
Suara isak tangis dan jeritan dari para perempuan yang kini tangan mereka telah diikat sangat menyayat hati bagi yang mendengarnya.
Begitu juga dengan Yong dan Changyi Yuwen yang berada di lantai dua restoran tersebut.
Changyi Yuwen tidak ingin terlihat konflik orang lain sebelum mengetahui duduk permasalahannya.
Oleh karena itu dia dan Yong hanya mendengarkannya sementara waktu. Dia tidak akan bertindak atau pun ikut campur selama orang orang itu tidak membunuh.
Ada beberapa orang gadis yang tidak ingin bernasib buruk menjadi tawanan organisasi bandit tengkorak hitam mencoba untuk melarikan diri dari sana.
Namun belum sampai mereka lari terlalu jauh sudah tertangkap kembali. Dan kini sekujur tubuhnya telah dipenuhi oleh luka cambuk dari organisasi bandit tengkorak hitam itu.
Siapa pun tidak akan tega melihat kondisi gadis itu karena terlihat sangat mengesankan. Namun para bandit itu justru tertawa dengan bahagianya seolah olah sedang melihat tonton yang lucu.
Yong yang melihat kejadian itu mengepalkan tangannya karena merasa sangat geram dengan kebiadaban bandit tengkorak hitam yang dengan jumawa tertawa bahagia melihat penderitaan orang lain.
"Tolong lepaskan kami tuan." Ucap salah satu wanita yang tubuhnya dipenuhi luka dengan suara lemah, darahnya pun masih mengalir karena luka itu baru saja dia dapatkan.
"Ha... Ha... Kalian saja yang terlalu lemah."
"Tuan selama anda mau membebaskan para perempuan di sini. Kami berjanji akan memenuhi permintaan anda." Pemilik restoran memohon pada ketua bandit tengkorak hitam sambil bersujud.
"Apa kamu bilang?" Tanya ketua bandit tengkorak hitam sambil tersenyum mengejek.
"Tuan kami selama ini selalu memberikan upeti sesuai dengan permintaan. Tapi kali ini kami benar mohon berikan kami waktu sedikit untuk memenuhi permintaan tuan." Pemilik restoran masih terus memohon dia hanya bisa berharap pemimpin dari bandit tengkorak hitam bisa berubah pikirannya.
"Tidak bisa. Minggu yang lalu sudah aku katakan kalau kalian tidak bisa membayar upeti kalian. Kami akan membawa semua perempuan yang ada di sini."
"Salahkan saja diri kalian sendiri yang lemah. Karena yang kuat bebas bertindak dan akan selalu berkuasa." Ketua dari rombongan bandit tengkorak hitam berkata dengan lantang.
Kemudian di ikuti oleh tawa anggota bandit tengkorak hitam yang ada di sana. Wajah semua orang sudah terlihat pucat pasi ketika mendengar perkataan dari pemimpin bandit tengkorak hitam.
Dalam hati pemilik restoran dan seluruh orang yang menjadi sandera bandit tengkorak hitam hanya bisa pasrah dengan nasibnya karena merasa sudah tidak ada lagi harapan untuk bisa keluar dari masalah ini.
Disaat suara tawa yang menggema di seluruh restoran itu. Terdengar suara dingin dari seseorang yang belum terlihat sosoknya.
"Baiklah. Mari kita ikuti logika mu itu. Siapa yang kuat bebas bertindak dan berkuasa bukan."
__ADS_1
Tidak lama kemudian muncullah seorang pria yang masih sangat muda dan wajahnya pun sangat tampan keluar tiba-tiba, bagaikan keluar dari ruang hampa.
Semua orang langsung terkejut karena mereka sebelumnya tidak merasakan hawa keberadaan siapapun di sekitar restoran tersebut.
Jelas saja mereka tidak akan bisa melihat atau pun merasakan keberadaan Changyi Yuwen mau pun Yong. Karena Changyi Yuwen memasang segel transparan miliknya untuk mengelabuhi pandangan para bandit tengkorak hitam yang ada di restoran tersebut.
Changyi Yuwen sebenarnya sudah tidak tahan melihat para perempuan di siksa dengan kejam. Ketika melihat kejadian itu dia kembali teringat kematian ibunya yang dianiaya dengan kejam.
Apa lagi ketika mendengar perkataan dari pemimpin bandit tengkorak hitam yang mengatakan 'siapa yang kuat bebas bertindak dan berkuasa'. Hatinya benar benar terbakar amarah.
