
Yu Ming mendarat ringan di samping Ping Ru Meng.
Tapi Ping Ru Meng yang terlalu serius melamun, dia tidak menyadari.
Pria yang sedang dia
pikir kan itu, saat ini justru sudah berdiri di sampingnya.
Yu Ming yang melihat keadaan Ping Ru Meng benar benar merasa tidak tega.
Yu Ming sambil tersenyum haru, dia mengulurkan tangannya menyentuh lembut pundak Ru Meng dan berkata,
"Meng Er maafkan aku ya..?"
"Aku telah membuat mu sedih dan kecewa.."
Ucap Yu Ming pelan.
Ping Ru Meng langsung tersadar dari lamunannya, dia langsung menoleh kearah Yu Ming.
Begitu melihat Yu Ming hadir di sampingnya, dia segera mengucek ngucek matanya sendiri dan berkata,
"Aku bukan sedang melamun atau sedang bermimpi kan..?"
"Ohh Dewata yang agung, tolong kamu jangan permainkan Ru Meng lagi.."
Ucap Ping Ru Meng sedih.
Tapi setelah mengucek matanya, beberapa kali, Pria di hadapannya itu tetap ada, dan sedang tersenyum padanya.
Ping Ru Meng pun segera menyadari bahwa itu memang Yu Ming, itu nyata bukanlah mimpi, seperti yang sebelum sebelumnya terjadi.
Seketika senyum nya langsung mengembang.
Apalagi saat dia merasakan Yu Ming, dengan lembut memegang kedua bahunya.
Lalu menariknya pelan agar dia sepenuh nya menghadapi kearah Yu Ming, perasaan itu semakin nyata.
Membuat dia mulai percaya, bahwa Yu Ming memang datang menemuinya.
Setelah mereka saling bertatapan sejenak, Yu Ming sudah tidak bisa menahan diri, untuk segera menarik Ru Meng masuk kedalam pelukannya.
"Meng Er maafkan aku, aku telah melupakan janji kita.."
"Sehingga membuatmu kecewa dan bersedih.."
"Maaf.."
Ucap Yu Ming sambil membelai lembut rambut kekasihnya, yang halus lembut dan wangi.
Ru Meng membalas memeluk Yu Ming dengan erat, seolah olah takut bila terlepas.
Dia akan kembali kehilangan Yu Ming .
"Meng Er maukah kamu memaafkan aku yang jahat, tidak tepat janji, dan tidak.."
Belum selesai ucapan nya, mulut Yu Ming sudah ditutup oleh bibir Ping Ru Meng yang lembut.
Hingga Yu Ming tidak bisa lagi menyelesaikan kalimatnya sampai habis.
Yu Ming segera membalasnya dengan lembut dan penuh perasaan.
Hatinya yang di penuh rasa bersalah, kini justru mendapatkan perlakuan yang begitu hangat baik dan mesra.
Dari Ping Ru Meng, yang dengan sepenuh hati mempercayai nya, dan mencintainya dengan tulus.
Sikap Ping Ru Meng ini justru membuat Yu Ming semakin menyesal dan sangat terharu.
Akhirnya dia meluapkan semua rasa haru dan rasa berterimakasih nya, lewat ciuman panjang dan lembut nya.
__ADS_1
Yu Ming yang tadinya masih ragu dengan perasaan nya sendiri.
Perlahan-lahan mulai yakin dan percaya bahwa Ping Ru Meng ini, memang adalah jodohnya yang paling tepat.
Jodoh yang akan mendampinginya selama lamanya, seperti pasangan ayah dan ibunya.
Setelah melepaskan ciuman panjang mereka, hingga keduanya merasa kesulitan bernafas.
Perlahan-lahan mereka berdua pun memisahkan diri, agar masing masing bisa mengambil nafas.
Setelah saling melepaskan diri, mereka berdua saling menatap dan menahan senyum.
Hingga akhirnya mereka berdua tertawa bersama sama.
Beberapa saat setelah puas tertawa, Yu Ming kembali memeluk pinggang Ping Ru Meng merapat ke pelukannya.
Dari jarak yang begitu dekat, Yu Ming menatap Ping Ru Meng dengan serius dan berkata,
"Ru Meng bersediakah kamu ikut mendampingi ku bertualang di alam manusia..?"
"Menemani ku menangkap Iblis dan siluman, kita akan lakukan semua nya bersama..?"
Ping Ru Meng tidak langsung menjawabnya, Dia membalas menatap Yu Ming lekat lekat, seolah olah ingin dapatkan kepastian di sana.
Beberapa saat kemudian dia berkata pelan,
"Ming ke ke harus katakan dulu, apa alasannya..?"
