Pedang phoenix seharusnya memancarkan kekuatan besar namun yang terjadi justru sebaliknya tidak terjadi apa-apa.
"Sungguh aneh! Sebenarnya apa yang telah terjadi." Dahi Kang Lian sampai mengkerut karena memikirkan fenomena yang ada di hadapannya.
Meskipun terkejut tetapi gadis itu tetap bisa mengendalikan hatinya, secepatnya dia harus bisa menerima kenyataan yang ada meskipun sulit.
__ADS_1
Setelah kegagalan yang pertama Kang Lian kembali mencoba mengeluarkan jurus tarian phoenix penghancur untuk kedua kalinya.
Lagi lagi energi yang seharusnya menyerang Changyi Yuwen hilang lagi tanpa bekas dan tidak dapat diketahuinya. Kejadian itu terus saja berulang, sampai lima kali dia mencoba namun dengan hasil akhir tetap sama.
Karena menggunakan teknik pedang tertinggi serta penggunaan jumlah tenaga dalam yang sangat besar. Sangat membebani tubuhnya dan pada akhirnya dia mengalami kelelahan secara fisik maupun mentalnya.
Gadis itu kini terkulai lemah dan terjatuh kelantai, tangannya masih menggenggam pedang phoenix. Wajah gadis itu nampak pucat pasi seperti orang yang tidak memiliki darah lagi.
Kondisi Kang Lian saat ini sungguh buruk. Wasit tetua Li Jian mendekat lalu memegang bahu gadis itu. Ketika dia memeriksa kondisi tubuh gadis itu maka dengan cepat dia mulai mengalirkan tenaga dalam secara perlahan.
Ketika tubuhnya dialiri oleh tenaga dalam, tubuh gadis itu berangsur angsur menghangat dan suhu tubuhnya kembali normal. Tidak lama kemudian rona wajahnya pun berubah tidak lagi pucat seperti tadi.
"Nona Kang Lian. Apakah kamu masih ingin melanjutkan pertandingan ini?" Tanya wasit Li Jian pada Kang Lian.
Gadis itu hanya menggelengkan kepalanya, entah karena tubuhnya yang masih lemah atau suasana hati yang sedang buruk.
Melihat gelengan kepala Kang Lian wasit Li Jian mengerti kalau gadis itu sudah tidak ada niat untuk bertarung kembali. Maka dia pun mengumumkan kalau pertandingan ini di menangkan oleh Changyi Yuwen.
Changyi Yuwen duduk di bangku peserta, kali ini matanya terpejam karena saat ini Changyi Yuwen sedang mengunakan tehnik pernafasan tingkat tinggi miliknya. Untuk mempercepat pemulihan tenaga dalam miliknya, kalau untuk stamina jangan ditanya seberapa kuat dirinya.
Dulu di dalam hutan kematian Changyi Yuwen bisa berlatih seperti ini sampai 2 hari penuh tidak sedikit pun mengalami kelelahan. Kalau hanya pertandingan seperti ini tidak ada apa apanya bagi Changyi Yuwen.
Di tempat yang berbeda Kang Lian bersusah payah mengembalikan stamina miliknya. Dengan bantuan pil pemulihan miliknya dan kini mulai menyerap khasiatnya.
Tetua Bai Xiao pun mengalirkan tenaga dalam miliknya pada Kang Lian untuk mempercepat kesembuhan dan mengembalikan kondisi prima secepatnya.
Karena masih ada satu lagi pertandingan antara Dirinya melawan Yong. Dilihat dari hasil pengamatannya selama ini Yong adalah pemuda misterius serta menyimpan banyak rahasia sama seperti Changyi Yuwen.
__ADS_1
Belum lagi kedua pemuda ini berasal dari kota yang sama. Yang disinyalir memiliki keahlian serta kekuatan tidak jauh berbeda dari Changyi Yuwen.
15 menit telah berlalu, kini di atas arena pertandingan sudah ada dua orang pemuda gagah dan paras tampan.
Tanpa basa-basi lebih lama Changyi Yuwen dan Yong langsung saling menyerang ketika wasit selesai mengumumkan pertandingan di mulai.
Pertarungan antara Changyi Yuwen dan Yong sangat mendebar hati para penonton. Ratusan pasang mata sampai sulit untuk berkedip karena terpukau atas aksi keduanya.
Bahkan banyak diantara penonton yang tidak bisa lagi mengikuti gerakan keduanya. Semua itu disebabkan gerakan yang dimainkan oleh Changyi Yuwen dan Yong sangat cepat, gesit, lincah dan terlihat acak sehingga sulit ditebak jurus apa yang sedang mereka gunakan.
Pertarungan berlangsung cukup lama, jurus demi jurus telah mereka keluarkan. Mulai dari ilmu tangan kosong, tendangan yang berdaya hancur tinggi serta benturan benturan energi pelindung yang tercipta dari keduanya.
Energi yang yang berbenturan serta meledak terlihat seperti kembali api yang meledak di udara. Pertarungan antara Changyi Yuwen dengan Yong memanglah serius. Seperti biasanya ketika mereka melakukan latih tanding di hutan kematian dulu.
Awalnya pertarungan mereka sangat seimbang, tetapi lama-kelamaan Yong mulai kewalahan terhadap serangan Changyi Yuwen yang terus beragam.
Pelan pelan namun pasti Changyi Yuwen mulai mendominasi permainan. Disaat Yong sedang lengah , dengan satu ayunan kaki kanan yang telah dialiri tenaga dalam jumlah besar tendangan itu mengarah pada tubuh Yong di bagian pinggang.
Tendangan itu mendarat dengan sempurna karena Yong tidak sempat menghindari tendangan itu. Serangan berkekuatan besar itu mengakibatkan Yong terpental kebelakang beberapa meter Yong sampai keluar dari arena pertandingan.
Sesuai dengan aturan apabila peserta pertandingan sampai keluar arena maka dia di nyatakan kalah. Maka kemenangan kali ini di menangkan oleh Changyi Yuwen.
Pemuda jenius serta murid berbakat di generasi ini semua tidak berdaya dihadapan Changyi Yuwen dan Yong. Dan sekarang ini Changyi Yuwen dengan begitu mudahnya mengalahkan Yong.
Semua orang sulit untuk dapat percaya kalau hasil akhir dari pertandingan akan seperti ini. Para penonton sampai detik ini masih bingung.
"Sebenarnya sekuat apa pemuda bernama Fang Yuwen ini...."
__ADS_1
"Apakah ini masih bisa disebut sebagai bakat manusia...."
"Aku yakin. Pemuda ini akan menjadi tokoh penting di dunia persilatan masa depan. Jika di lihat dari bakatnya sekarang ini...."