Orang orang seperti ini tidak layak untuk di biarkan hidup. Jika orang seperti ini di tetap biarkan hidup lebih lama. Maka hanya akan membuat banyak orang lain lebih banyak yang menderita.
Mereka memang pantas untuk di lenyapkan, kalau perlu harus di cabut sampai dengan akar akarnya. Baru kehidupan orang lain bisa menjadi lebih baik tanpa kehadiran mereka.
"Siapa kau?" Meskipun terdengar tenang sebenarnya pemimpin bandit tengkorak hitam itu hatinya merasa tidak tenang.
Alasannya tidaklah sederhana yang terlihat, pertama dia bisa muncul secara tiba-tiba bagaikan keluar dari ruang hampa. Kedua dia tidak bisa melihat tingkat kultivasi dari pria muda tersebut. Ketiga dia tidak bisa merasakan hawa keberadaan seseorang didalam restoran sampai pemuda itu memutuskan untuk muncul.
"Anggap saja aku orang yang kebetulan lewat. Jadi kalian tidak perlu tau siapa aku?"
"Sejujurnya. Iya. Aku tidak peduli. Dan juga tidak mau tau siapa kalian?"
"Ha... Ha... Besar juga nyalimu. Apa kamu tidak tau kalau kami dari organisasi bandit tengkorak hitam." Pimpinan bandit tengkorak hitam berkata lantang bermaksud untuk mengintimidasi lawan dengan organisasinya.
Karena kebanyakan dari lawan lawannya akan langsung gentar jika dia menyebut organisasi bandit tengkorak hitam. Namun kali ini tidak sesuai dengan harapannya, karena pemuda itu tidak bergeming sedikitpun.
"Sudah ku katakan. Aku tidak peduli kalian dari mana. Mau kalian dari organisasi bebek atau organisasi tulang belulang aku tidak peduli."
Berani sekali kau menghina organisasi kami. Kau pantas mati." Perintah pemimpin dari organisasi bandit tengkorak hitam pada semua anggotanya untuk menyerang Changyi Yuwen secara bersamaan karena dia tidak yang kalau harus melawannya sendirian saja.
Tanpa basa-basi semua anggota bandit tengkorak hitam langsung maju menyerang Changyi Yuwen dan melepaskan para sandera mereka.
Ketika para bandit itu melepaskan para sandera karena perintah dari pimpinan mereka, maka secepat mereka bisa berlari meninggalkan tempat itu dan mencari tempat bersembunyi agar tidak tertangkap lagi oleh bandit tengkorak hitam.
Para bandit tengkorak hitam tidak lagi memperdulikan para sandera yang telah larian dan bersembunyi. Karena prioritas mereka sekarang adalah mengalahkan pemuda yang ada di hadapannya.
Karena pemuda itu telah berani dan dengan lancangnya menghina organisasi bandit tengkorak hitam yang telah membesarkan namanya.
__ADS_1
"Serangggg...!!!" Teriak semua anggota bandit tengkorak hitam secara bersamaan.
Kini berbagai bentuk senjata mulai dari pedang, tombok, golok dan masih banyak yang lainnya. Mengarah pada tubuh Changyi Yuwen yang masih tidak bergeming dari tempatnya berdiri.
Changyi Yuwen memang sengaja tidak berpindah tempat, dia hanya terus menatap semua orang yang sedang bergerak kearahnya dengan kecepatan tinggi untuk menyerangnya.
Diam diam Changyi Yuwen memasang segel pelindung energi yang sangat kuat. Pada saat semua senjata mengenai tubuhnya terjadilah benturan yang sangat dahsyat.
Yang terjadi justru tubuh para bandit tengkorak hitam terpental mundur senjata yang mereka gunakan pun ada yang sampai rusak ada yang patah bahkan ada yang sampai hancur berkeping keping.
Sungguh ini kejadian yang tidak pernah mereka bayangkan, kalau serangan mereka yang sebesar itu tidak berpengaruh apapun pada tubuh seorang pria yang usianya masih belum genap 17 tahun.
Catatan :
Sebenarnya setiap babnya sudah lumayan panjang lho. Dalam setiap babnya ada sekitar 1000 -1500 kata.
Padahal di novel sebelah dari 1500 kata akan mereka dijadikan 2 bab atau 3 bab makanya mereka bisa crazy update setiap harinya.
Author sengaja hanya membuat satu bab saja perhari namun panjang agar lebih berkualitas pada performanya.
...Terima kasih banyak atas perhatian, kritik maupun saran yang membangun dari semua pembaca novel ini....
__ADS_1