Legenda Pendekar Pedang Naga

Legenda Pendekar Pedang Naga
BAB. 75 Kehancuran organisasi bandit tengkorak hitam II.


__ADS_3

"Trang...."


"Trang...."


Yu Chan menyerang Changyi Yuwen terus saja dengan beringasnya. Kali ini dia menyerang Changyi Yuwen kekuatan penuh miliknya. Dia sudah tidak lagi peduli dengan tenaga dalam miliknya akan cepat terkuras habis jika menyerang cara membabi-buta seperti itu.


Itulah kenapa orang yang tidak dapat mengontrol emosi mudah untuk dikalahkan. Karena pada saat orang sudah di kuasai oleh emosi dan amarah mereka cenderung akan bertindak secara gegabah serta melupakan logika.


Changyi Yuwen tidak mau membuang kesempatan yang ada dia juga ingin secepatnya mengakhiri pertarungan ini.


"Kraaaak!!!" Terdengar suara pedang yang patah.


"Klontang...." Kali ini terdengar suara benda terjatuh dengan keras. Benda yang terjatuh itu patahan pedang milik Yu Chan.


Yu Chan yang melihat pedang pusaka miliknya patah menjadi dua, emosi kian memuncak. Rasanya dia sudah tidak bisa lagi membendung emosinya yang kian membara.


"Jurus ketiga pemetik bintang!" Gumam Changyi Yuwen pelan.


Hanya dengan satu kali ayunan pedang naga dengan tehnik pedang penghancur, tidak dapat diragukan lagi bisa memberikan luka yang cukup dalam pada bagian dada Yu Chan.


Yu Chan yang masih belum selesai dari rasa terkejutnya, sudah harus mendapatkan serangan dari Changyi Yuwen. Yu Chan tidak bisa menghindari terlalu jauh sabetan pedang naga milik Changyi Yuwen.


Sehingga hanya dapat menghindari sebisa yang dia lakukan, andaikan saja dia tadi tidak sempat menghindari sabetan pedang naga sudah dapat dipastikan tubuhnya terbelah menjadi dua bagian.


"Argh...." Terdengar suara jeritan Yu Chan yang mendapatkan luka sabetan pedang naga. Yu Chan dengan cepat mengalirkan tenaga dalam pada luka yang baru saja dia dapatkan agar berhenti mengalir darah dan mengurangi rasa sakit.


Sudah sangat lama sekali tubuhnya tidak mengalami luka seperti ini. Karena semenjak dia sudah memasuki tahap pendekar dewa suci. Maka pertahanan tubuh dan kulitnya akan meningkatkan secara alami, jadi tidak mudah untuk di lukai.


Namun kali ini pedang naga milik Changyi Yuwen dengan mudahnya memberikan luka cukup dalam.


Yu Chan yang sudah berhasil menghentikan pendarahan pada lukanya. Menatap Changyi Yuwen yang masih berdiri dengan gagahnya menggenggam pedang naga. Wajahnya yang dingin serta datar seperti tidak memiliki emosi.


"Bagaimana apakah ini masih menarik?" Tanya Changyi Yuwen dengan nada mengejek.

__ADS_1


"Diam kau bedebah!!!" Teriak yu Chan ketika mendapat pertanyaan mengejek dari Changyi Yuwen.


Kali ini Yu Chan menyerang Changyi Yuwen dengan tangan kosong karena sudah tidak lagi memiliki senjata setelah pedangnya petah.


Changyi Yuwen yang mendapatkan serangan tendangan dan pukulan dari Yu Chan justru menghilangkan pedang naga dari tangannya. Karena dia memang menyimpan pedang naga kedalam gelang mustika dewa.


Changyi Yuwen menyambut serangan tapak dan tendangan Yu Chan dengan mudah bahkan dia menyerang balik. Kini yang menjadi sasaran serangan Changyi Yuwen adalah dada Yu Chan yang sedang terluka.


Akibat dari serangan balik dari Changyi Yuwen itu membuat luka Yu Chan terbuka kembali dan mengalirkan darah segar


"Huk... Huk... Huk...." Tubuh Yu Chan terhuyung huyung dan terbatuk-batuk karena rasa sakit menyerangnya sambil memuntahkan darah dari mulutnya.


Meskipun melihat tubuh Yu Chan yang sudah mengalami luka serius Changyi Yuwen masih tetap menyerangnya. Sekali lagi Changyi Yuwen memberikan serangan terakhir dengan tendangan kuat karena dia mengaliri tenaga dalam jumlah besar.


