
Orang orang yang mendapat tekanan aura pembunuh milik yang langsung berkeringat dingin bahkan ada beberapa orang dari mereka hampir saja kehilangan kesadarannya karena tekanan aura itu.
Karena sebagian dari anggota organisasi bandit hanya berada di tingkat langit dan yang paling kuat hanyalah orang kepercayaan Yu Long yang sudah berada di tingkat pendekar dewa bumi.
Itulah kenapa aura pembunuh yang dilepaskan oleh Yong membuat tubuh mereka gemetaran. Meskipun aura pembunuh yang dimiliki oleh Yong tidak sekuat milik Changyi Yuwen.
Namun itu saja sudah membuat semua anggota organisasi bandit seolah olah kehilangan nyali mereka untuk bertarung meskipun lawan mereka cuma satu orang saja.
Bukan lagi menjadi rahasia umum, cukup dengan satu orang saja sudah dapat mengubah arus pertempuran jika dia memiliki kekuatan tinggi.
Meskipun semua musuhnya sudah kehilangan semangat untuk bertarung, tetapi tidak memunculkan rasa belas kasih di hati Yong atau membiarkan mereka lolos.
Yong justru melepaskan energi berbentuk pisau runcing dan sangat tajam dari tangannya, dan sasarannya adalah jantung, kepala dan leher dari musuh musuhnya.
Meskipun tindakan Yong terlihat sangat kejam dan sangat sadis. Namun Yong tidak punya pilihan lain, karena jika dia membiarkan satu dari mereka lolos justru akan menimbulkan masalah baru di masa yang akan datang.
Karena orang orang seperti mereka sangat memegang teguh ideologi yang dimiliki oleh organisasi. Apabila mereka mempunyai kesempatan, mereka pasti akan membangun ulang organisasi seperti ini kembali meskipun dengan nama yang berbeda.
"Crash!!!"
"Crash!!!"
Suara energi berbentuk pisau yang dibuat oleh Yong saat menancap di dada, ada yang di leher bahkan kepala. Orang orang yang tubuhnya mendapat serangan energi dari Yong banyak yang tidak bisa menghindarinya. Karena Yong memang melakukan secara tiba-tiba dan cepat sampai mereka tidak menyadari adanya serangan.
"Crash!!!" Energi berbentuk pisau itu menembus jantung, leher dan juga kepala mereka semua.
"Argh...." Jerit mereka yang terkena energi pisau yang dibuat oleh Yong.
__ADS_1
"Argh...." Ada yang menjerit kesakitan sebelum kepalanya pecah seperti semangka yang jatuh dari ketinggian.
"Huk... Huk...." Bahkan ada yang sampai terbatuk-batuk karena tersedak darah mereka sendiri dari mulut mereka sendiri.
Sementara itu orang orang yang menjadi tawanan organisasi bandit tengkorak hitam terlihat pucat pasi. Alasan mereka sampai terlihat demikian karena mereka tidak mengetahui siapa pendekar pria muda tersebut. Mereka kawan atau lawan itu masih menjadi pertanyaan besar bagi mereka semua.
Seandainya mereka jatuh di tangan seorang pendekar yang memiliki sifat haus darah sepertinya. Mungkin nasibnya akan jauh lebih buruk jika dibandingkan mereka berada di tangan organisasi bandit tengkorak hitam.
Saat semua orang yang menjadi tawanan organisasi bandit itu belum pulih dari rasa terkejutnya. Kesadaran mereka pun belum terkumpul, mereka sudah di kejutkan lagi dengan hal yang lain.
Yong sudah berjalan kearah mereka dengan santai seolah olah tidak pernah terjadi apa apa sebelumnya. Pembantaian seperti itu layaknya sering dia lakukan sehingga tidak menimbulkan rasa menyesal atau pun rasa bersalah.
"Tu... Tuan te...terima kasih atas pertolongannya." Meskipun dengan suara terbata bata pengawal dari keluarga Bao mengucapkan terima kasih pada Yong karena telah menolongnya dari organisasi bandit tengkorak hitam.
Meskipun sebenarnya nyali yang dimiliki oleh pengawal keluarga Bao sudah diambang batas. Namun demi menjaga nona muda dari keluarga bangsawan Bao pengawal itu harus berani melawan rasa takutnya akibat dari tindakan Yong.
"Kenapa kalian terlihat tidak senang seperti itu?" Tanya Yong ketika sudah tinggal beberapa langkah saja dari mereka berada saat itu.