Yu Ming menatap Ping Ru Meng dengan serius dan berkata,
"Aku tidak ingin berpisah lagi dengan mu..'
"Aku ingin setiap saat, setiap waktu, kamu selalu ada di sisi ku..'
"Aku mencintaimu Ru Meng.."
Ucap Yu Ming sambil menatap lekat lekat sepasang mata Ping Ru Meng.
"Baiklah aku setuju, aku juga sangat mencintai mu.."
"Aku juga tidak ingin kita berpisah jauh lagi.."
"Tapi Ming Ke ke, seperti yang pernah aku katakan dulu.."
"Aku terikat dengan peraturan Kerajaan ini.."
"Aku saat ini bingung bagaimana baiknya.."
Ucap Ping Ru Meng bingung.
Yu Ming berpikir sebentar dan berkata,
"Sebaiknya nanti kita bicarakan lagi dengan ayah mu,.."
"Tapi sebelum menemui ayah mu, ada baiknya aku, aku akan coba pergi ke Cing Ti meminta dukungan dari tiga sesepuh Kerajaan Es Abadi."
"Semoga mereka bertiga mau membantu meyakinkan ayah mu.."
Ucap Yu Ming serius.
Mendengar ucapan Yu Ming, Ping Ru Meng langsung bersemangat.
Dua sambil tersenyum mesra, langsung bersiap menarik wajah Yu Ming mendekat, untuk meneruskan ronde kedua mereka.
Tapi saat bibir mereka hampir kembali bersentuhan, Yu Ming tiba tiba menghentikan pergerakan nya.
Ping Ru Meng yang sudah memejamkan matanya, bersiap menerima buaian nikmat dan lembut dari kekasihnya.
Seketika matanya kembali terbuka dan menatap Yu Ming dengan heran.
__ADS_1
"Ada apa Ming ke ke, ?
Tanya Ping Ru Meng pelan.
Yu Ming menarik nafas panjang kemudian berkata dengan serius,
"Satu lagi Meng Er, setelah semuanya selesai, kita langsung menikah saja.."
"Tidak perlu tunangan, juga tidak perlu menunggu 3 tahun.."
"Begitu misi selesai, kita langsung menikah ?"
"Bagaimana ? kamu setuju sayang..?"
Tanya Yu Ming yang terlihat sedikit tegang.
Ping Ru Meng sambil menahan senyum, dia sengaja tidak langsung menjawabnya.
Dia pura pura berpikir dan menimbangnya, sebelum akhirnya berkata,
"Engg,. ! bagaimana ya..?"
Sikapnya kontan membuat Yu Ming menjadi tegang, dia menatap Ping Ru Meng dengan cemas dan berkata,
"Ba.. bagaimana Meng Er..?"
Ru Meng akhirnya sambil menahan tawa berkata,
"Dasar bodoh,.. mengapa Ming ke ke terlihat begitu cemas dan tegang..?"
Yu Ming dengan wajah serius berkata,
"Sudahlah Meng Er, jangan bercanda lagi, aku sedang serius "
"Katakanlah, bagaimana menurutmu..?"
Ping Ru Meng akhirnya sambil menahan tawa berkata,
"Setelah kamu, memaksa aku di depan ayah ibu mu memilih mu, mencium ku di depan umum, memeluk ku berulang kali, menciumi ku berulang kali.."
"Menurut mu, apa mungkin aku bisa menolak permintaan mu itu..?"
Tanya Ping Ru Meng sambil menyentil gemas dahi Yu Ming.
Mendengar ucapan Ping Ru Meng, Yu Ming pun tersenyum lega dan berkata,
"Jadi maksud mu, kamu menyetujuinya kan..?"
Ping Ru Meng tiba tiba mendorong Yu Ming menjauhinya dan berkata,
"Dasar memalukan, payah.."
"Aku tidak mau menjawabnya, Ming ke ke tebak aja sendiri..!"
"Aku mau pulang..!'
Teriak Ping Ru Meng sambil terbang melayang ke pucuk pohon Pinus.
Lalu dia sambil tertawa, menggoda Yu Ming, dia berlompatan ringan dari satu pucuk pohon ke pohon lain bergerak cepat meninggalkan tempat tersebut..
Melihat hal itu Yu Ming pun bergerak mengejarnya.
Ping Ru Meng tidak serius melarikan diri dari Yu Ming.
Dia hanya ingin bercanda dan menggoda Yu Ming.
Dia juga segan menjawab pertanyaan Yu Ming, dia tentu saja mau, tapi malu mengakuinya secara terus terang.
Jadi dia memilih melarikan diri sambil tertawa bahagia.
__ADS_1
"Heiiii..!"
Teriak Pung Ru Meng pura pura kaget, saat tubuh nya sudah di sambar kedalam gendongan Yu Ming.