"Duuug!!!" Suara tendangan kaki Changyi Yuwen mendarat pada tubuh Yu Chan.


"Argh...." Jerit Yu Chan ketika mendapat tendangan dari Changyi Yuwen.


"Duuug... Bruuuk!!" Terdengar tubuh Yu Chan yang membentur dinding tembok dan langsung tersungkur ke tanah.


Yu Chan berusaha untuk bangkit dari posisinya saat ini dan ingin duduk. Namun tidak dia sangka Changyi Yuwen justru memberinya serangan susulan.


"Crash!!!" Suara energi berbentuk seperti panah menancap pada dada Yu Chan dengan cepat.


"Argh...." Jerit Yu Chan ketika energi berbentuk panah menancap di dadanya dan mengenai organ vitalnya.


"Crash!!!" Sekali lagi Changyi Yuwen membentuk energi menyerupai pedang dan sasarannya kali ini leher Yu Chan. Maka hanya dalam hitungan satu kali tarikan nafas saja kepala Yu Chan sudah terpisah dari tubuhnya.


"Argh!!!" Jerit Yu Chan sebelum kepalanya terpisah.


Kini dua orang yang menjadi ketua organisasi bandit tengkorak hitam yang selalu menebar teror di dunia persilatan. Orang yang terkenal bengis dan kejam telah binasa di tangan seorang pendekar muda.


#####

__ADS_1


Sementara itu di tempat yang lain seorang anggota organisasi bandit tengkorak hitam tampak memacu kudanya untuk berlari lebih kencang lagi.


Dari ke jauh nampak samar samar terlihat sebuah rombongan kereta besar bergerak dari arah berlawanan. Anggota organisasi bandit tengkorak hitam yang melihat itu terlihat lebih antusias lagi.


Ketika tinggal beberapa puluh meter lagi dari rombongan itu anggota organisasi bandit tengkorak hitam menarik tali kekang kudanya untuk mengurangi kecepatan dan berhenti.


Pemimpin rombongan ini adalah salah satu dari petinggi dari organisasi bandit tengkorak hitam yang sedang keluar karena melakukan misi rahasia organisasi.


Mereka secara tidak sengaja bertemu dengan rombongan dari keluarga bangsawan Bao yang hendak pergi ke sekte teratai emas.


"Ada apa? Kenapa ekspresi wajahmu begitu buruk?"


Tanya pemimpin rombongan itu, dia salah satu petinggi organisasi bandit tengkorak hitam bernama Yu Long yang masih saudara sepupu dari dua pendekar kembar Yu Chan dan Yu Huan.


"Tuan. Markas utama organisasi kita telah di serang."


"Siapa mereka? Yang telah berani menyerang markas...." Tanya Yu Long dengan nada tinggi.


"Maaf saya tidak tau siapa mereka. Tetapi ya jelas ketua organisasi Yu Chan dan Yu Huan cukup kewalahan di buatnya."


"Ada beberapa orang yang menyerang markas?"


"Dua orang tuan. Dan dia masih muda."


"Hanya dua orang? Dan kalian sudah mencariku?"


"Tapi tuan Yu Long. Mereka sangat kuat. Sebelum semuanya terlambat maka tuan harus segera kembali ke markas sekarang juga. Untuk membantu ketua Yu Chan dan Yu Huan." Anggota organisasi itu masih tetap berusaha meyakinkan Yu Long untuk secepatnya kembali ke markas.


"Baiklah kalau begitu. Aku akan pergi sekarang." Jawab Yu Long pada anggota organisasi bandit tengkorak hitam yang ada di hadapannya.


"Dan kau. Kawal rombongan ini sampai ke markas organisasi. Jangan biarkan para sandera ada yang lolos. Jika itu terjadi maka bersiaplah kepala kalian akan terpisah." Perintah Yu Long pada salah satu anak buahnya yang menjadi kepercayaannya.


Setelah berpesan pada anak buahnya Yu Long cepat berlalu meninggalkan tempat itu dan menuju markas utama organisasi bandit tengkorak.

__ADS_1


Dia memacu kudanya sangat kencang karena ingin segera sampai markas. Dan ingin melihat sendiri apa yang sebenarnya telah terjadi. Dan siapa dua orang pendekar muda yang berani membuat kekacauan di dalam markas mereka.


__ADS_2