Ti...tidak pendekar muda. Kami tidak berani." Jawab pengawal keluarga bangsawan Bao yang serba bingung.
Bagaimana dia harus bersikap dihadapan pendekar muda yang terlihat dingin dan haus darah sepertinya. Pengawal melihat dengan jelas cara Yong membantai seluruh anggota organisasi bandit itu. Ketika dia mengingat aksi Yong barusan, tubuhnya menjadi merinding kembali.
"Lalu kenapa wajah kalian terlihat pucat pasi seperti itu ketika melihatku? Apakah aku menakutkan?" Tanya Yong pada pengawal itu. Sementara itu pengawal keluarga bangsawan Bao semakin lebih pucat ketika mendapati pertanyaan dari Yong.
"Tidak. Bukan begitu maksud kami tuan pendekar...." Jawab pengawal itu berusaha setenang mungkin saat menjawab pertanyaan dari Yong.
Belum sempat Yong berkata kembali, dari kejauhan terdengar suara pelan namun terasa dingin. Suara itu berasal dari seorang pemuda yang tidak lain Changyi Yuwen.
__ADS_1
Setelah membunuh Yu Long Changyi Yuwen berjalan menuju sumber suara akibat teriakkan kesaksian. Changyi Yuwen sangat yakin kalau suara itu timbul karena perbuatan Yong.
Dugaan Changyi Yuwen memang tidak meleset, Yong memang menghabisi semua anggota organisasi bandit tengkorak hitam yang tersisa dengan cepat dengan mengunakan energi pisau yang dia ciptakan.
Ketika Changyi Yuwen ingin memanggil Yong. Yong justru sedang bermain main dengan pengawal keluarga bangsawan Bao dan seluruh anggotanya yang sudah ketakutan melihat Yong.
"Yong! Berhenti bermain main. Jangan buat mereka lebih ketakutan lagi." Seru Changyi Yuwen pelan.
"He... He... Tuan muda." Yong menjawab perkataan Changyi Yuwen dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena ingin menghilangkan rasa canggungnya karena telah ketahuan saat sedang mempermainkan seseorang.
"Kau ini. Lihatlah mereka." Changyi Yuwen menunjuk orang orang yang ada dalam rombongan itu terlihat pias seperti orang yang tidak memiliki darah karena rasa takutnya.
Memang sangat wajar orang orang seperti mereka akan terlihat demikian. Karena mereka bukan bukan berasal dari dunia persilatan makanya mereka jarang melihat pembunuhan.
Lain halnya jika mereka dari dunia persilatan hal seperti itu sudah sering mereka lihat. Karena orang orang yang ada di dalam dunia persilatan mereka akan selalu dekat dengan kematian.
Yong melihat sekilas orang yang ditunjuk oleh Changyi Yuwen terlihat putih pucat seperti tidak memiliki darah karena takutnya. Yong yang melihat itu merasa sedikit bersalah karena telah mempermainkan mereka.
"Maaf tuan muda. Aku tidak menyangka mereka akan bereaksi demikian." Jawab Yong dengan rasa bersalah. Changyi Yuwen menengahi mereka dan menjelaskan kalau dia bukanlah orang yang ingin mencelakai mereka.
Mendengar penjelasan dari Changyi Yuwen perlahan lahan orang orang yang ada dalam rombongan keluarga Bao bisa kembali tenang dan wajah mereka berangsur angsur membaik tidak lagi sepucat tadi.
Changyi Yuwen yang melihat itu tersenyum lega. Kemudian dia bertanya pada pengawal keluarga bangsawan Bao kenapa mereka bisa berakhir menjadi sandera organisasi bandit tengkorak hitam.
Pengawal itu pun menceritakan semua pada Changyi Yuwen. Kalau mereka sedang mengawal nona muda dari keluarga bangsawan Bao. Mereka mengawal nona muda Bao Ning Hwa menuju sekte teratai emas. Namun ditengah perjalanan mereka di hadangan oleh orang orang dari organisasi bandit tengkorak hitam.
Changyi Yuwen yang mendengar sekte teratai emas di sebut hatinya sedikit bergetar. Karena dia tahu sekte tersebut adalah sekte milik kakeknya dari ibunya yaitu Fang Tao.
__ADS_1
Changyi Yuwen ragu di satu sisi dia ingin ikut pergi ke sekte teratai emas melihat kakeknya, namun di sisi yang lain Changyi Yuwen takut jika dia menemui kakeknya justru akan memperumit masalahnya.